Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Fitur Baru iOS 26.5 Resmi Dirilis, iPhone Jadi Makin Canggih

6 April 2026 | 11:30

iPhone 15 Masih Layak Dibeli: Ini Alasan dan Spek Unggulannya

6 April 2026 | 10:44

Teknologi Penyimpanan Data DNA China Mampu Simpan Miliaran Foto

6 April 2026 | 09:59
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Fitur Baru iOS 26.5 Resmi Dirilis, iPhone Jadi Makin Canggih
  • iPhone 15 Masih Layak Dibeli: Ini Alasan dan Spek Unggulannya
  • Teknologi Penyimpanan Data DNA China Mampu Simpan Miliaran Foto
  • Rating IGRS di Steam Belum Resmi: Komdigi Beri Penjelasan
  • Produk Terbaik Apple Sepanjang Masa: Kilas Balik 50 Tahun
  • Tablet Menggambar Terbaik 2026: Rekomendasi Kreator Profesional
  • Pekerjaan Kreatif Era AI Lebih Mahal dari Insinyur?
  • Promo Sepeda Listrik Transmart Hadir Lagi dengan Diskon 70%
Senin, April 6
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Game » Rating IGRS di Steam Belum Resmi: Komdigi Beri Penjelasan
Game

Rating IGRS di Steam Belum Resmi: Komdigi Beri Penjelasan

Olin SianturiOlin Sianturi6 April 2026 | 09:14
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Rating IGRS di Steam Belum Resmi
Rating IGRS di Steam Belum Resmi (Foto: inet.detik.com)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Rating IGRS di Steam Belum Resmi dan bukan merupakan hasil verifikasi langsung dari pemerintah Indonesia. Penegasan ini muncul setelah gelombang protes dari komunitas gamer di tanah air yang menemukan banyak ketidaksesuaian label usia pada platform distribusi game milik Valve tersebut. Para pengguna media sosial menyoroti bagaimana sejumlah judul game dengan konten kekerasan eksplisit justru mendapatkan label “3+” atau ramah anak, sementara game sederhana untuk semua umur justru terjerat label “18+”.

Kekacauan informasi ini memicu kekhawatiran besar, terutama bagi para orang tua yang mengandalkan sistem klasifikasi untuk memantau konsumsi konten digital anak-anak mereka. Menanggapi polemik yang semakin memanas, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan klarifikasi bahwa sistem yang muncul di etalase Steam saat ini tidak melewati proses validasi otoritas nasional.

Penyebab Label Usia di Steam Tidak Akurat

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Ditjen Ekosistem Digital Komdigi, Sonny Hendra Sudaryana, menjelaskan bahwa kemunculan label tersebut berasal dari mekanisme internal platform. Ia menyebutkan bahwa Rating IGRS di Steam Belum Resmi karena statusnya masih bersifat self-declare atau pernyataan mandiri dari pihak pengembang maupun pengelola platform tanpa adanya peninjauan dari tim verifikator IGRS.

Baca Juga

  • Jadwal MPL ID S17 Hari Ini: Upaya RRQ Hoshi Bangkit dari Dasar
  • Jadwal MPL ID S17 Hari Ini: Duel Panas Alter Ego vs Evos

Advertisement

Mekanisme pernyataan mandiri ini sering kali hanya mengandalkan kuesioner otomatis yang diisi oleh pengembang saat mengunggah produk mereka. Akibatnya, interpretasi terhadap kriteria kekerasan, penggunaan bahasa, atau konten dewasa bisa berbeda dengan standar hukum yang berlaku di Indonesia. “Rating yang beredar tersebut bukan merupakan hasil klasifikasi resmi IGRS. Hal ini berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik, terutama terkait kelayakan usia suatu game,” ujar Sonny dalam keterangan resminya.

Komdigi menekankan bahwa sistem nasional mewajibkan setiap judul game melalui proses verifikasi yang ketat sebelum mendapatkan sertifikasi resmi. Tanpa adanya verifikasi ini, label yang tertera pada platform global seperti Steam dianggap ilegal dan tidak memiliki kekuatan hukum di wilayah Indonesia. Hal ini menjadi catatan penting mengingat Rating IGRS di Steam Belum Resmi dan dapat menyesatkan konsumen dalam mengambil keputusan pembelian.

Regulasi Ketat bagi Penyelenggara Sistem Elektronik

Pemerintah Indonesia sebenarnya memiliki regulasi yang sangat jelas mengenai klasifikasi konten digital. Penayangan informasi yang tidak akurat di platform publik dapat dianggap melanggar kewajiban pelaku usaha digital dalam menyampaikan informasi yang benar dan transparan. Dasar hukum utama yang mengatur hal ini adalah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan UU ITE.

Baca Juga

  • RRQ EWC Club Partner Program 2026: Tim Indonesia Siap Mendunia
  • Program Global CPP 2026 Pilih RRQ dan ONIC, Siap Mendunia

Advertisement

Selain itu, terdapat aturan turunan yang lebih spesifik, yakni Permen Kominfo Nomor 2 Tahun 2024 tentang Klasifikasi Gim dan Permen Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat. Aturan-aturan ini mewajibkan platform global untuk mematuhi standar lokal jika mereka beroperasi dan mengambil keuntungan dari pasar Indonesia. Sonny menegaskan bahwa masalah Rating IGRS di Steam Belum Resmi ini bukan sekadar masalah teknis label, melainkan bentuk tanggung jawab moral dalam melindungi generasi muda dari paparan konten yang tidak sesuai umur.

Langkah Tegas Komdigi Terhadap Steam

Sebagai tindak lanjut dari protes masyarakat, Komdigi berencana segera melayangkan surat permintaan klarifikasi resmi kepada pihak Steam atau Valve Corporation. Pemerintah ingin memastikan mengapa label IGRS digunakan secara sepihak tanpa koordinasi dengan institusi terkait di Indonesia. Jika Steam tidak segera memperbaiki sistem klasifikasi mereka agar sesuai dengan standar nasional, pemerintah tidak menutup kemungkinan untuk menjatuhkan sanksi administratif.

Langkah ini diambil demi menjaga integritas sistem klasifikasi nasional. Pemerintah juga tengah memperkuat infrastruktur teknologi pada situs resmi IGRS agar proses verifikasi bagi pengembang lokal maupun internasional dapat berjalan lebih cepat dan akurat. Harapannya, ke depan tidak ada lagi kasus di mana Rating IGRS di Steam Belum Resmi muncul di hadapan publik secara menyesatkan.

Baca Juga

  • Jadwal MPL ID S17 Week 2 Hari Ini: Onic vs Geek Fam
  • Asal Usul Kulit Putih Kratos God of War yang Tak Terduga

Advertisement

Edukasi untuk Orang Tua dan Komunitas Gamer

Selain melakukan langkah diplomasi dengan platform global, Komdigi juga mengajak masyarakat untuk lebih kritis dalam melihat label usia. Masyarakat harus memahami bahwa sistem rating internasional seperti ESRB atau PEGI mungkin memiliki standar yang berbeda dengan IGRS yang sudah disesuaikan dengan norma dan budaya di Indonesia. Oleh karena itu, pengecekan mandiri melalui kanal resmi pemerintah sangat disarankan.

Para orang tua diimbau untuk selalu merujuk pada situs igrs.id untuk mendapatkan informasi klasifikasi yang valid. Situs tersebut menyediakan basis data lengkap mengenai game apa saja yang sudah tersertifikasi secara resmi oleh tim ahli dari Komdigi. Jika ditemukan kejanggalan serupa di platform lain, publik dapat melaporkannya melalui layanan pengaduan atau helpdesk IGRS yang tersedia selama 24 jam.

Sebagai penutup, pemerintah berkomitmen untuk terus mengawal ekosistem digital agar tetap aman bagi seluruh lapisan masyarakat. Perlu diingat kembali oleh para pengguna bahwa status Rating IGRS di Steam Belum Resmi, sehingga kewaspadaan dalam memilih konten tetap menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, penyedia layanan, dan orang tua.

Baca Juga

  • Game rahasia di DM TikTok: Cara Main dan Trik Skor Tertinggi
  • Daftar Game Rilis April 2026: Ada Pokemon Champions & Starfield

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Game Indonesia IGRS Komdigi regulasi digital Steam
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleProduk Terbaik Apple Sepanjang Masa: Kilas Balik 50 Tahun
Next Article Teknologi Penyimpanan Data DNA China Mampu Simpan Miliaran Foto
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Jadwal MPL ID S17 Hari Ini: Upaya RRQ Hoshi Bangkit dari Dasar

Olin Sianturi5 April 2026 | 12:53

Jadwal MPL ID S17 Hari Ini: Duel Panas Alter Ego vs Evos

Olin Sianturi4 April 2026 | 13:54

RRQ EWC Club Partner Program 2026: Tim Indonesia Siap Mendunia

Olin Sianturi4 April 2026 | 10:22

Program Global CPP 2026 Pilih RRQ dan ONIC, Siap Mendunia

Olin Sianturi4 April 2026 | 05:53

Aturan Media Sosial Anak: Meta Akhirnya Buka Suara ke Komdigi

Ana Octarin3 April 2026 | 18:53

Jaringan Telekomunikasi Sulawesi Utara Pulih Total Pasca Gempa

Iphan S3 April 2026 | 16:54
Pilihan Redaksi
Berita Tekno

Investasi Softbank di OpenAI: Pinjam Rp 679 Triliun dari Bank

Iphan S31 Maret 2026 | 02:22

Investasi Softbank di OpenAI kini memasuki babak baru yang sangat ambisius setelah perusahaan modal ventura…

Harga AC Split 1 PK Polytron Diskon Gede di Transmart

5 April 2026 | 10:54

Rekomendasi Tablet Baterai Awet Terbaik 2026 untuk Kerja

4 April 2026 | 03:53

Produk Terbaik Apple Sepanjang Masa: Kilas Balik 50 Tahun

6 April 2026 | 08:30

Tablet 2 jutaan rasa laptop Terbaik 2026, Performa Kencang!

6 April 2026 | 05:30
Terbaru

Jadwal MPL ID S17 Hari Ini: Upaya RRQ Hoshi Bangkit dari Dasar

Olin Sianturi5 April 2026 | 12:53

Jadwal MPL ID S17 Hari Ini: Duel Panas Alter Ego vs Evos

Olin Sianturi4 April 2026 | 13:54

RRQ EWC Club Partner Program 2026: Tim Indonesia Siap Mendunia

Olin Sianturi4 April 2026 | 10:22

Program Global CPP 2026 Pilih RRQ dan ONIC, Siap Mendunia

Olin Sianturi4 April 2026 | 05:53

Aturan Media Sosial Anak: Meta Akhirnya Buka Suara ke Komdigi

Ana Octarin3 April 2026 | 18:53
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.