Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Cara Masak Nasi Rice Cooker Stainless Agar Pulen & Tak Kering

21 April 2026 | 14:55

Produksi AirTag di Batam Resmi Diekspor ke Amerika Serikat

21 April 2026 | 13:55

Dominasi Mobil Listrik Murni Akan Kuasai China Tahun 2040

21 April 2026 | 12:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Cara Masak Nasi Rice Cooker Stainless Agar Pulen & Tak Kering
  • Produksi AirTag di Batam Resmi Diekspor ke Amerika Serikat
  • Dominasi Mobil Listrik Murni Akan Kuasai China Tahun 2040
  • Spesifikasi Tecno Pop X 5G: HP Tangguh Baterai 6.500 mAh
  • Tablet Lenovo Y700 Gen 5 Resmi Rilis dengan Snapdragon 8 Elite
  • Chief Hardware Officer Apple: Johny Srouji Pimpin Era Baru
  • Balap Ketahanan Yamaha Gear Buktikan Durabilitas Mesin Hybrid
  • Spesifikasi Huawei Pura X Max, HP Lipat Layar 7,7 Inci Gahar
Selasa, April 21
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Otomotif » Dominasi Mobil Listrik Murni Akan Kuasai China Tahun 2040
Otomotif

Dominasi Mobil Listrik Murni Akan Kuasai China Tahun 2040

Ana OctarinAna Octarin21 April 2026 | 12:55
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Dominasi mobil listrik murni
Dominasi mobil listrik murni (Foto: www.medcom.id)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Dominasi mobil listrik murni di pasar otomotif China diperkirakan akan mencapai puncaknya pada tahun 2040 mendatang. Prediksi ini muncul seiring dengan percepatan teknologi baterai dan pergeseran preferensi konsumen di Negeri Tirai Bambu yang semakin meninggalkan kendaraan berbahan bakar fosil. Profesor Ouyang Minggao dari Tsinghua University menegaskan bahwa masa depan industri otomotif tidak lagi berada di persimpangan jalan, melainkan sudah menuju satu titik fokus yang jelas.

Dalam ajang Intelligent Electric Vehicle Development Forum yang berlangsung di Beijing baru-baru ini, Ouyang memaparkan analisis mendalam mengenai peta jalan teknologi kendaraan di masa depan. Ia melihat bahwa kendaraan jenis plug-in hybrid (PHEV) dan extended-range electric vehicle (EREV) saat ini memang tengah populer sebagai solusi transisi. Namun, seiring waktu, efisiensi yang ditawarkan oleh kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) akan mengakhiri masa kejayaan model hibrida tersebut.

Mengapa Dominasi Mobil Listrik Murni Tak Terbendung?

Faktor utama yang mendorong dominasi mobil listrik murni adalah keunggulan efisiensi energi yang sangat kontras. Ouyang menjelaskan bahwa BEV memiliki kemampuan luar biasa dalam memanfaatkan energi hijau secara optimal. Jika kita bandingkan, efisiensi penggunaan energi pada mobil listrik murni mencapai dua kali lipat lebih tinggi daripada kendaraan bertenaga hidrogen. Bahkan, angka ini melonjak hingga empat kali lipat jika kita bandingkan dengan mesin pembakaran yang menggunakan bahan bakar sintetis.

Baca Juga

  • Balap Ketahanan Yamaha Gear Buktikan Durabilitas Mesin Hybrid
  • Merek Mobil Premium di Indonesia: BMW Tegaskan Beda Kelas!

Advertisement

Pemerintah China sendiri terus mendorong standarisasi infrastruktur pengisian daya yang lebih cepat dan merata. Hal ini secara otomatis menekan kekhawatiran masyarakat mengenai jarak tempuh (range anxiety), yang selama ini menjadi alasan utama konsumen memilih PHEV. Dengan efisiensi yang semakin matang, industri otomotif China siap melakukan lompatan besar dari status produsen massal menjadi pemimpin teknologi global yang disegani.

Proyeksi Pangsa Pasar Kendaraan Energi Baru

Ouyang Minggao memaparkan target yang sangat agresif untuk memperkuat dominasi mobil listrik murni dalam dua dekade ke depan. Pada tahun 2030, pangsa pasar kendaraan energi baru (NEV) di China diprediksi melampaui angka 70 persen. Pada tahap ini, rasio antara BEV dan PHEV diperkirakan berada di angka 7:3. Angka ini menunjukkan bahwa mobil listrik murni sudah mulai meninggalkan varian hibrida di belakang.

Memasuki tahun 2035, dominasi tersebut semakin nyata dengan pangsa pasar NEV yang menembus 80 persen dan rasio BEV yang meningkat menjadi 8:2. Puncaknya pada tahun 2040, meskipun pangsa pasar NEV stabil di angka 80 persen ke atas, komposisi internalnya akan berubah drastis. Mobil listrik murni diproyeksikan menguasai pasar dengan rasio 9:1 terhadap kendaraan hibrida, menandakan berakhirnya era mesin pembakaran internal secara fungsional.

Baca Juga

  • Harley-Davidson Road Glide Limited 2026 Rilis, Harga Rp1,2 M
  • Harga BBM Nonsubsidi Terbaru Berpotensi Naik, Ini Kata Bahlil

Advertisement

Tantangan Nyata Baterai Solid-State

Meskipun optimisme terhadap dominasi mobil listrik murni sangat tinggi, Ouyang memberikan peringatan keras terkait tren baterai solid-state. Banyak produsen otomotif saat ini menggunakan isu baterai solid-state sebagai alat pemasaran untuk menarik investor dan konsumen. Padahal, teknologi ini masih menghadapi tantangan ilmiah yang sangat kompleks, terutama mengenai stabilitas kimia dan mekanik pada reaksi antarmuka sel baterai.

Ia memperkirakan bahwa baterai solid-state dengan kepadatan energi mencapai 300 Wh/kg baru akan mulai diproduksi secara komersial dalam skala terbatas menjelang tahun 2030. Saat ini, China memang memimpin dengan menguasai 44 persen paten global di bidang ini. Kapasitas produksi elektrolit sulfida pun sudah meningkat pesat, yang berhasil menekan harga dari puluhan juta yuan menjadi di bawah satu juta yuan per ton, namun jalan menuju implementasi massal masih cukup panjang.

Evolusi Keamanan dan Standar Industri

Keamanan tetap menjadi pilar utama dalam menjaga kepercayaan konsumen demi mewujudkan dominasi mobil listrik murni yang berkelanjutan. Sejarah mencatat bagaimana regulator China sangat ketat dalam hal keselamatan, seperti pelarangan penggunaan baterai ternary pada bus publik pada tahun 2014 akibat risiko kebakaran. Langkah ini kemudian memicu inovasi besar, termasuk lahirnya teknologi baterai Blade oleh BYD yang berbasis lithium iron phosphate (LFP) pada tahun 2020.

Baca Juga

  • Pajak Tahunan Mitsubishi Destinator 2026: Rincian Biaya Lengkap
  • Pajak Kendaraan Listrik Terbaru: iCar Siap Patuhi Aturan Baru

Advertisement

Ke depannya, standar keamanan baterai di China akan semakin diperketat. Fokus utama regulator adalah mewajibkan produsen menciptakan sistem baterai yang tidak hanya efisien, tetapi juga sepenuhnya tahan terhadap risiko ledakan atau kebakaran dalam kondisi ekstrem. Standar baru ini diharapkan menjadi katalisator bagi pabrikan lokal untuk terus berinovasi tanpa mengorbankan keselamatan pengguna jalan.

Dengan integrasi antara kebijakan pemerintah, inovasi sektor swasta, dan kesadaran lingkungan yang meningkat, transisi menuju transportasi bersih di China tampaknya tidak akan berbalik arah. Strategi jangka panjang yang terstruktur ini dipastikan akan mengukuhkan posisi dominasi mobil listrik murni di kancah global, sekaligus menjadikan China sebagai kiblat utama teknologi otomotif masa depan.

Baca Juga

  • Industri Kendaraan Niaga Hino Perkuat TKDN Hingga 71,85 Persen
  • iCar V23 Pro Plus Collector Series Terjual 16 Unit di Indonesia

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Baterai Solid-State Green Energy Mobil Listrik Otomotif China Teknologi Kendaraan
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleSpesifikasi Tecno Pop X 5G: HP Tangguh Baterai 6.500 mAh
Next Article Produksi AirTag di Batam Resmi Diekspor ke Amerika Serikat
Ana Octarin
  • Website

Ana Octarin adalah seorang Penulis Berita yang fokus pada teknologi, otomotif, serta tips dan trik seputar kehidupan digital. Dengan gaya bahasa yang lugas, informatif, dan mudah dipahami, Ana mampu menghadirkan konten yang tidak hanya relevan tetapi juga bermanfaat bagi pembaca. Berbekal pengalaman dalam menulis artikel SEO-friendly, Ana konsisten menyajikan berita terkini, ulasan mendalam, hingga panduan praktis yang membantu audiens tetap update dan melek teknologi.

Artikel Terkait

Balap Ketahanan Yamaha Gear Buktikan Durabilitas Mesin Hybrid

Ana Octarin21 April 2026 | 08:55

Merek Mobil Premium di Indonesia: BMW Tegaskan Beda Kelas!

Ana Octarin21 April 2026 | 04:55

Harley-Davidson Road Glide Limited 2026 Rilis, Harga Rp1,2 M

Ana Octarin21 April 2026 | 00:55

Harga BBM Nonsubsidi Terbaru Berpotensi Naik, Ini Kata Bahlil

Ana Octarin20 April 2026 | 20:55

Pajak Tahunan Mitsubishi Destinator 2026: Rincian Biaya Lengkap

Ana Octarin20 April 2026 | 15:55

Pajak Kendaraan Listrik Terbaru: iCar Siap Patuhi Aturan Baru

Ana Octarin20 April 2026 | 10:55
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Mitigasi Penyalahgunaan Nama Domain: PANDI dan TNN Kolaborasi

18 April 2026 | 12:55

Ekosistem Jaringan Asus ProArt Hadirkan Router WiFi 7 dan Switch

15 April 2026 | 00:55

Stop Jengkel! 7 Cara Ampuh Hapus Iklan di Android yang Muncul Tiba-tiba

16 Oktober 2025 | 02:08

Review Realme 16 Pro Plus 5G: Raja Baru Mid-Range April 2026

17 April 2026 | 22:55
Terbaru

Balap Ketahanan Yamaha Gear Buktikan Durabilitas Mesin Hybrid

Ana Octarin21 April 2026 | 08:55

Merek Mobil Premium di Indonesia: BMW Tegaskan Beda Kelas!

Ana Octarin21 April 2026 | 04:55

Harley-Davidson Road Glide Limited 2026 Rilis, Harga Rp1,2 M

Ana Octarin21 April 2026 | 00:55

Harga BBM Nonsubsidi Terbaru Berpotensi Naik, Ini Kata Bahlil

Ana Octarin20 April 2026 | 20:55

Pajak Tahunan Mitsubishi Destinator 2026: Rincian Biaya Lengkap

Ana Octarin20 April 2026 | 15:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.