TechnonesiaID - Tren Gen Z liburan singkat kini semakin terlihat di Indonesia. Berdasarkan laporan terbaru Agoda Travel Outlook 2026, generasi muda ini cenderung memilih perjalanan dengan durasi pendek, tetapi dilakukan lebih sering sepanjang tahun.
Jika sebelumnya liburan panjang menjadi pilihan utama, kini pola tersebut mulai bergeser. Gen Z lebih mengutamakan fleksibilitas dan kemudahan dalam merencanakan perjalanan. Dengan begitu, traveling bisa disesuaikan dengan jadwal kerja, kuliah, maupun aktivitas sehari-hari.
Selain itu, perubahan gaya hidup ini juga dipengaruhi oleh kebutuhan untuk tetap produktif tanpa harus mengorbankan waktu berlibur. Oleh karena itu, perjalanan singkat dianggap sebagai solusi paling realistis.
Baca Juga
Advertisement
Agoda Travel Outlook 2026 Soroti Perubahan Pola Wisata
Temuan ini berasal dari Agoda Travel Outlook 2026, yang menyoroti perilaku wisatawan Gen Z di berbagai negara Asia, termasuk Indonesia.
Menariknya, laporan tersebut menunjukkan bahwa sekitar 80% Gen Z Indonesia berencana melakukan perjalanan antara empat hingga lebih dari 11 kali dalam setahun. Angka ini tergolong tinggi dan menunjukkan bahwa traveling telah menjadi bagian dari gaya hidup.
Sementara itu, sekitar 90% responden memilih durasi perjalanan antara satu hingga tujuh hari. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata Gen Z di Asia yang berada di angka 86%.
Baca Juga
Advertisement
Dengan kata lain, Gen Z Indonesia lebih aktif bepergian, tetapi dalam waktu yang lebih singkat.
Wisata Domestik Gen Z Semakin Diminati
Tidak hanya soal durasi, pilihan destinasi juga mengalami perubahan. Wisata domestik Gen Z kini menjadi pilihan utama.
Sebanyak 85% responden mengaku lebih memilih bepergian di dalam negeri. Angka ini bahkan menjadi yang tertinggi dibandingkan negara lain dalam survei yang sama.
Baca Juga
Advertisement
Tren ini menunjukkan bahwa Gen Z mulai melihat Indonesia sebagai destinasi yang tidak kalah menarik dibanding luar negeri. Selain lebih praktis, perjalanan domestik juga menawarkan kenyamanan dan efisiensi biaya.
Di sisi lain, kemudahan akses transportasi serta banyaknya pilihan destinasi turut mendorong minat ini semakin meningkat.
Fokus pada Pengalaman Jadi Alasan Utama Traveling
Selain frekuensi dan destinasi, alasan traveling Gen Z juga mengalami perubahan. Kini, mereka lebih fokus pada pengalaman yang ingin didapatkan.
Baca Juga
Advertisement
Berdasarkan data Agoda, sekitar 40% Gen Z memilih aktivitas luar ruang sebagai tujuan utama. Kemudian, 25% tertarik pada wisata kuliner, sementara 20% ingin mengeksplorasi budaya lokal.
Hal ini menunjukkan bahwa Gen Z tidak sekadar bepergian untuk bersantai. Sebaliknya, mereka ingin mendapatkan pengalaman yang bermakna dan relevan dengan minat pribadi.
Dengan demikian, pemilihan destinasi pun menjadi lebih spesifik. Mereka akan memilih tempat yang bisa memberikan pengalaman sesuai ekspektasi, baik itu petualangan, relaksasi, maupun eksplorasi budaya.
Baca Juga
Advertisement
Perjalanan Bersama Tetap Jadi Pilihan Favorit
Meski dikenal sebagai generasi yang mandiri, Gen Z Indonesia ternyata masih lebih sering bepergian bersama orang terdekat.
Laporan Agoda mengungkapkan bahwa perjalanan bersama pasangan dan keluarga masih mendominasi. Sementara itu, perjalanan solo maupun bersama teman tidak menjadi pilihan utama.
Fenomena ini menunjukkan bahwa nilai kebersamaan tetap penting bagi Gen Z. Traveling tidak hanya menjadi sarana eksplorasi, tetapi juga momen untuk mempererat hubungan sosial.
Baca Juga
Advertisement
Agoda Ungkap Tren Gen Z Liburan Singkat dan Dukung Tren Ini
Menanggapi tren ini, Agoda melihat peluang besar dalam mendukung kebutuhan traveling Gen Z.
Gede Gunawan, Senior Country Director Agoda Indonesia, menyebut bahwa meningkatnya minat terhadap destinasi domestik mencerminkan kekayaan pengalaman yang dimiliki Indonesia.
Menurutnya, Gen Z tidak hanya ingin bepergian, tetapi juga mencari petualangan baru yang lebih personal. Oleh karena itu, Agoda menghadirkan berbagai pilihan layanan yang memudahkan pengguna dalam merencanakan perjalanan.
Baca Juga
Advertisement
Saat ini, Agoda menawarkan lebih dari 6 juta akomodasi, 130.000 rute penerbangan, serta 300.000 aktivitas di seluruh dunia. Semua layanan ini dapat diakses dalam satu platform.
Dengan demikian, pengguna dapat merencanakan perjalanan secara lebih praktis dan fleksibel, sesuai dengan preferensi masing-masing.
Gaya Traveling Gen Z Diprediksi Terus Berkembang
Melihat tren yang ada, gaya traveling Gen Z diperkirakan akan terus berkembang ke arah yang lebih fleksibel dan personal.
Baca Juga
Advertisement
Perjalanan tidak lagi harus panjang atau mahal. Sebaliknya, yang terpenting adalah pengalaman yang didapatkan.
Selain itu, teknologi juga akan memainkan peran penting dalam mendukung gaya traveling ini. Platform digital seperti Agoda memungkinkan pengguna untuk merencanakan perjalanan dengan lebih mudah dan cepat.
Liburan Singkat Jadi Tren Baru Gen Z
Secara keseluruhan, tren Gen Z liburan singkat menunjukkan perubahan besar dalam cara generasi muda menikmati perjalanan.
Baca Juga
Advertisement
Dengan frekuensi yang lebih sering, durasi yang lebih pendek, serta fokus pada pengalaman, traveling kini menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Di sisi lain, meningkatnya minat terhadap wisata domestik juga menjadi sinyal positif bagi industri pariwisata Indonesia.
Jika tren ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin destinasi lokal akan semakin berkembang dan menjadi pilihan utama bagi generasi muda di masa depan.
Baca Juga
Advertisement
- Instagram : @technonesia.id
- Facebook : Technonesia ID
- X (Twitter) : @technonesia_id
- Whatsapp Channel : Technonesia.ID
- Google News : TECHNONESIA