TechnonesiaID - Kehadiran mobil listrik Honda Super-One di pasar otomotif Jepang langsung menarik perhatian para pencinta kendaraan ramah lingkungan. Honda secara resmi meluncurkan mobil mungil ini untuk memenuhi kebutuhan mobilitas perkotaan yang dinamis dan efisien. Mengusung konsep kei-car modern, kendaraan ini siap menjadi penantang baru di segmen mobil listrik kompak global.
Honda mengembangkan model ini dari platform N-Series yang sangat populer di Jepang, seperti Honda N-Box. Namun, pabrikan berlogo ‘H’ ini merancang mobil listrik Honda Super-One dengan berbagai penyempurnaan khusus untuk mengoptimalkan karakter kendaraan listrik masa depan. Perubahan paling mencolok terlihat pada sasis yang kini lebih lebar dan ground clearance yang lebih rendah guna meningkatkan stabilitas saat bermanuver di tikungan tajam. Desain aerodinamis ini juga membantu meminimalkan hambatan angin saat melaju di jalan bebas hambatan.
Keunggulan Fitur dan Mode Berkendara Mobil Listrik Honda Super-One
Untuk memberikan pengalaman berkendara yang personal, Honda menyematkan lima pilihan mode berkendara yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengemudi. Mode tersebut meliputi Econ, City, Normal, Sport, dan Boost. Masing-masing mode menawarkan karakteristik penyaluran tenaga dan efisiensi baterai yang berbeda.
Baca Juga
Advertisement
Berikut adalah rincian karakteristik dari kelima mode berkendara tersebut:
- Econ Mode: Mengoptimalkan konsumsi daya baterai dengan membatasi sistem kelistrikan non-esensial demi memperpanjang jarak tempuh kendaraan secara maksimal.
- City Mode: Mengaktifkan fitur Single Pedal Control yang memudahkan akselerasi dan deselerasi hanya dengan satu pedal gas untuk kenyamanan di jalan macet.
- Normal Mode: Menyajikan performa standar untuk harian dengan output tenaga yang dibatasi pada angka 63 hp (daya kuda) agar konsumsi energi tetap seimbang.
- Sport Mode: Meningkatkan respons pedal akselerator secara instan serta memberikan bobot kemudi yang lebih mantap untuk sensasi berkendara dinamis.
- Boost Mode: Membuka potensi penuh motor listrik hingga mampu menghasilkan tenaga maksimal mencapai 94 hp untuk akselerasi yang lebih agresif.
Sensasi Transmisi Manual Virtual dan Suara Khas Mesin Bensin
Salah satu inovasi paling menarik pada kendaraan ini adalah hadirnya simulasi transmisi tujuh percepatan. Pengemudi dapat merasakan sensasi perpindahan gigi layaknya mobil konvensional melalui paddle shift di balik kemudi. Pengalaman sporty ini semakin lengkap berkat fitur Active Sound Control yang menghasilkan suara mesin bensin buatan di dalam kabin. Langkah inovatif ini diambil untuk menjembatani transisi para pencinta mobil konvensional yang ingin beralih ke era elektrifikasi tanpa kehilangan kesenangan berkendara.
Kabin Premium dengan Sentuhan Audio Bose
Masuk ke bagian dalam, kabin mobil listrik Honda Super-One juga dirancang sangat mewah dengan aura sporty yang kental berkat penggunaan jok model bucket seat. Di tengah dasbor, terdapat layar sentuh infotainment berukuran 9 inci yang sudah terintegrasi dengan layanan Google built-in untuk kemudahan navigasi dan hiburan. Pengemudi bisa mengakses peta digital hingga asisten suara Google Assistant secara langsung tanpa perlu menghubungkan ponsel pintar.
Baca Juga
Advertisement
Kenyamanan audio juga menjadi prioritas utama Honda pada model ini. Sistem hiburan didukung oleh audio premium dari Bose yang terdiri dari delapan speaker berkualitas tinggi. Tidak ketinggalan, sebuah subwoofer berkapasitas 13,1 liter ditempatkan secara rapi di area bagasi untuk menghasilkan dentuman bas yang bertenaga tanpa mengorbankan kapasitas penyimpanan barang.
Daya Jelajah dan Pengisian Cepat
Bicara soal performa baterai, mobil ini menggendong baterai berkapasitas 29,6 kWh yang cukup tangguh untuk ukuran mobil listrik kompak. Berdasarkan pengujian standar WLTP, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 274 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh. Jarak tempuh ini tentu sangat ideal untuk kebutuhan komuter harian di area perkotaan padat seperti Jakarta atau Surabaya.
Untuk pengisian daya, Honda sudah melengkapinya dengan teknologi pengisian cepat (fast charging). Pengemudi hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit saja untuk mengisi daya baterai dari posisi 10 persen hingga 80 persen menggunakan charger DC. Selain itu, fitur one-pedal driving pada mode City juga membantu memulihkan energi baterai melalui sistem pengereman regeneratif yang cerdas.
Baca Juga
Advertisement
Peluang Masuk ke Pasar Indonesia
Di negara asalnya, kendaraan ramah lingkungan ini dibanderol dengan harga mulai dari 3.390.200 yen, atau setara dengan Rp382 jutaan. Jika masuk ke Indonesia, mobil ini tentu akan bersaing ketat dengan Wuling Air EV dan Seres E1 yang saat ini mendominasi pasar mobil listrik kompak tanah air. Konsumen Indonesia dikenal sangat menyukai mobil berdimensi ringkas karena kepraktisannya di jalanan perkotaan yang padat.
Hingga saat ini, PT Honda Prospect Motor (HPM) selaku agen pemegang merek Honda di Indonesia belum memberikan pernyataan resmi mengenai peluncuran model ini. HPM tampaknya masih berfokus pada transisi teknologi hibrida (e:HEV) sebelum benar-benar meluncurkan kendaraan listrik murni berbasis baterai secara massal. Namun, melihat tren EV yang terus tumbuh, kehadiran mobil listrik Honda Super-One tentu sangat dinantikan oleh konsumen di tanah air yang menginginkan kendaraan perkotaan yang canggih, bertenaga, dan efisien.
Baca Juga
Advertisement
- Instagram : @technonesia.id
- Facebook : Technonesia ID
- X (Twitter) : @technonesia_id
- Whatsapp Channel : Technonesia.ID
- Google News : TECHNONESIA