TechnonesiaID - Chery Training Center Makassar resmi beroperasi di Sulawesi Selatan sebagai langkah strategis PT Chery Sales Indonesia (Chery) dalam memperkuat jaringan purnajual mereka. Fasilitas ini menjadi pusat pelatihan kedua milik Chery di Indonesia setelah sebelumnya sukses mendirikan pusat serupa di Bekasi, Jawa Barat. Kehadiran pusat pelatihan ini bertujuan untuk mengasah kompetensi teknisi, memastikan kualitas layanan purnajual yang prima, serta menjaga kesiapan seluruh jaringan dealer di kawasan Indonesia Timur.
Langkah ekspansi ini bukan sekadar membangun gedung fisik, melainkan bagian dari visi jangka panjang Chery dalam memperkuat ekosistem otomotif nasional. Perusahaan asal China ini menjalin kolaborasi erat dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar di bawah naungan Kementerian Ketenagakerjaan RI. Sinergi ini memastikan bahwa standar pelatihan yang diberikan sejalan dengan kebutuhan industri modern dan standar global yang diusung oleh Chery.
Chief Operation Officer Chery Sales Indonesia, Wang Peng, menegaskan bahwa komitmen perusahaan di Indonesia mencakup pengembangan teknologi sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, Chery Training Center Makassar menjadi jembatan nyata untuk melakukan transfer pengetahuan ke wilayah Indonesia Timur. Hal ini sangat krusial agar talenta lokal memiliki keterampilan teknis yang mumpuni serta profesionalisme kerja yang tinggi dalam menghadapi persaingan industri.
Baca Juga
Advertisement
Strategi di Balik Pemilihan Lokasi Makassar
Pemilihan Makassar sebagai lokasi pusat pelatihan bukan tanpa alasan yang kuat. Kota ini memegang peran vital sebagai gerbang utama menuju wilayah Indonesia Timur dan merupakan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang sangat dinamis. Berdasarkan data ekonomi terbaru, Makassar mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,39 persen secara tahunan pada triwulan III 2025, sebuah angka yang melampaui rata-rata nasional.
Selain faktor ekonomi makro, kontribusi Sulawesi Selatan terhadap pasar otomotif nasional juga cukup signifikan, yakni mencapai 4,1 persen dari total penjualan kendaraan. Dengan populasi kendaraan Chery yang terus meningkat, seperti seri OMODA dan TIGGO, keberadaan Chery Training Center Makassar menjadi kebutuhan mendesak untuk menjaga kepuasan pelanggan. Konsumen di wilayah ini kini tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan tenaga ahli yang mampu menangani kendaraan mereka dengan standar pabrikan.
Melalui kemitraan dengan BBPVP, Chery berupaya membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk mendapatkan kompetensi kerja berstandar industri. Inisiatif ini diharapkan mampu memangkas kesenjangan antara ketersediaan tenaga kerja dengan kebutuhan spesifik industri otomotif yang kian canggih. Program ini juga menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam menciptakan lapangan kerja yang berkualitas bagi pemuda di Sulawesi Selatan dan sekitarnya.
Baca Juga
Advertisement
Fokus Utama dan Kesiapan Era Kendaraan Listrik
Operasional Chery Training Center Makassar bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu peningkatan kompetensi teknis, kualitas layanan pelanggan, serta pemahaman mendalam terhadap produk. Pendekatan komprehensif ini bertujuan melahirkan tenaga teknis yang tidak hanya mahir dalam perbaikan mesin, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Dengan demikian, setiap interaksi antara konsumen dan dealer dapat berjalan secara profesional dan memberikan solusi yang tepat.
Menariknya, fasilitas ini juga berfungsi sebagai lokasi program Train of the Trainer (TOT). Program ini dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas para instruktur agar proses transfer ilmu ke level teknisi di lapangan berjalan lebih efektif dan efisien. Selain itu, Chery memanfaatkan pusat ini sebagai laboratorium studi peningkatan kualitas (quality improvement studies). Tim ahli akan menganalisis berbagai data dari lapangan untuk memberikan masukan terhadap pengembangan produk di masa depan.
Menghadapi tren elektrifikasi, Chery Training Center Makassar telah dilengkapi dengan berbagai modul pelatihan kendaraan listrik (EV). Fasilitas ini menyediakan unit praktik khusus serta infrastruktur pengisian daya (charging station) untuk simulasi nyata. Para peserta pelatihan akan diajarkan cara melakukan diagnosis sistem baterai, perawatan motor listrik, hingga prosedur penanganan teknis kendaraan elektrifikasi yang aman dan sesuai prosedur keselamatan kerja.
Baca Juga
Advertisement
Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Chery ini. Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, Darmawansyah, menyatakan bahwa sinergi antara sektor industri dan pemerintah sangat penting untuk meningkatkan daya saing SDM lokal. Penyelarasan kurikulum pelatihan dengan kebutuhan industri otomotif akan membuka peluang karir yang lebih luas bagi tenaga kerja di Indonesia Timur.
Dengan hadirnya Chery Training Center Makassar, Chery optimis dapat memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan yang jauh lebih baik bagi konsumennya. Penguatan infrastruktur SDM ini menjadi bukti bahwa Chery serius dalam menggarap pasar Indonesia secara menyeluruh, tidak hanya di Pulau Jawa. Ke depan, fasilitas ini diharapkan menjadi pusat keunggulan otomotif yang mampu mencetak tenaga ahli kelas dunia dari tanah Sulawesi.
Pada akhirnya, keberadaan Chery Training Center Makassar diharapkan mampu menciptakan standar baru dalam layanan purnajual di industri otomotif tanah air. Dengan teknisi yang tersertifikasi dan fasilitas yang lengkap, Chery siap menyambut masa depan otomotif Indonesia yang lebih hijau dan inovatif. Langkah ini sekaligus mempertegas posisi Makassar sebagai hub otomotif terpenting di luar Pulau Jawa yang terus berkembang pesat.
Baca Juga
Advertisement
- Instagram : @technonesia.id
- Facebook : Technonesia ID
- X (Twitter) : @technonesia_id
- Whatsapp Channel : Technonesia.ID
- Google News : TECHNONESIA