Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Harga dan Spesifikasi Redmi Note 15 Series: HP Tahan Banting Gen Z

1 Februari 2026 | 14:48

Raja Terbaru Smartphone Dunia: Bukan HP China, Apple Kembali Dinobatkan di 2025!

1 Februari 2026 | 01:14

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

1 Februari 2026 | 00:59
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Harga dan Spesifikasi Redmi Note 15 Series: HP Tahan Banting Gen Z
  • Raja Terbaru Smartphone Dunia: Bukan HP China, Apple Kembali Dinobatkan di 2025!
  • 7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)
  • Samsung Galaxy Tab S9 FE: Tablet Premium 6 Jutaan, S Pen Gratis!
  • Tecno Spark 20 Pro Plus AMOLED: HP Layar Lengkung Harga 2 Jutaan
  • Xiaomi Sound 2 Pro: Speaker Hi-Fi 60W dengan HyperOS & Desain Bauhaus
  • HP Gaming Poco X6 Pro: Skor AnTuTu 1.4 Juta, Anti Panas!
  • Rekomendasi HP Kamera 50MP Murah Januari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
Senin, Februari 2
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Elektronik » Samsung QLED Inovasi Quantum Dot Ramah Lingkungan
Elektronik

Samsung QLED Inovasi Quantum Dot Ramah Lingkungan

Iphan SIphan S16 April 2025 | 10:46
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Samsung QLED Inovasi Quantum Dot Ramah Lingkungan
Samsung QLED Inovasi Quantum Dot Ramah Lingkungan
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Samsung QLED inovasi Quantum Dot ramah lingkungan, hadir dengan bebas kadmium, menawarkan kualitas gambar unggul dan ramah lingkungan.

Selama lebih dari satu dekade, Quantum Dot telah menjadi ujung tombak inovasi teknologi layar, memberikan reproduksi warna yang lebih tajam dan akurat dibandingkan material lainnya.

Puncaknya terjadi pada tahun 2015, ketika Samsung Electronics meluncurkan TV SUHD pertama di dunia yang menggunakan teknologi Quantum Dot bebas kadmium, menggantikan logam berat berbahaya yang sebelumnya umum digunakan dalam sintesis Quantum Dot.

Baca Juga

  • Xiaomi Sound 2 Pro: Speaker Hi-Fi 60W dengan HyperOS & Desain Bauhaus
  • 7 Bulan Pakai AC Samsung AR05TGHGATRNSE: Hemat Rp100 Ribu Tapi Ada 3 Kekurangan!

Advertisement

(Dari Kiri) Taeghwan Hyeon, Doh Chang Lee and Sanghyun Sohn
(Dari Kiri) Taeghwan Hyeon, Doh Chang Lee and Sanghyun Sohn

Keberhasilan ini langsung menyita perhatian dunia akademik. Komersialisasi TV Quantum Dot bebas kadmium tidak hanya menciptakan standar baru dalam riset dan pengembangan teknologi layar, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam penganugerahan Nobel Kimia 2023, yang mengakui pentingnya penemuan dan sintesis Quantum Dot.

Sebagai kelanjutannya, Technonesia.ID mengupas secara mendalam kontribusi revolusioner Samsung terhadap dunia akademik melalui inovasi material yang mengubah arah industri.

Awal Mula Quantum Dot dan Tantangan Kadmium

Quantum dot mulai menarik perhatian dunia ilmiah pada 1980-an, ketika para peneliti menemukan bahwa partikel nano ini memiliki sifat optik yang unik. Namun, penggunaan awalnya bergantung pada kadmium, logam berat yang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan.

Baca Juga

  • Top 3 AC Inverter Terbaik 2024: Sharp, LG, dan Gree Paling Hemat Listrik
  • 330 Watt! TCL TAC-05CSD 1/2 PK Jawara AC Paling Hemat Listrik 2024

Advertisement

Kadmium digunakan karena kemampuannya menghasilkan warna yang tajam dan kontras tinggi. Namun, sifat toksiknya menjadi hambatan utama dalam pengembangan teknologi ini. Uni Eropa bahkan memasukkan kadmium dalam daftar bahan berbahaya yang dibatasi penggunaannya.

 “Saya benar-benar terkesan Samsung berhasil mengomersialkan produk layar quantum dot tanpa kadmium.”

— Taeghwan Hyeon, Universitas Nasional Seoul

Baca Juga

  • 5 Alasan Pilih Polytron Neuva Ice PAC 05VXM, AC 0.5 PK Paling Hemat!
  • 10 Perangkat Sedot Listrik Standby, Musuh Utama Tagihan Listrik Anda

Advertisement

Taeghwan Hyeon, Universitas Nasional Seoul
Taeghwan Hyeon, Universitas Nasional Seoul

Samsung dan Komitmen terhadap Teknologi Ramah Lingkungan

Sejak 2001, Samsung telah berinvestasi dalam penelitian quantum dot. Mereka menyadari bahwa untuk mengkomersialkan teknologi ini, diperlukan alternatif yang lebih aman dari kadmium.

Pada 2014, Samsung berhasil mengembangkan material quantum dot bebas kadmium pertama di dunia. Setahun kemudian, mereka meluncurkan TV SUHD dengan teknologi ini, menandai era baru dalam industri layar.

Komitmen Samsung terhadap teknologi ramah lingkungan mendapat pengakuan internasional. Pada Maret 2025, SGS, lembaga sertifikasi global, mengonfirmasi bahwa lapisan film quantum dot pada TV Samsung bebas kadmium dan mematuhi standar RoHS Uni Eropa.

Baca Juga

  • 10 Tahun Dominasi: Mengapa Xiaomi Air Purifier Terbaik Tembus 25 Juta Unit
  • 5 Keunggulan CMF Headphone Pro: Review Harga dan Fitur ANC Terbaik

Advertisement

1 2
Bebas Kadmium Inovasi Samsung Quantum Dot Ramah Lingkungan Samsung Samsung QLED Teknologi Layar
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleWajib Punya! 4 Headset JBL Gaming Murah dan Berkualitas
Next Article 7 Fitur Unggulan Garmin Vivoactive 6: Smartwatch Terbaik 2025!
Iphan S
  • Website

Artikel Terkait

Samsung Galaxy Tab S9 FE: Tablet Premium 6 Jutaan, S Pen Gratis!

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:42

Xiaomi Sound 2 Pro: Speaker Hi-Fi 60W dengan HyperOS & Desain Bauhaus

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:27

Samsung Galaxy Tab A11 Plus 5G: Chipset Dimensity, Layar 11 Inci, dan 7 Tahun Update

Olin Sianturi6 Januari 2026 | 04:00

7 Alasan Samsung Galaxy Tab A11 Jadi Tablet Entry Level Paling Awet

Olin Sianturi6 Januari 2026 | 00:00

7 Bulan Pakai AC Samsung AR05TGHGATRNSE: Hemat Rp100 Ribu Tapi Ada 3 Kekurangan!

Olin Sianturi4 Januari 2026 | 08:00

Top 3 AC Inverter Terbaik 2024: Sharp, LG, dan Gree Paling Hemat Listrik

Olin Sianturi4 Januari 2026 | 06:00
Pilihan Redaksi
Gadget

Raja Terbaru Smartphone Dunia: Bukan HP China, Apple Kembali Dinobatkan di 2025!

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 01:14

Persaingan di pasar ponsel pintar global selalu memanas, namun laporan terbaru menunjukkan adanya pergeseran signifikan…

Rekomendasi HP Kamera 50MP Murah Januari 2026, Mulai Rp1 Jutaan

19 Januari 2026 | 01:57

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

1 Februari 2026 | 00:59

Harga dan Spesifikasi Redmi Note 15 Series: HP Tahan Banting Gen Z

1 Februari 2026 | 14:48

Tecno Spark 20 Pro Plus AMOLED: HP Layar Lengkung Harga 2 Jutaan

1 Februari 2026 | 00:35
Terbaru

Samsung Galaxy Tab S9 FE: Tablet Premium 6 Jutaan, S Pen Gratis!

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:42

Xiaomi Sound 2 Pro: Speaker Hi-Fi 60W dengan HyperOS & Desain Bauhaus

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:27

Samsung Galaxy Tab A11 Plus 5G: Chipset Dimensity, Layar 11 Inci, dan 7 Tahun Update

Olin Sianturi6 Januari 2026 | 04:00

7 Alasan Samsung Galaxy Tab A11 Jadi Tablet Entry Level Paling Awet

Olin Sianturi6 Januari 2026 | 00:00

7 Bulan Pakai AC Samsung AR05TGHGATRNSE: Hemat Rp100 Ribu Tapi Ada 3 Kekurangan!

Olin Sianturi4 Januari 2026 | 08:00
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.