Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ponsel Gaming Lenovo Legion Siap Meluncur Mei 2026 Mendatang

14 April 2026 | 12:55

Huawei Pura 90 Pro Max Siap Rilis April 2026, Ini Speknya

14 April 2026 | 11:55

Aturan Baru Akun Roblox Berlaku, Lindungi Anak dari Predator

14 April 2026 | 10:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Ponsel Gaming Lenovo Legion Siap Meluncur Mei 2026 Mendatang
  • Huawei Pura 90 Pro Max Siap Rilis April 2026, Ini Speknya
  • Aturan Baru Akun Roblox Berlaku, Lindungi Anak dari Predator
  • Krisis Biji Plastik Otomotif Mengintai, Honda Siaga Penuh
  • Kebocoran Data Game IGRS Ungkap Plot 007: First Light
  • Harga MacBook Neo Indonesia: Laptop Apple Termurah Segera Rilis
  • Update Software Mobil Listrik BYD Tembus 200 Kali Setahun
  • Chip AI Sel Otak Manusia: Inovasi Startup TBC Atasi Krisis Energi
Selasa, April 14
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Samsung Rajai Pasar Commercial Display 17 Tahun Berturut-turut Tak Tergoyahkan!
Berita Tekno

Samsung Rajai Pasar Commercial Display 17 Tahun Berturut-turut Tak Tergoyahkan!

Olin SianturiOlin Sianturi19 Maret 2026 | 16:15
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Samsung Rajai Pasar Commercial Display 17 Tahun Berturut-turut
Samsung Rajai Pasar Commercial Display 17 Tahun Berturut-turut
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Samsung Rajai Pasar Commercial Display – Samsung kembali menegaskan dominasinya di industri teknologi display global. Berdasarkan laporan terbaru dari Omdia, perusahaan ini berhasil mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar commercial display selama 17 tahun berturut-turut hingga 2025. Capaian tersebut sekaligus memperkuat posisi Samsung sebagai pemain utama dalam solusi display untuk sektor bisnis.

Tidak hanya itu, Samsung mencatat pangsa pasar sebesar 35,2 persen berdasarkan volume penjualan unit. Angka ini menunjukkan konsistensi performa perusahaan dalam menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri.

Dominasi Pasar Display Global yang Konsisten

Sejak pertama kali meraih posisi puncak pada 2009, Samsung terus memperluas pengaruhnya di pasar display B2B. Bahkan, pada 2025 perusahaan mencetak rekor baru dengan pengiriman lebih dari 2,5 juta unit display komersial ke seluruh dunia.

Baca Juga

  • Aturan Baru Akun Roblox Berlaku, Lindungi Anak dari Predator
  • Chip AI Sel Otak Manusia: Inovasi Startup TBC Atasi Krisis Energi

Advertisement

Di sisi lain, pertumbuhan ini tidak terjadi secara instan. Samsung secara konsisten mengembangkan teknologi digital signage yang menggabungkan kecanggihan hardware dengan solusi berbasis cloud dan kecerdasan buatan (AI).

Akibatnya, produk-produk Samsung kini banyak digunakan di berbagai sektor. Mulai dari ritel, korporasi, pendidikan, hingga industri perhotelan, semuanya memanfaatkan teknologi display untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.

Inovasi Digital Signage Samsung Semakin Canggih

Sebagai bagian dari strategi mempertahankan posisi, Samsung terus menghadirkan inovasi baru. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Samsung Spatial Signage.

Baca Juga

  • Ancaman Siber Model AI Mythos Picu Peringatan Darurat Global
  • Penanganan Kejahatan Digital Dipercepat Lewat Sinergi Komdigi-Polri

Advertisement

Teknologi ini memungkinkan tampilan konten 3D yang imersif dalam desain yang sangat ramping. Dengan ketebalan hanya 52 mm, perangkat ini mampu memberikan pengalaman visual yang lebih hidup dan menarik.

Tak heran, inovasi ini berhasil meraih penghargaan bergengsi seperti CES 2026 Innovation Award dan iF Design Award 2026. Ke depannya, Samsung juga berencana memperluas lini produk ini dengan berbagai ukuran tambahan.

Inovasi Ramah Lingkungan Jadi Fokus Baru

Selain fokus pada performa, Samsung juga mulai menaruh perhatian besar pada aspek keberlanjutan. Salah satu langkah konkretnya adalah menghadirkan lini Color E-Paper.

Baca Juga

  • Proyek Golden Dome Trump: Perisai Rudal AS Mulai Dibangun
  • Bocoran desain kacamata pintar Apple terungkap, siap tantang Meta

Advertisement

Produk ini dirancang sebagai alternatif poster konvensional yang lebih hemat energi. Bahkan, model 13 inci dari Color E-Paper menjadi display komersial pertama yang menggunakan bio-resin berbasis fitoplankton.

Menariknya, material tersebut terdiri dari 45 persen plastik daur ulang dan 10 persen bio-resin. Hasilnya, emisi karbon dapat dikurangi lebih dari 40 persen dibandingkan material plastik berbasis minyak bumi.

Dengan demikian, Samsung tidak hanya berinovasi dari sisi teknologi, tetapi juga dari aspek lingkungan.

Baca Juga

  • Fosil Gajah Purba Bumiayu Berusia 1,8 Juta Tahun Ditemukan
  • Penemuan Spesies Langka di Papua yang Dikira Punah 6.000 Tahun

Advertisement

Lini Display Ultra Besar untuk Kebutuhan Bisnis

Selain produk inovatif, Samsung juga memperluas portofolio display berukuran besar. Produk ini dirancang khusus untuk kebutuhan bisnis berskala besar yang membutuhkan dampak visual tinggi.

Beberapa di antaranya termasuk display berukuran 105 inci hingga 115 inci. Bahkan, Samsung juga tengah menyiapkan papan iklan Micro RGB berukuran 130 inci yang akan segera diluncurkan.

Dengan pilihan ukuran yang semakin beragam, perusahaan dapat menjangkau lebih banyak kebutuhan industri, mulai dari ruang konferensi hingga media periklanan digital.

Baca Juga

  • Cahaya Misterius di Langit Bali Ternyata Roket China Jielong-3
  • Pendaftaran Chip Otak Neuralink Resmi Dibuka untuk Umum

Advertisement

Integrasi AI Perkuat Ekosistem Display Samsung

Tidak hanya menghadirkan perangkat keras, Samsung juga memperkuat ekosistem digitalnya. Salah satu langkah strategisnya adalah melalui platform Samsung VXT.

Platform ini memungkinkan pengelolaan perangkat dan konten secara jarak jauh dengan lebih efisien. Selain itu, Samsung juga menghadirkan AI Studio, sebuah aplikasi yang memungkinkan pembuatan konten video signage hanya dari satu gambar produk.

Dengan kata lain, integrasi AI ini membantu bisnis menghemat waktu sekaligus meningkatkan kualitas konten visual mereka.

Baca Juga

  • Orangutan Tapanuli Terancam Punah Akibat Habitat yang Menyusut
  • Isolasi Internet Rusia Global Semakin Ketat Mengancam Warga

Advertisement

Strategi Samsung Menjawab Kebutuhan Bisnis Modern

Menurut perwakilan Samsung, keberhasilan selama 17 tahun ini tidak lepas dari komitmen perusahaan dalam memahami kebutuhan pelanggan B2B.

Seiring dengan perkembangan zaman, kebutuhan bisnis memang terus berubah. Oleh karena itu, perusahaan dituntut untuk menghadirkan teknologi yang tidak hanya canggih, tetapi juga mudah digunakan dan efisien.

Melalui berbagai inovasi tersebut, Samsung berupaya menghadirkan solusi display yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menciptakan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna.

Baca Juga

  • Larangan Media Sosial Anak Sasar 70 Juta Warga Indonesia
  • Material Chip AI Ajinomoto Jadi Kunci Industri Masa Depan

Advertisement

Samsung Rajai Pasar Commercial Display dan Tak Tergoyahkan

Secara keseluruhan, dominasi Samsung di pasar commercial display bukanlah kebetulan. Kombinasi antara inovasi teknologi, integrasi AI, dan komitmen terhadap keberlanjutan menjadi kunci utama keberhasilan mereka.

Ke depan, dengan strategi yang semakin matang dan portofolio produk yang terus berkembang, Samsung diprediksi akan tetap menjadi pemain utama dalam industri display global.

Dengan demikian, posisi No. 1 selama 17 tahun bukan hanya pencapaian, tetapi juga bukti nyata konsistensi inovasi yang terus dijaga.

Baca Juga

  • Insiden Pengeboman Rumah Sam Altman: Bos OpenAI Akui Banyak Salah
  • Kualitas Hidup Masyarakat Indonesia Tertinggi di Dunia Versi Harvard

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
CES 2026 Samsung Samsung Commercial Display
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleQRIS Cross Border Jepang Indonesia Resmi Berlaku bagi Turis
Next Article Update ColorOS 16 OPPO A3 5G Berbasis Android 16 Mulai Dirilis
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Aturan Baru Akun Roblox Berlaku, Lindungi Anak dari Predator

Ana Octarin14 April 2026 | 10:55

Chip AI Sel Otak Manusia: Inovasi Startup TBC Atasi Krisis Energi

Iphan S14 April 2026 | 05:55

Ancaman Siber Model AI Mythos Picu Peringatan Darurat Global

Iphan S14 April 2026 | 01:55

Penanganan Kejahatan Digital Dipercepat Lewat Sinergi Komdigi-Polri

Iphan S13 April 2026 | 20:55

Proyek Golden Dome Trump: Perisai Rudal AS Mulai Dibangun

Ana Octarin13 April 2026 | 15:55

Bocoran desain kacamata pintar Apple terungkap, siap tantang Meta

Ana Octarin13 April 2026 | 10:55
Pilihan Redaksi
Otomotif

Harga Mobil Sedan Toyota April 2026: Cek Daftar Lengkapnya

Ana Octarin13 April 2026 | 09:55

Harga Mobil Sedan Toyota pada bulan April 2026 menunjukkan tren yang stabil meskipun pasar otomotif…

Dell Pro 5 Micro Panther Lake: Mini PC Workstation Terbaru

11 April 2026 | 04:55

Flashdisk ChromeOS Flex Google: Solusi Murah Laptop Lawas

10 April 2026 | 23:55

Blender Philips Terbaik 2026: Rekomendasi Awet untuk Jus dan Bumbu

13 April 2026 | 11:55

Kendaraan Komersial Listrik Foton: Solusi Mobilitas Bisnis

9 April 2026 | 11:55
Terbaru

Aturan Baru Akun Roblox Berlaku, Lindungi Anak dari Predator

Ana Octarin14 April 2026 | 10:55

Chip AI Sel Otak Manusia: Inovasi Startup TBC Atasi Krisis Energi

Iphan S14 April 2026 | 05:55

Ancaman Siber Model AI Mythos Picu Peringatan Darurat Global

Iphan S14 April 2026 | 01:55

Penanganan Kejahatan Digital Dipercepat Lewat Sinergi Komdigi-Polri

Iphan S13 April 2026 | 20:55

Proyek Golden Dome Trump: Perisai Rudal AS Mulai Dibangun

Ana Octarin13 April 2026 | 15:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.