Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Bocoran Spesifikasi Galaxy Z Fold8 dan Fold Wide Terungkap!

20 Mei 2026 | 02:55

Distribusi Solar Subsidi Amburadul, INDEF Ungkap Solusinya

20 Mei 2026 | 01:55

SUV Listrik Volvo EX90 Meluncur di Indonesia, Cek Harganya

19 Mei 2026 | 23:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Bocoran Spesifikasi Galaxy Z Fold8 dan Fold Wide Terungkap!
  • Distribusi Solar Subsidi Amburadul, INDEF Ungkap Solusinya
  • SUV Listrik Volvo EX90 Meluncur di Indonesia, Cek Harganya
  • Monitor Huawei Qingyun M273U: Spek 4K 160Hz untuk Profesional
  • Bocoran Samsung Galaxy Tab S12: Tablet Gahar dengan Fitur AI
  • Aplikasi Penghasil Uang 2026: Daftar Paling Cuan Lewat HP
  • Profesi Baru Bidang AI dengan Gaji Miliaran Paling Dicari
  • Tips Membeli Xpander Bekas Agar Tidak Tertipu Kondisi Zonk
Rabu, Mei 20
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Game » Game PUBG: Blindspot Ditutup Permanen Setelah Dua Bulan Rilis
Game

Game PUBG: Blindspot Ditutup Permanen Setelah Dua Bulan Rilis

Olin SianturiOlin Sianturi31 Maret 2026 | 19:54
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Game PUBG: Blindspot Ditutup
Game PUBG: Blindspot Ditutup (Foto: inet.detik.com)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Game PUBG: Blindspot ditutup secara permanen oleh pihak pengembang meskipun baru berusia dua bulan sejak peluncuran perdananya. Langkah mengejutkan ini diambil oleh Krafton dan ARC Team setelah melihat performa game yang tidak sesuai dengan ekspektasi di pasar global. Para pemain yang masih aktif harus bersiap karena akses awal atau Early Access game ini akan segera berakhir dalam waktu dekat.

Berdasarkan jadwal resmi, game ini akan menghilang sepenuhnya dari platform Steam pada tanggal 30 Maret pukul 5.00 EDT, atau sekitar pukul 16.00 WIB. Keputusan ini tergolong sangat mendadak mengingat masa promosi dan pengembangan yang dilakukan sebelum rilis cukup masif. Namun, realita di lapangan menunjukkan bahwa mempertahankan operasional game ini sudah tidak lagi memungkinkan bagi tim pengembang.

Jika menilik sejarahnya, game ini sebenarnya memiliki masa pengembangan yang cukup panjang dan penuh dinamika. Pertama kali diperkenalkan pada tahun 2024 dengan nama sandi “Project ARC”, game ini sempat mencuri perhatian karena membawa nama besar brand PUBG namun dengan pendekatan yang sangat berbeda. Pada tahun 2025, Krafton secara resmi mengubah namanya menjadi PUBG: Blindspot.

Baca Juga

  • Tiket Grand Final FFWS SEA 2026 Spring: Evos Lolos, Onic Gugur
  • Roster Mobile Legends Asian Games 2026: PB ESI Pilih Alter Ego

Advertisement

Berbeda jauh dengan PUBG: Battlegrounds yang mengusung genre battle royale, Game PUBG: Blindspot ditutup ini dulunya menawarkan mekanisme top-down tactical shooter 5v5. Pemain bertarung dalam tim kecil dengan sudut pandang dari atas ke bawah, yang menuntut strategi matang dan koordinasi tim yang solid. Banyak pengamat menilai formula ini terinspirasi dari judul-judul populer seperti Rainbow Six: Siege dan Escape from Tarkov.

Sayangnya, perubahan genre yang drastis ini justru menjadi bumerang. Para penggemar setia PUBG yang terbiasa dengan aksi survival shooter merasa kesulitan beradaptasi dengan gaya permainan taktis yang lambat dan penuh perhitungan. Hal ini mengakibatkan segmentasi pasar yang sangat terbatas bagi Blindspot sejak hari pertama dirilis.

Masalah Teknis dan Kecurangan yang Merajalela

Selain faktor mekanisme permainan, kegagalan ini juga dipicu oleh masalah teknis yang terus menghantui. Sejak masa Early Access dimulai, banyak pemain melaporkan masalah performa yang buruk, mulai dari frame drop hingga masalah sinkronisasi server. Hal ini tentu sangat fatal bagi sebuah game kompetitif yang mengandalkan presisi dan kecepatan reaksi.

Baca Juga

  • Daftar Atlet Esports Indonesia Asian Games 2026 Resmi Dirilis
  • Takashi Tezuka Pensiun dari Nintendo pada Juni 2026 Mendatang

Advertisement

Faktor lain yang membuat Game PUBG: Blindspot ditutup adalah maraknya laporan mengenai tindakan kecurangan atau cheating. Sistem keamanan game dinilai terlalu lemah untuk membendung para pemain nakal, sehingga merusak ekosistem permainan bagi pemain jujur. Penurunan jumlah pemain secara drastis dalam waktu singkat menjadi indikator kuat bahwa komunitas mulai meninggalkan game ini lebih cepat dari yang diperkirakan.

Berikut adalah beberapa poin utama yang menyebabkan kegagalan PUBG: Blindspot di pasar:

  • Kurangnya minat pemain terhadap genre top-down shooter di ekosistem PUBG.
  • Masalah optimasi performa yang tidak kunjung selesai sejak hari pertama.
  • Sistem anti-cheat yang tidak efektif menangani peretas.
  • Persaingan ketat dengan game taktikal lainnya yang lebih mapan.

Masa Depan Krafton Setelah Kegagalan Spin-off

Kegagalan ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi Krafton dalam mengelola Intellectual Property (IP) milik mereka. Meskipun PUBG: Battlegrounds masih menjadi salah satu game paling populer di dunia, upaya untuk memperluas semesta PUBG ke genre lain ternyata tidak selalu berjalan mulus. Sebelumnya, Krafton juga sempat mencoba peruntungan melalui game horor The Callisto Protocol yang juga mendapatkan respons beragam.

Baca Juga

  • Klasemen MPL ID S17 Week 8: Evos dan Dewa United Rebutan Slot
  • Update PUBG Mobile 4.4 Terbaru: Mitologi Yunani & Mobil Baru

Advertisement

Ke depannya, Krafton diprediksi akan lebih berhati-hati dalam memberikan lampu hijau untuk proyek spin-off. Fokus utama kemungkinan besar akan kembali ke pengembangan konten untuk game utama dan penguatan ekosistem e-sports yang sudah ada. Namun, para analis industri percaya bahwa Krafton akan terus bereksperimen dengan teknologi baru guna mencari peluang di pasar game global yang semakin kompetitif.

Bagi para kolektor game di Steam, hilangnya judul ini dari toko digital akan menjadikannya salah satu game langka yang hanya bisa diingat oleh mereka yang sempat membelinya. Meskipun perjalanannya singkat, Blindspot sempat memberikan warna baru dalam upaya diversifikasi genre game menembak. Akhirnya, para pemain harus menerima kenyataan bahwa Game PUBG: Blindspot ditutup dan beralih ke judul game lain yang lebih stabil.

Baca Juga

  • Kolaborasi PUBG Mobile x Ford Hadirkan Mustang dan Raptor R
  • Jadwal MPL ID S17 Hari Ini: Perebutan Upper Bracket Evos vs Dewa

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Berita Game Game Steam Krafton PUBG Blindspot Tactical Shooter
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleUpdate SFCC 2026 Ver 1.2: Shion Hori & Dice Event Hadir!
Next Article Cara Menggunakan Fitur Autopark Xpeng G6 Agar Parkir Praktis
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Tiket Grand Final FFWS SEA 2026 Spring: Evos Lolos, Onic Gugur

Olin Sianturi19 Mei 2026 | 10:55

Roster Mobile Legends Asian Games 2026: PB ESI Pilih Alter Ego

Olin Sianturi19 Mei 2026 | 05:55

Daftar Atlet Esports Indonesia Asian Games 2026 Resmi Dirilis

Olin Sianturi19 Mei 2026 | 00:55

Takashi Tezuka Pensiun dari Nintendo pada Juni 2026 Mendatang

Olin Sianturi18 Mei 2026 | 19:55

Klasemen MPL ID S17 Week 8: Evos dan Dewa United Rebutan Slot

Olin Sianturi18 Mei 2026 | 13:55

Update PUBG Mobile 4.4 Terbaru: Mitologi Yunani & Mobil Baru

Olin Sianturi18 Mei 2026 | 04:55
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Modus Rekrutmen Teroris Anak Lewat Game Online Diungkap BNPT

15 Mei 2026 | 06:55

Monitor Huawei Qingyun M273U: Spek 4K 160Hz untuk Profesional

19 Mei 2026 | 22:55

HP Kamera 4K Termurah 2026: Pilihan Terbaik Konten Kreator

15 Mei 2026 | 16:55

Rating Keselamatan Jetour T1 Raih Bintang 5 ASEAN NCAP

15 Mei 2026 | 01:55
Terbaru

Tiket Grand Final FFWS SEA 2026 Spring: Evos Lolos, Onic Gugur

Olin Sianturi19 Mei 2026 | 10:55

Roster Mobile Legends Asian Games 2026: PB ESI Pilih Alter Ego

Olin Sianturi19 Mei 2026 | 05:55

Daftar Atlet Esports Indonesia Asian Games 2026 Resmi Dirilis

Olin Sianturi19 Mei 2026 | 00:55

Takashi Tezuka Pensiun dari Nintendo pada Juni 2026 Mendatang

Olin Sianturi18 Mei 2026 | 19:55

Klasemen MPL ID S17 Week 8: Evos dan Dewa United Rebutan Slot

Olin Sianturi18 Mei 2026 | 13:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.