TechnonesiaID - Tren penjualan bus Mercedes-Benz di Indonesia mencatatkan performa gemilang dengan pertumbuhan sebesar 36,9 persen untuk periode tahun 2025 hingga 2026. Pencapaian luar biasa ini terjadi di tengah dinamika industri otomotif dan tantangan ekonomi nasional yang belum sepenuhnya stabil. PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) selaku agen pemegang merek membuktikan bahwa produk mereka masih menjadi pilihan utama para pengusaha otobus
Kepercayaan pasar yang tinggi ini tercermin dari maraknya penyerahan armada baru dan kontrak pemesanan sepanjang Mei 2026. Banyak operator transportasi yang melakukan peremajaan maupun penambahan unit untuk memperkuat layanan mereka. Langkah ekspansif ini mencakup berbagai segmen layanan, mulai dari armada bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi), bus pariwisata, hingga layanan transportasi premium kelas eksekutif.
Faktor Pendorong Lonjakan Penjualan Bus Mercedes-Benz
Keberhasilan ini tidak lepas dari pesatnya pembangunan infrastruktur jalan tol di Indonesia, seperti Tol Trans-Java dan Trans-Sumatera. Konektivitas antar kota yang semakin cepat mendorong masyarakat memilih moda transportasi darat yang nyaman dan aman. Kondisi ini memaksa para operator bus untuk terus berinvestasi pada armada yang menawarkan efisiensi bahan bakar tinggi serta kenyamanan maksimal bagi penumpang selama perjalanan jauh.
Baca Juga
Advertisement
Faktor lain yang mendongkrak penjualan bus Mercedes-Benz adalah ketangguhan sasis dan mesin yang ditawarkan oleh pabrikan asal Jerman ini. Para pengusaha transportasi menilai investasi pada unit premium sangat menguntungkan untuk jangka panjang karena memiliki nilai depresiasi yang rendah. Dukungan layanan purna jual yang tersebar di berbagai wilayah strategis Indonesia juga memberikan rasa aman bagi para pemilik armada dalam menjaga kelancaran operasional harian mereka.
Berdasarkan data wholesales terbaru dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), pasar bus nasional sebenarnya masih menghadapi berbagai tantangan berat akibat fluktuasi harga bahan bakar. Namun, DCVI berhasil membalikkan keadaan dengan mencatatkan kurva pertumbuhan yang positif. Hal ini menunjukkan bahwa segmen kendaraan niaga premium memiliki daya tahan yang sangat baik terhadap dinamika ekonomi makro.
Komitmen DCVI dan Kepercayaan Operator Otobus
Naeem Hassim, Presiden Direktur PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI), menyatakan bahwa peningkatan investasi dari para operator bus menjadi sinyal positif bagi industri transportasi nasional. Menurutnya, kebutuhan akan kendaraan yang efisien dan nyaman kini menjadi prioritas utama para pelaku bisnis transportasi di tanah air untuk memenangkan persaingan pasar yang semakin ketat.
Baca Juga
Advertisement
“Kepercayaan pelanggan yang terus mengalir menjadi motivasi terbesar bagi kami untuk selalu menghadirkan solusi transportasi yang relevan. Operator membutuhkan armada yang tidak hanya efisien secara operasional, tetapi juga memberikan kenyamanan terbaik bagi penumpang serta didukung jaringan servis yang andal,” ujar Naeem Hassim dalam keterangan resminya.
Sepanjang Mei 2026, sejumlah PO besar di Indonesia tercatat melakukan transaksi penting yang turut memperkuat angka penjualan bus Mercedes-Benz di pasar domestik. Salah satunya adalah PO MTrans yang melakukan pemesanan unit Mercedes-Benz OH 1626 melalui diler PT Bagong Dekaka Makmur. Sasis OH 1626 dikenal luas memiliki keunggulan pada sistem suspensi udara (air suspension) dan ruang bagasi yang luas berkat teknologi space frame yang memudahkan modifikasi bodi.
Tak ketinggalan, PO Sinar Jaya yang merupakan salah satu raksasa transportasi darat di Indonesia juga memperkuat armadanya. Mereka memesan berbagai varian sasis tangguh, mulai dari Mercedes-Benz OH 1626 L, OF 1623 L, bus medium OF 917, hingga sasis premium tronton O500 RS 2445. Kehadiran sasis O500 RS 2445 dengan kapasitas mesin besar 450 HP ini menjadi andalan baru untuk rute jarak jauh dengan konfigurasi bus tingkat (double decker) yang mewah.
Baca Juga
Advertisement
Sejarah Panjang dan Kolaborasi Ekosistem Transportasi
Momentum pertumbuhan ini bertepatan dengan perayaan global 130 tahun perjalanan Mercedes-Benz Truck di bawah naungan Daimler Truck. Di Indonesia, momen bersejarah ini dirayakan dengan mempererat kolaborasi bersama karoseri lokal, jaringan diler, dan para operator bus. Sinergi ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem transportasi yang tidak hanya modern, tetapi juga mengedepankan aspek keselamatan aktif seperti sistem pengereman ABS dan kontrol stabilitas elektronik.
Karoseri lokal di Indonesia memegang peranan penting dalam merakit bodi bus yang dipadukan dengan sasis Mercedes-Benz. Kerja sama yang erat menghasilkan produk akhir berkualitas tinggi dengan standar keselamatan internasional yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar lokal. DCVI berkomitmen penuh untuk terus mendampingi mitra karoseri dalam mengaplikasikan teknologi terbaru pada setiap armada yang diproduksi.
Menatap masa depan, DCVI optimistis industri transportasi penumpang di Indonesia akan terus berkembang seiring dengan pulihnya sektor pariwisata pascapandemi. Dengan portofolio produk yang lengkap, efisiensi operasional yang teruji, dan inovasi teknologi ramah lingkungan, penjualan bus Mercedes-Benz diproyeksikan akan tetap memimpin pasar kendaraan niaga premium di tanah air untuk tahun-tahun mendatang.
Baca Juga
Advertisement
- Instagram : @technonesia.id
- Facebook : Technonesia ID
- X (Twitter) : @technonesia_id
- Whatsapp Channel : Technonesia.ID
- Google News : TECHNONESIA