Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

5 Juni 2026 | 13:02

Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar

4 Juni 2026 | 07:27

HP Paling Laris di Dunia 2026, Apple dan Samsung Berkuasa

3 Juni 2026 | 05:22
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara
  • Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar
  • HP Paling Laris di Dunia 2026, Apple dan Samsung Berkuasa
  • Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?
  • Komunitas Supermoto Makassar Jelajahi Wisata Ikonik Sulsel
  • Inovasi Gigabyte Computex 2026: Era Baru Teknologi AI
  • HP Gaming Terbaik 2026: 6 Pilihan Performa Monster Rp2 Jutaan
  • Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota
Jumat, Juni 19
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Gadget » Tren iPod Kembali Populer 2026: Alasan Gen Z Berburu Gadget Lawas
Gadget

Tren iPod Kembali Populer 2026: Alasan Gen Z Berburu Gadget Lawas

Olin SianturiOlin Sianturi4 Mei 2026 | 11:55
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Tren iPod kembali populer
Tren iPod kembali populer (Foto: www.medcom.id)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Tren iPod kembali populer di tahun 2026 mengejutkan banyak pihak, mengingat Apple telah resmi menghentikan produksi perangkat ini sejak 2022 silam. Meski teknologi smartphone sudah sangat canggih, nyatanya pemutar musik ikonik ini justru kembali menjadi incaran utama di pasar barang bekas. Fenomena ini muncul sebagai bentuk kerinduan masyarakat terhadap perangkat yang memiliki fungsi spesifik dan sederhana.

Generasi Z menjadi penggerak utama di balik bangkitnya perangkat retro ini. Mereka mulai meninggalkan ketergantungan pada smartphone yang penuh dengan gangguan notifikasi. iPod menawarkan pelarian instan bagi mereka yang ingin menikmati melodi tanpa interupsi dari pesan singkat, email pekerjaan, atau godaan media sosial yang tiada habisnya.

Secara historis, iPod merupakan perangkat revolusioner yang pertama kali menyapa dunia pada tahun 2001 di bawah kepemimpinan Steve Jobs. Perangkat ini mengubah cara manusia mengonsumsi musik dengan jargon terkenalnya, “seribu lagu dalam saku Anda”. Selama dua dekade, berbagai varian seperti iPod Classic yang menggunakan click wheel hingga iPod Touch yang mirip iPhone telah menemani jutaan pecinta musik di seluruh dunia.

Baca Juga

  • Inovasi Gigabyte Computex 2026: Era Baru Teknologi AI
  • Tablet Gaming Xiaomi Pad Mini Hadir dengan Layar 3K 165Hz

Advertisement

Mengapa Tren iPod Kembali Populer di Era Digital?

Ada beberapa faktor mendasar yang menjelaskan mengapa tren iPod kembali populer di tengah dominasi layanan streaming seperti Spotify dan Apple Music. Salah satu alasan terkuat adalah keinginan untuk melakukan detoks digital. Banyak anak muda merasa lelah dengan algoritma platform streaming yang terus-menerus mendikte selera musik mereka berdasarkan data pencarian.

Dengan menggunakan iPod, pengguna kembali memegang kendali penuh atas perpustakaan musik mereka. Mereka harus memilih, mengunduh, dan menyusun daftar putar secara manual melalui komputer. Proses kurasi mandiri ini memberikan kepuasan tersendiri yang tidak bisa ditemukan pada layanan berbasis langganan yang serba otomatis dan penuh iklan.

Selain faktor psikologis, kebijakan institusi pendidikan juga turut berperan. Beberapa sekolah menengah dan universitas kini menerapkan aturan ketat terkait penggunaan smartphone di lingkungan kampus. Karena iPod tidak memiliki fitur seluler atau akses internet yang luas, perangkat ini sering kali menjadi satu-satunya gadget hiburan yang tetap mendapatkan izin untuk digunakan oleh para siswa.

Baca Juga

  • Gadget Wearable Xiaomi Terbaru Resmi Hadir di Indonesia
  • Spesifikasi Xiaomi 17T Series Resmi Indonesia, Kamera Leica!

Advertisement

Kualitas audio juga menjadi pertimbangan bagi kelompok audiophile. Banyak pengguna yang memodifikasi iPod Classic lawas mereka dengan mengganti hard drive lama menjadi penyimpanan SSD yang lebih cepat dan besar. Dengan kapasitas penyimpanan hingga terabyte, mereka dapat menyimpan ribuan file musik berkualitas tinggi tanpa kompresi (lossless) yang memberikan pengalaman mendengarkan musik jauh lebih jernih dibandingkan streaming standar.

Laporan dari berbagai platform jual beli internasional memperkuat bukti bahwa tren iPod kembali populer saat ini. Data dari situs eBay menunjukkan lonjakan pencarian yang signifikan untuk model iPod Classic generasi kelima dan ketujuh. Minat yang tinggi ini secara otomatis mengerek harga pasar, di mana unit dengan kondisi fisik yang mulus bisa terjual dengan harga dua kali lipat lebih mahal dibanding tahun sebelumnya.

Peningkatan permintaan ini juga mencakup model iPod Nano dan iPod Shuffle yang ukurannya sangat mungil. Perangkat-perangkat kecil ini kembali diminati oleh para pelari dan penggemar olahraga karena bobotnya yang ringan dan daya tahan baterainya yang tangguh. Mereka tidak perlu khawatir menjatuhkan smartphone mahal saat sedang beraktivitas fisik yang berat.

Baca Juga

  • Hp Huawei P30 Bekas Masih Diburu di 2026, Ini Alasannya
  • tablet Redmi Pad 2 9.7 Resmi di Indonesia, Harga 2 Jutaan

Advertisement

Di pasar lokal, para kolektor gadget mulai berburu unit-unit langka di toko barang antik maupun komunitas online. Banyak dari mereka melihat iPod bukan sekadar alat pemutar musik, melainkan sebuah karya seni desain industri yang memiliki nilai investasi tinggi di masa depan. Estetika minimalis khas Apple pada era 2000-an dianggap memiliki daya tarik visual yang tak lekang oleh waktu.

Kemunculan kembali gadget lawas ini juga berkaitan erat dengan tren gaya hidup Y2K yang sedang menjamur. Penggunaan iPod dianggap sebagai pernyataan gaya atau fashion statement yang membedakan penggunanya dari massa. Memegang iPod dengan kabel earphone putih yang menjuntai kini dianggap jauh lebih keren dan autentik dibandingkan menggunakan earphone nirkabel yang tampak seragam.

Secara keseluruhan, fenomena tren iPod kembali populer membuktikan bahwa teknologi tidak selalu harus tentang konektivitas tanpa batas. Terkadang, keterbatasan justru menjadi kemewahan baru di dunia yang sudah terlalu bising dengan informasi. iPod berhasil memberikan ruang privat bagi pendengarnya untuk benar-benar meresapi setiap nada tanpa gangguan sedikit pun.

Baca Juga

  • Ponsel Layar Lipat Mewah Vertu AlphaFold Resmi Dirilis
  • Layar E Ink berwarna LG 32 Inci Meluncur, Sangat Hemat Daya

Advertisement

Melihat antusiasme yang terus meningkat, bukan tidak mungkin pasar aksesoris pihak ketiga akan kembali memproduksi komponen pendukung untuk iPod. Dukungan komunitas modifikasi yang kuat memastikan bahwa perangkat yang sempat dianggap “mati” ini akan tetap hidup untuk waktu yang lama. Keberadaan tren iPod kembali populer menjadi pengingat bahwa fungsionalitas yang sederhana sering kali memenangkan hati pengguna di tengah kerumitan teknologi modern.


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Apple Gadget Retro Gen Z iPod Musik Digital
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleKulkas Toshiba GR-B25ISP Terbaik: Hemat Listrik & Bebas Bau
Next Article Klasemen MPL ID S17 Week 6: Onic Lolos, RRQ Hoshi Terancam
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Inovasi Gigabyte Computex 2026: Era Baru Teknologi AI

Olin Sianturi3 Juni 2026 | 03:07

Tablet Gaming Xiaomi Pad Mini Hadir dengan Layar 3K 165Hz

Olin Sianturi3 Juni 2026 | 00:07

Gadget Wearable Xiaomi Terbaru Resmi Hadir di Indonesia

Olin Sianturi2 Juni 2026 | 21:07

Spesifikasi Xiaomi 17T Series Resmi Indonesia, Kamera Leica!

Olin Sianturi2 Juni 2026 | 18:07

Hp Huawei P30 Bekas Masih Diburu di 2026, Ini Alasannya

Olin Sianturi2 Juni 2026 | 14:22

tablet Redmi Pad 2 9.7 Resmi di Indonesia, Harga 2 Jutaan

Olin Sianturi2 Juni 2026 | 11:22
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

5 Juni 2026 | 13:02

4 Cara Mudah Lacak Lokasi Orang Lewat WhatsApp & Google Maps

5 Desember 2025 | 13:18

Ponsel Layar Lipat Mewah Vertu AlphaFold Resmi Dirilis

2 Juni 2026 | 08:22

5 Fakta Mengejutkan Penemuan Harta Karun Emas Rp 1.358 T di China

27 Oktober 2025 | 08:38
Terbaru

Inovasi Gigabyte Computex 2026: Era Baru Teknologi AI

Olin Sianturi3 Juni 2026 | 03:07

Tablet Gaming Xiaomi Pad Mini Hadir dengan Layar 3K 165Hz

Olin Sianturi3 Juni 2026 | 00:07

Gadget Wearable Xiaomi Terbaru Resmi Hadir di Indonesia

Olin Sianturi2 Juni 2026 | 21:07

Spesifikasi Xiaomi 17T Series Resmi Indonesia, Kamera Leica!

Olin Sianturi2 Juni 2026 | 18:07

Hp Huawei P30 Bekas Masih Diburu di 2026, Ini Alasannya

Olin Sianturi2 Juni 2026 | 14:22
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.