Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN

3 Juli 2026 | 09:38

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

5 Juni 2026 | 13:02

Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar

4 Juni 2026 | 07:27
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN
  • Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara
  • Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar
  • HP Paling Laris di Dunia 2026, Apple dan Samsung Berkuasa
  • Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?
  • Komunitas Supermoto Makassar Jelajahi Wisata Ikonik Sulsel
  • Inovasi Gigabyte Computex 2026: Era Baru Teknologi AI
  • HP Gaming Terbaik 2026: 6 Pilihan Performa Monster Rp2 Jutaan
Sabtu, Juli 18
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Sam Altman Blak-blakan Soal Penggunaan Air dan Energi untuk ChatGPT
Berita Tekno

Sam Altman Blak-blakan Soal Penggunaan Air dan Energi untuk ChatGPT

Jundi AmrullahJundi Amrullah16 Juni 2025 | 10:48
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Sam Altman Blak-blakan Soal Penggunaan Air dan Energi untuk ChatGPT
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Perkembangan pesat teknologi generatif AI seperti ChatGPT membawa dampak lingkungan serius, terutama terkait emisi karbon dan konsumsi air. Meski memberikan manfaat besar, penggunaan AI harus diimbangi dengan kesadaran akan jejak ekologisnya.

Teknologi generatif AI, terutama ChatGPT, mengalami kemajuan sangat cepat dan menjadi bagian penting dalam kehidupan digital saat ini. Namun, pertumbuhan ini memunculkan kekhawatiran terkait dampak lingkungan yang ditimbulkannya, khususnya dari konsumsi energi dan air.

Menurut laporan Earth.org tahun 2023, ChatGPT diperkirakan menghasilkan emisi karbon dioksida tahunan sekitar 8,4 ton. Angka ini lebih dari dua kali lipat emisi rata-rata yang dihasilkan oleh satu individu dalam setahun, yakni sekitar 4 ton.

Baca Juga

  • Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN
  • Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

Advertisement

Sumber utama emisi ini bergantung pada energi yang digunakan pusat data untuk menjalankan AI tersebut. Jika energi berasal dari pembangkit listrik berbahan bakar fosil seperti batu bara atau gas alam, maka dampak karbonnya jauh lebih besar.

Sebuah penelitian dari University of California, Riverside menyebutkan bahwa melakukan percakapan dengan ChatGPT sebanyak 20-50 pertanyaan bisa mengonsumsi air dalam jumlah yang setara dengan satu botol air 500ml. Ini menunjukkan bahwa selain energi, konsumsi air juga menjadi aspek penting dari dampak lingkungan AI.

CEO OpenAI, Sam Altman, menanggapi isu ini dengan menjelaskan bahwa satu permintaan di ChatGPT menggunakan listrik sekitar 0,34 watt-jam, setara dengan pemakaian bohlam hemat energi selama dua menit. Ia percaya teknologi AI akan semakin efisien dan biaya penggunaannya akan semakin murah, meski tantangan lingkungan tetap ada.

Baca Juga

  • Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?
  • Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota

Advertisement

Altman juga mengungkap konsumsi air per kueri ChatGPT hanya sekitar 0,000085 galon, setara dengan seperlima belas sendok teh. Meskipun terlihat kecil, efek kumulatif dari miliaran kueri tiap hari berpotensi meningkatkan tekanan terhadap sumber daya air.

Laporan dari The Washington Post menambahkan bahwa beberapa layanan AI lainnya seperti GPT-4 bisa menggunakan air lebih banyak lagi. Misalnya, menulis email 100 kata dengan GPT-4 dapat menyerap air yang cukup untuk mengisi lebih dari satu botol air minum.

Para peneliti juga memperingatkan bahwa dalam beberapa tahun ke depan, konsumsi energi AI mungkin akan melebihi penambangan Bitcoin, yang saat ini dikenal sangat boros energi. Proyeksi ini menandai perlunya perhatian serius terhadap efisiensi dan keberlanjutan penggunaan teknologi AI secara global.

Baca Juga

  • Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA
  • Modus Penipuan Kloning Suara Intai Anak Anda, Waspadalah!

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
ChatGPT Headline Sam Altman
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleiQOO Neo 10 jadi Gaming Phone Andalan Pro Player
Next Article AMD Ungkap Visi AI, Umumkan GPU terbaru
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN

Ana Octarin3 Juli 2026 | 09:38

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

Ana Octarin5 Juni 2026 | 13:02

Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?

Ana Octarin3 Juni 2026 | 04:37

Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota

Iphan S3 Juni 2026 | 01:37

Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA

Ana Octarin2 Juni 2026 | 22:37

Modus Penipuan Kloning Suara Intai Anak Anda, Waspadalah!

Iphan S2 Juni 2026 | 19:37
Pilihan Redaksi
Berita Tekno

5 Fakta Temuan HP Ilegal di Bea Cukai Soetta, Cek Dampak IMEI Ponsel!

Olin Sianturi9 Oktober 2025 | 11:08

Menkeu Purbaya mengungkap temuan HP Ilegal di Bea Cukai Soetta dengan IMEI tidak terdaftar. Kenali…

Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN

3 Juli 2026 | 09:38

5 Perbedaan Region HyperOS Terbaik: ROM Global Mana yang Paling Unggul?

28 November 2025 | 23:38

Tablet SIM Card untuk Arsitek 2026: Kerja Cepat Tanpa WiFi

10 April 2026 | 17:55

Harga Samsung Galaxy A26 5G Terbaru 2026 dan Spesifikasinya

28 Mei 2026 | 06:51
Terbaru

Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN

Ana Octarin3 Juli 2026 | 09:38

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

Ana Octarin5 Juni 2026 | 13:02

Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?

Ana Octarin3 Juni 2026 | 04:37

Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota

Iphan S3 Juni 2026 | 01:37

Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA

Ana Octarin2 Juni 2026 | 22:37
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.