3. Ekosistem Kreator Berbasis AI Mendorong Keputusan Pembelian
Tren sosial digital berikutnya adalah semakin kuatnya pengaruh kreator dalam mempengaruhi keputusan konsumen. Kreator kini bukan hanya pembuat konten, melainkan penggerak ekonomi digital yang berperan dalam penemuan product discovery, edukasi, hingga pembentukan preferensi belanja.
AI membuat ekosistem kreator semakin kuat. Teknologi ini membantu kreator memprediksi tren, menyesuaikan konten secara lebih cepat, serta mempersonalisasi rekomendasi agar relevan untuk audiens lokal. Efeknya, strategi pemasaran berbasis kreator menjadi semakin efektif untuk meningkatkan konversi penjualan.
Kemitraan afiliasi antara Facebook dan Shopee menjadi salah satu contoh transformasi ini. Kreator dapat menautkan produk Shopee dalam konten mereka dan memicu penjualan real-time melalui alur pembelian yang lebih praktis. Tren ini menunjukkan bahwa kreator akan menjadi mitra strategis yang sangat penting bagi bisnis pada 2026.
Baca Juga
Advertisement
4. Video dan Live Commerce Kian Imersif, Dorong Penjualan Mobile
Video interaktif dan live commerce masih menjadi mesin utama jual beli di dunia digital. Tidak dapat dipungkiri, format video memungkinkan pengguna merasakan pengalaman yang lebih dekat dan imersif dengan produk yang ditampilkan.
Meta mencatat bahwa hampir dua juta pengiklan kini memanfaatkan AI generatif untuk menciptakan materi video yang lebih variatif. Konten tersebut disesuaikan dengan audiens tertentu sehingga meningkatkan efektivitas iklan.
Selain itu, Meta tengah menguji fitur baru yang memungkinkan kreator menambahkan tautan produk langsung pada Reels. Penonton dapat membeli produk tanpa meninggalkan aplikasi, sehingga proses konversi menjadi lebih cepat. Dengan konsumsi konten video yang semakin dominan, bisnis dituntut untuk memprioritaskan strategi pemasaran berbasis visual pada 2026.
Baca Juga
Advertisement
5. Perdagangan Lintas Batas & Peluang Ekonomi Halal Menguat
Tren digital 2026 juga menunjukkan bahwa Asia Pasifik menjadi pusat pertumbuhan perdagangan lintas negara. Akses digital yang semakin mudah memberikan peluang besar bagi produk asal Indonesia untuk menembus pasar global, terutama di sektor ekonomi halal.
Fashion, kuliner, hingga kosmetik halal dari Indonesia dinilai memiliki daya saing tinggi dan berpotensi kuat untuk dipasarkan ke negara-negara dengan komunitas Muslim besar. Sebaliknya, konsumen dalam negeri juga mendapatkan akses lebih luas ke produk halal bersertifikat dari luar negeri. Perkembangan ini diyakini mampu memperkuat ekosistem perdagangan syariah digital di Indonesia.
Langkah Strategis agar Bisnis Tetap Kompetitif pada 2026
Untuk memastikan bisnis tetap unggul, Meta merekomendasikan lima langkah strategis yang perlu diprioritaskan:
Baca Juga
Advertisement
- Investasi pada AI untuk meningkatkan perjalanan pembelian konsumen.
- Mengintegrasikan saluran pesan (messaging) sebagai jalur utama untuk penjualan dan layanan.
- Berkolaborasi dengan kreator melalui skema afiliasi yang terukur dan transparan.
- Memaksimalkan konten video imersif, baik Live maupun Reels, sebagai motor peningkatan penjualan.
- Memperluas jangkauan lintas batas dengan memanfaatkan data untuk menemukan pasar baru.
Dengan memanfaatkan tren digital 2026 secara optimal, pelaku usaha di Indonesia dapat memperkuat hubungan dengan pelanggan, mengefisiensikan operasi bisnis, dan membuka kemungkinan ekspansi ke pasar internasional.
Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
- Instagram : @technonesia_id
- Facebook : Technonesia ID
- X (Twitter) : @technonesia_id
- Whatsapp Channel : Technonesia.ID
- Google News : TECHNONESIA