Penasaran apakah Fitur Ekstensi Memori Xiaomi benar-benar membantu Meningkatkan Performa HP Anda? Kami bongkar cara kerja, kelebihan, dan kekurangannya di sini.
TechnonesiaID - Dalam beberapa tahun terakhir, hampir semua produsen smartphone Android, termasuk Xiaomi, gencar mempromosikan fitur baru yang mereka sebut “Ekstensi Memori” atau “RAM Virtual”. Fitur ini diklaim mampu memberikan tambahan memori dinamis, yang sekilas terdengar seperti solusi instan untuk masalah multitasking dan lag.
Namun, muncul pertanyaan besar di benak pengguna: Apakah penambahan memori virtual ini benar-benar efektif dan sekuat RAM fisik yang sesungguhnya? Atau hanya sekadar gimik pemasaran? Mari kita bedah tuntas cara kerja dan efektivitas Fitur Ekstensi Memori Xiaomi, serta bagaimana fitur ini dapat Meningkatkan Performa HP Anda dalam kondisi tertentu.
Baca Juga
Advertisement
Apa Itu Fitur Ekstensi Memori Xiaomi? (Memahami Konsep Dasar)
Fitur Ekstensi Memori, yang juga dikenal sebagai Memory Extension atau RAM Virtual, adalah solusi cerdas yang memungkinkan sistem operasi (MIUI pada kasus Xiaomi) untuk “meminjam” sebagian kecil dari penyimpanan internal (ROM/UFS) ponsel Anda dan menggunakannya sebagai memori akses cepat sementara.
Misalnya, jika ponsel Anda memiliki opsi ekstensi 3GB, sistem akan mengalokasikan 3GB dari ruang penyimpanan kosong Anda untuk berfungsi sebagai RAM tambahan. Angka ini bervariasi tergantung pada kelas perangkat, mulai dari 1GB hingga bahkan 8GB pada model premium.
Konsep ini sebenarnya bukanlah hal baru di dunia komputasi. Ia dikenal sebagai Paging File atau Swap Space pada sistem operasi desktop. Tujuan utamanya adalah mencegah aplikasi yang berjalan di latar belakang mengalami penutupan paksa (force close) saat RAM fisik ponsel sudah penuh.
Baca Juga
Advertisement
Prinsip Kerja RAM Virtual: Mengapa Tidak Sama dengan RAM Fisik?
Untuk memahami efektivitas Fitur Ekstensi Memori Xiaomi, kita harus mengerti perbedaan mendasar antara RAM Fisik dan RAM Virtual.
Kecepatan: RAM Fisik vs. Memori Internal UFS
RAM Fisik (DDR, LPDDR) dirancang untuk kecepatan ekstrem. RAM fisik menyimpan data dari aplikasi yang sedang aktif dan sangat cepat dalam mentransfer data ke CPU. Kecepatannya diukur dalam nanodetik (sepersekian miliar detik).
Sebaliknya, RAM Virtual menggunakan penyimpanan internal ponsel Anda (biasanya jenis UFS, seperti UFS 2.2 atau UFS 3.1). Meskipun UFS jauh lebih cepat daripada kartu memori tradisional, kecepatannya tetap beberapa kali lipat lebih lambat dibandingkan RAM fisik. Inilah poin krusial yang menentukan batas efektivitas fitur ini.
Baca Juga
Advertisement
Ketika ponsel Anda kehabisan RAM fisik, sistem Xiaomi akan memindahkan data dari aplikasi yang sedang berjalan, tetapi tidak aktif (misalnya, aplikasi yang Anda minimalkan 15 menit lalu), ke ruang RAM Virtual ini. Proses pemindahan ini disebut swapping.
Memori internal bertindak sebagai “tempat istirahat” bagi aplikasi ini. Ketika Anda kembali membuka aplikasi tersebut, sistem akan memindahkannya kembali ke RAM fisik. Karena data aplikasi tersebut tidak dimuat ulang dari awal (seperti proses penutupan paksa), Anda dapat mengaksesnya lebih cepat, tetapi proses swapping itu sendiri mungkin menciptakan jeda singkat.
5 Skenario Kunci di Mana Ekstensi Memori Xiaomi Benar-benar Bermanfaat
Meskipun RAM Virtual bukan pengganti RAM fisik, ia menawarkan manfaat yang terukur dalam situasi spesifik. Berikut adalah 5 skenario di mana fitur ini secara efektif dapat Meningkatkan Performa HP Anda, terutama dalam hal pengalaman pengguna (UX):
Baca Juga
Advertisement
- Perangkat Kelas Menengah dan Bawah (RAM Kecil): Jika Anda menggunakan HP Xiaomi dengan RAM 4GB atau 6GB, penambahan virtual 2GB hingga 3GB sangat terasa. Ini memberikan ruang bernapas yang sangat dibutuhkan untuk sistem operasi dan aplikasi dasar, mencegah lag parah saat berganti aplikasi.
- Pengguna Multitasking Intensif: Bagi mereka yang sering membuka 10-15 aplikasi secara bersamaan (seperti berpindah antara media sosial, email, dan browser berat), Ekstensi Memori memastikan aplikasi-aplikasi lama tidak harus me-restart dari awal.
- Mempertahankan Aplikasi Berat di Latar Belakang: Aplikasi besar seperti game (misalnya Genshin Impact) atau editor video sering memakan banyak RAM. Dengan RAM Virtual, sistem dapat memindahkan aplikasi non-inti lainnya ke ruang penyimpanan virtual, sehingga RAM fisik tetap fokus pada game atau editor yang sedang Anda jalankan.
- Memperbaiki Pengalaman Transisi: Peningkatan performa paling nyata adalah saat transisi dari aplikasi yang sudah lama didiamkan. Walaupun ada jeda kecil saat data dipindahkan kembali dari UFS, jeda ini jauh lebih singkat daripada jika aplikasi harus dimuat ulang sepenuhnya.
- Optimalisasi MIUI: Sistem operasi MIUI sendiri memang dikenal cukup ‘rakus’ dalam mengonsumsi RAM. Fitur Ekstensi Memori Xiaomi berfungsi sebagai penyangga, memastikan sistem inti MIUI selalu mendapatkan sumber daya yang cukup tanpa perlu menutup paksa aplikasi pengguna.
Penting: Fitur ini tidak akan meningkatkan Frame Rate (FPS) saat bermain game berat. Peningkatan FPS murni bergantung pada RAM fisik dan kekuatan GPU/CPU Anda.
Batasan dan Dampak Potensial Penggunaan RAM Virtual
Seperti teknologi lainnya, RAM Virtual memiliki batasan yang harus dipahami oleh pengguna.
1. Keterbatasan Kecepatan
Kecepatan Ekstensi Memori dibatasi oleh kecepatan memori internal UFS Anda. Jika ponsel Anda menggunakan UFS yang lebih lama atau eMMC (jarang pada HP Xiaomi modern), manfaat performa yang dirasakan akan jauh lebih kecil. Memindahkan data ke dan dari memori internal yang lambat justru dapat menyebabkan stuttering atau sedikit jeda.
Baca Juga
Advertisement
2. Potensi Degradasi Penyimpanan
Fitur ini bekerja dengan menulis dan menghapus data secara terus-menerus pada bagian tertentu dari penyimpanan internal. Secara teori, ini dapat mempercepat tingkat keausan (wear and tear) atau degradasi pada chip UFS Anda. Meskipun teknologi UFS modern dirancang untuk ketahanan tinggi, penggunaan intensif fitur ini dalam jangka waktu sangat lama bisa menjadi pertimbangan.
Oleh karena itu, sebaiknya fitur ini diaktifkan hanya jika Anda benar-benar membutuhkannya untuk mengatasi masalah multitasking yang sering terjadi.
Cara Mengatur Fitur Ekstensi Memori Xiaomi di MIUI
Mengaktifkan atau menyesuaikan jumlah RAM virtual pada perangkat Xiaomi Anda sangat mudah. Proses ini biasanya tidak memerlukan reboot, meskipun beberapa versi MIUI mungkin memintanya.
Baca Juga
Advertisement
Berikut langkah-langkah umumnya:
- Masuk ke menu Pengaturan (Settings).
- Cari opsi Pengaturan Tambahan (Additional Settings).
- Pilih Ekstensi Memori (Memory Extension).
- Anda akan melihat opsi untuk memilih jumlah RAM virtual yang ingin Anda tambahkan (misalnya +2GB, +3GB, atau +5GB).
- Pilih angka yang diinginkan dan ikuti petunjuk jika diminta untuk memulai ulang perangkat.
Perlu dicatat bahwa Fitur Ekstensi Memori Xiaomi hanya akan berfungsi jika Anda memiliki cukup ruang penyimpanan internal yang tersisa. Jika penyimpanan Anda hampir penuh, sistem mungkin membatasi jumlah RAM virtual yang bisa dialokasikan.
Kesimpulan: Apakah Fitur Ekstensi Memori Xiaomi Efektif Meningkatkan Performa HP?
Jawabannya adalah: Ya, tetapi tidak seperti yang Anda bayangkan.
Baca Juga
Advertisement
Fitur ini bukan pengganti ajaib untuk RAM fisik. Ia tidak akan mengubah HP kelas menengah menjadi HP flagship dalam hal kecepatan pemrosesan data murni. Namun, untuk pengguna yang fokus pada multitasking dan sering menemukan aplikasi ditutup paksa di latar belakang, fitur ini adalah alat yang sangat berguna.
Fitur Ekstensi Memori Xiaomi sukses Meningkatkan Performa HP dalam konteks mempertahankan aplikasi dan meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan, terutama pada perangkat yang memiliki RAM fisik terbatas.
Jadi, jika Anda pengguna Xiaomi dengan RAM 6GB ke bawah dan sering mengalami jeda saat berpindah antar aplikasi, aktifkan fitur ini. Anda akan mendapatkan peningkatan kecil namun nyata yang membuat pengalaman harian Anda jauh lebih lancar.
Baca Juga
Advertisement
Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
- Instagram : @technonesia_id
- Facebook : Technonesia ID
- X (Twitter) : @technonesia_id
- Whatsapp Channel : Technonesia.ID
- Google News : TECHNONESIA