Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kode Redeem FC Mobile 29 Maret 2026: Klaim Gems & Rank Up

29 Maret 2026 | 14:53

Kulkas Satu Pintu Sharp Tanpa Bunga Es: Solusi Dapur Modern

29 Maret 2026 | 14:22

Misteri Tengkorak Panjang Mirip Alien Terungkap Lewat Sains

29 Maret 2026 | 13:53
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kode Redeem FC Mobile 29 Maret 2026: Klaim Gems & Rank Up
  • Kulkas Satu Pintu Sharp Tanpa Bunga Es: Solusi Dapur Modern
  • Misteri Tengkorak Panjang Mirip Alien Terungkap Lewat Sains
  • Kode Redeem ML 29 Maret 2026: Klaim Skin dan Fragment Gratis
  • Dispenser Galon Bawah Hemat Listrik Denpoo DDB-49, Solusi Irit!
  • Teknologi Pendingin Ramah Lingkungan Bakal Gantikan Gas Freon
  • Bocoran Spesifikasi iPhone 18: Layar Makin Luas dan Elegan
  • Rekomendasi Blender Murah Terbaik 2026 yang Awet & Tangguh
Minggu, Maret 29
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Elektronik » Samsung QLED Inovasi Quantum Dot Ramah Lingkungan
Elektronik

Samsung QLED Inovasi Quantum Dot Ramah Lingkungan

Iphan SIphan S16 April 2025 | 10:46
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Samsung QLED Inovasi Quantum Dot Ramah Lingkungan
Samsung QLED Inovasi Quantum Dot Ramah Lingkungan
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Samsung QLED inovasi Quantum Dot ramah lingkungan, hadir dengan bebas kadmium, menawarkan kualitas gambar unggul dan ramah lingkungan.

Selama lebih dari satu dekade, Quantum Dot telah menjadi ujung tombak inovasi teknologi layar, memberikan reproduksi warna yang lebih tajam dan akurat dibandingkan material lainnya.

Puncaknya terjadi pada tahun 2015, ketika Samsung Electronics meluncurkan TV SUHD pertama di dunia yang menggunakan teknologi Quantum Dot bebas kadmium, menggantikan logam berat berbahaya yang sebelumnya umum digunakan dalam sintesis Quantum Dot.

Baca Juga

  • Kulkas Satu Pintu Sharp Tanpa Bunga Es: Solusi Dapur Modern
  • Dispenser Galon Bawah Hemat Listrik Denpoo DDB-49, Solusi Irit!

Advertisement

(Dari Kiri) Taeghwan Hyeon, Doh Chang Lee and Sanghyun Sohn
(Dari Kiri) Taeghwan Hyeon, Doh Chang Lee and Sanghyun Sohn

Keberhasilan ini langsung menyita perhatian dunia akademik. Komersialisasi TV Quantum Dot bebas kadmium tidak hanya menciptakan standar baru dalam riset dan pengembangan teknologi layar, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam penganugerahan Nobel Kimia 2023, yang mengakui pentingnya penemuan dan sintesis Quantum Dot.

Sebagai kelanjutannya, Technonesia.ID mengupas secara mendalam kontribusi revolusioner Samsung terhadap dunia akademik melalui inovasi material yang mengubah arah industri.

Awal Mula Quantum Dot dan Tantangan Kadmium

Quantum dot mulai menarik perhatian dunia ilmiah pada 1980-an, ketika para peneliti menemukan bahwa partikel nano ini memiliki sifat optik yang unik. Namun, penggunaan awalnya bergantung pada kadmium, logam berat yang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan.

Baca Juga

  • Rekomendasi Blender Murah Terbaik 2026 yang Awet & Tangguh
  • Xiaomi Pad 6S Pro 12.4: Solusi Kerja Hybrid dengan Cas 120W

Advertisement

Kadmium digunakan karena kemampuannya menghasilkan warna yang tajam dan kontras tinggi. Namun, sifat toksiknya menjadi hambatan utama dalam pengembangan teknologi ini. Uni Eropa bahkan memasukkan kadmium dalam daftar bahan berbahaya yang dibatasi penggunaannya.

 “Saya benar-benar terkesan Samsung berhasil mengomersialkan produk layar quantum dot tanpa kadmium.”

— Taeghwan Hyeon, Universitas Nasional Seoul

Baca Juga

  • Mesin Cuci Portable Low Watt Terbaik 2026 untuk Hunian Sempit
  • Dispenser Galon Bawah Polytron PWC 778: Solusi Air Higienis 2026

Advertisement

Taeghwan Hyeon, Universitas Nasional Seoul
Taeghwan Hyeon, Universitas Nasional Seoul

Samsung dan Komitmen terhadap Teknologi Ramah Lingkungan

Sejak 2001, Samsung telah berinvestasi dalam penelitian quantum dot. Mereka menyadari bahwa untuk mengkomersialkan teknologi ini, diperlukan alternatif yang lebih aman dari kadmium.

Pada 2014, Samsung berhasil mengembangkan material quantum dot bebas kadmium pertama di dunia. Setahun kemudian, mereka meluncurkan TV SUHD dengan teknologi ini, menandai era baru dalam industri layar.

Komitmen Samsung terhadap teknologi ramah lingkungan mendapat pengakuan internasional. Pada Maret 2025, SGS, lembaga sertifikasi global, mengonfirmasi bahwa lapisan film quantum dot pada TV Samsung bebas kadmium dan mematuhi standar RoHS Uni Eropa.

Baca Juga

  • Kompor Induksi Murah 2026: Pilihan Hemat Listrik Mulai 300 Ribu
  • Fitur Kamera Galaxy S26 Ultra: Revolusi AI 200MP Setara DSLR

Advertisement

1 2
Bebas Kadmium Inovasi Samsung Quantum Dot Ramah Lingkungan Samsung Samsung QLED Teknologi Layar
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleWajib Punya! 4 Headset JBL Gaming Murah dan Berkualitas
Next Article 7 Fitur Unggulan Garmin Vivoactive 6: Smartwatch Terbaik 2025!
Iphan S
  • Website

Artikel Terkait

Kulkas Satu Pintu Sharp Tanpa Bunga Es: Solusi Dapur Modern

Olin Sianturi29 Maret 2026 | 14:22

Dispenser Galon Bawah Hemat Listrik Denpoo DDB-49, Solusi Irit!

Olin Sianturi29 Maret 2026 | 12:53

Teknologi Pendingin Ramah Lingkungan Bakal Gantikan Gas Freon

Iphan S29 Maret 2026 | 12:22

Rekomendasi Blender Murah Terbaik 2026 yang Awet & Tangguh

Olin Sianturi29 Maret 2026 | 11:22

Xiaomi Pad 6S Pro 12.4: Solusi Kerja Hybrid dengan Cas 120W

Olin Sianturi29 Maret 2026 | 09:22

Mesin Cuci Portable Low Watt Terbaik 2026 untuk Hunian Sempit

Olin Sianturi29 Maret 2026 | 07:54
Pilihan Redaksi
Elektronik

Kulkas Satu Pintu Terbaik 2026: Pilihan Estetis dan Awet

Olin Sianturi26 Maret 2026 | 14:00

Kulkas satu pintu terbaik 2026 menjadi incaran utama keluarga Indonesia yang ingin mempercantik area dapur…

Misteri Kuno Lapisan Es Mencair: Dunia Masa Lalu Terungkap

26 Maret 2026 | 08:05

Rice Cooker Digital vs Manual: Mana Paling Untung di 2026?

26 Maret 2026 | 07:55

Penutupan Aplikasi Sora OpenAI: Strategi Baru Demi IPO 2026

26 Maret 2026 | 11:15

Layanan Motorist Pertamina 2026 Siaga Bantu Pemudik Kehabisan BBM

26 Maret 2026 | 07:30
Terbaru

Kulkas Satu Pintu Sharp Tanpa Bunga Es: Solusi Dapur Modern

Olin Sianturi29 Maret 2026 | 14:22

Dispenser Galon Bawah Hemat Listrik Denpoo DDB-49, Solusi Irit!

Olin Sianturi29 Maret 2026 | 12:53

Teknologi Pendingin Ramah Lingkungan Bakal Gantikan Gas Freon

Iphan S29 Maret 2026 | 12:22

Rekomendasi Blender Murah Terbaik 2026 yang Awet & Tangguh

Olin Sianturi29 Maret 2026 | 11:22

Xiaomi Pad 6S Pro 12.4: Solusi Kerja Hybrid dengan Cas 120W

Olin Sianturi29 Maret 2026 | 09:22
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.