TechnonesiaID - Mobil hybrid Jaecoo J8 resmi diperkenalkan sebagai kendaraan utama atau lead car dalam ajang lari lintas alam bergengsi, Rinjani100 2026. Perhelatan internasional ini dijadwalkan berlangsung pada 1–3 Mei 2026, dengan pusat kegiatan di kawasan Sembalun, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Langkah strategis ini menegaskan komitmen Jaecoo Indonesia dalam mendukung gaya hidup aktif sekaligus memperkuat ekosistem sport tourism di Tanah Air.
Keterlibatan merek otomotif premium ini bukan sekadar pajangan di garis start. Jaecoo membawa dua model unggulannya, yakni Jaecoo J7 SHS-P Discover Edition dan Jaecoo J8 SHS-P ARDIS, untuk menghadapi medan ekstrem di kaki Gunung Rinjani. Kehadiran kedua unit ini memberikan kesempatan bagi para peserta dan pengunjung untuk melihat langsung kecanggihan teknologi SUV asal Tiongkok tersebut di habitat aslinya.
Gunung Rinjani, yang merupakan bagian dari UNESCO Global Geopark, menawarkan tantangan alam yang luar biasa. Dengan elevasi yang curam dan cuaca yang cepat berubah, pemilihan kendaraan operasional menjadi faktor krusial bagi penyelenggara. Di sinilah peran penting kendaraan tangguh yang mampu beradaptasi dengan lingkungan pegunungan tanpa mengabaikan aspek efisiensi bahan bakar.
Baca Juga
Advertisement
Keunggulan Mobil hybrid Jaecoo J8 sebagai Lead Car
Sebagai kendaraan pembuka jalan, Mobil hybrid Jaecoo J8 mengemban tugas berat untuk memastikan lintasan aman bagi ribuan pelari. SUV ini dibekali dengan sistem penggerak cerdas ARDIS (All-Road Drive Intelligent System) yang dirancang khusus untuk melahap berbagai jenis permukaan jalan, mulai dari aspal licin hingga jalur berbatu. Teknologi ini memastikan stabilitas kendaraan tetap terjaga meski harus bermanuver di tikungan tajam Sembalun.
Business Unit Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma, menyatakan bahwa partisipasi ini merupakan pembuktian nyata atas performa teknologi hybrid mereka. Ia menekankan bahwa melalui Mobil hybrid Jaecoo J8, perusahaan ingin memperlihatkan bagaimana sinergi antara mesin pembakaran internal dan motor listrik dapat menghasilkan tenaga besar namun tetap ramah lingkungan. Performa ini sangat relevan dengan semangat lari lintas alam yang sangat menjunjung tinggi kelestarian alam.
Secara teknis, Mobil hybrid Jaecoo J8 mengusung mesin 1.5L TGDI Dedicated Hybrid Engine yang bekerja sama dengan sistem Electric Hybrid 3DHT. Kombinasi ini menghasilkan efisiensi yang luar biasa, di mana kendaraan mampu melaju hanya dengan tenaga listrik sejauh 246 km. Jika digabungkan dengan tangki bahan bakar penuh, total jarak tempuhnya mencapai angka fantastis, yakni 1.660 km.
Baca Juga
Advertisement
Rekor MURI dan Kapabilitas Jarak Jauh
Capaian jarak tempuh yang mencapai ribuan kilometer tersebut bukan sekadar klaim di atas kertas. Rekor MURI telah mengukuhkan Mobil hybrid Jaecoo J8 sebagai mobil hybrid dengan jarak tempuh terjauh di Indonesia saat ini. Keunggulan ini menjadi nilai tambah bagi operasional lomba Rinjani100 yang membutuhkan mobilitas tinggi tanpa harus sering melakukan pengisian bahan bakar atau daya listrik di lokasi terpencil.
Selain model J8, Jaecoo juga memamerkan J7 SHS-P Discover Edition yang tampil lebih maskulin. Varian ini mendapat sentuhan modifikasi fungsional untuk kebutuhan overlanding. Beberapa fitur tambahan yang disematkan meliputi roof platform untuk membawa perlengkapan ekstra, side box, hingga hard-shell side awning yang bisa digunakan sebagai tempat berteduh instan bagi kru medis atau panitia di lapangan.
Moch Ilham Pratama, Head of Marketing Jaecoo Indonesia, menjelaskan bahwa fungsi lead car sangat vital. Kendaraan ini tidak hanya menjadi penanda dimulainya kompetisi, tetapi juga pembuka jalur bagi iringan pelari di beberapa sektor lintasan yang dapat dijangkau roda empat. Meskipun tidak semua trek bisa dilalui kendaraan karena faktor teknis hutan dan tebing, kehadiran SUV ini memberikan rasa aman bagi para atlet yang berkompetisi.
Baca Juga
Advertisement
Rinjani100: Magnet Sport Tourism Internasional
Event Rinjani100 sendiri telah menjadi ikon trail run di Asia Tenggara sejak pertama kali digelar pada tahun 2013. Pada edisi mendatang, tercatat sebanyak 2.324 pelari dari 38 negara telah mendaftarkan diri. Kategori lomba yang ditawarkan sangat beragam, mulai dari jarak pendek 12 km hingga kategori ultra-maraton sejauh 162 km yang menguras fisik dan mental.
Penting untuk dicatat bahwa Rinjani100 merupakan bagian dari kualifikasi UTMB (Ultra-Trail du Mont-Blanc) World Series di Prancis. Selain itu, ajang ini juga terafiliasi dengan TorX Experience, yang memberikan kesempatan bagi pelari terbaik untuk mencicipi persaingan di Tor Des Geants, Italia. Dengan standar internasional tersebut, keterlibatan teknologi mutakhir pada Mobil hybrid Jaecoo J8 sangat sejalan dengan prestise acara.
Dukungan otomotif terhadap ajang olahraga seperti ini diharapkan dapat mendongkrak ekonomi lokal di sektor pariwisata. Ribuan pelari yang datang tentu membutuhkan akomodasi, transportasi, dan jasa pemandu, yang semuanya bermuara pada kesejahteraan masyarakat di sekitar Gunung Rinjani. Jaecoo melihat peluang ini untuk membangun citra merek yang peduli pada komunitas dan lingkungan.
Baca Juga
Advertisement
Sebagai penutup, kehadiran Mobil hybrid Jaecoo J8 di Rinjani100 2026 diharapkan mampu menginspirasi masyarakat untuk beralih ke kendaraan yang lebih efisien namun tetap bertenaga. Dengan perpaduan desain modern dan ketangguhan mesin hybrid, SUV ini siap menjadi standar baru bagi para pecinta petualangan di Indonesia yang menginginkan kendaraan tanpa batas jarak.
- Instagram : @technonesia.id
- Facebook : Technonesia ID
- X (Twitter) : @technonesia_id
- Whatsapp Channel : Technonesia.ID
- Google News : TECHNONESIA