TechnonesiaID - Tim reli wanita Indonesia kini resmi terbentuk di bawah bendera Woman Rally Team (WRT) untuk mendobrak dominasi pria di kancah motorsport nasional. Inisiatif luar biasa ini lahir dari tangan dingin pereli legendaris tanah air, Rifat Sungkar. Tiga srikandi muda berbakat, yaitu Diva Zahra, Larasati, dan Patricia Revalina, siap menjadi ujung tombak tim ini di berbagai kejuaraan mendatang.
Langkah ini menandai babak baru dalam sejarah otomotif Indonesia. Selama ini, partisipasi perempuan dalam ajang balap ketahanan dan kecepatan sering kali dipandang sebelah mata. Namun, kehadiran WRT membuktikan bahwa pembalap wanita memiliki kapasitas fisik, mental, dan teknik yang setara untuk bersaing di sirkuit ekstrem.
Sejarah mencatat beberapa nama besar pembalap wanita seperti Alexandra Asmasoebrata di balap formula dan Alinka Hardianti di ajang slalom serta drifting. Namun, kehadiran WRT di kancah reli memberikan warna baru yang lebih spesifik. Olahraga reli menuntut kekuatan fisik ekstra dan konsentrasi tinggi selama berjam-jam di medan tanah maupun aspal yang tidak menentu.
Baca Juga
Advertisement
Visi Besar di Balik Layar Tim Reli Wanita Indonesia
Rifat Sungkar tidak membentuk tim ini secara instan. Selama tiga tahun terakhir, ia secara konsisten mementori Diva Zahra di berbagai ajang Sprint Rally nasional. Konsistensi performa Diva di atas lintasan menjadi fondasi kuat yang meyakinkan Rifat untuk meluncurkan proyek jangka panjang ini.
Kehadiran tim reli wanita Indonesia ini menjadi angin segar sekaligus bukti nyata bahwa gender bukan halangan untuk mengukir prestasi di lintasan ekstrem. WRT mengusung misi besar untuk menjadi wadah pembinaan jangka panjang. Mereka berkomitmen melahirkan generasi baru pembalap wanita yang kompetitif di level nasional hingga internasional.
“Saya melihat langsung dedikasi dan perkembangan luar biasa dari para pembalap ini, khususnya Diva di ajang Sprint Rally. Perempuan Indonesia memiliki potensi yang sangat kompetitif di dunia reli,” ujar Rifat Sungkar dengan nada optimis. Ia menegaskan bahwa WRT hadir untuk membuka jalan bagi para perempuan muda yang ingin terjun ke dunia motorsport.
Baca Juga
Advertisement
Warisan Legendaris dan Inspirasi dari Sosok Ibu
Inspirasi pembentukan Woman Rally Team ini ternyata tidak lepas dari sosok ibu kandung Rifat, Kamaria Ekawanti Gondokoesoemo. Wanita yang akrab disapa Ria Sungkar tersebut merupakan legenda hidup yang telah aktif di dunia reli sejak tahun 1972. Kiprahnya yang bertahan hingga era 2000-an menjadi bukti otentik ketangguhan wanita di balik kemudi.
Perjuangan tim reli wanita Indonesia ini juga mendapat suntikan moral dari sejarah panjang keluarga Rifat Sungkar sendiri. Warisan semangat dari Ria Sungkar menjadi bahan bakar bagi Diva, Larasati, dan Patricia untuk terus melaju kencang tanpa ragu.
Target Juara di Kejurnas Sprint Rally 2026
Tantangan besar sudah menanti di depan mata. WRT telah mengonfirmasi keikutsertaan mereka dalam ajang bergengsi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally musim 2026. Kompetisi ketat ini akan berlangsung sebanyak empat putaran di berbagai kota besar di Indonesia.
Baca Juga
Advertisement
Menghadapi musim balap mendatang, tim reli wanita Indonesia tersebut telah menyusun strategi matang untuk menaklukkan setiap putaran. Agenda balap mereka telah terjadwal dengan rapi:
- Putaran kedua: Jawa Tengah (7 Juni 2026)
- Putaran ketiga: Jawa Timur
- Putaran keempat: Jawa Tengah
- Putaran kelima: Jakarta (1 November 2026)
Formasi pembalap dan kendaraan juga telah dipersiapkan dengan sangat matang. Diva Zahra akan berpasangan dengan navigator Reza (Echa) di kelas F3 menggunakan Honda Jazz. Sementara itu, Larasati akan berduet dengan navigator berpengalaman Emay Ahmad di kelas F3 dengan mengandalkan Toyota Ist.
Di kelas F1, Patricia Revalina akan berkolaborasi dengan co-driver Bagus Wahyu Kurniawan menggunakan Honda Jazz. Kombinasi antara pembalap muda berbakat dan navigator berpengalaman ini diharapkan mampu menghasilkan performa maksimal di setiap tikungan sirkuit.
Baca Juga
Advertisement
Melalui keikutsertaan di Kejurnas Sprint Rally 2026, WRT tidak hanya mengincar trofi juara, tetapi juga ingin menciptakan ekosistem balap yang lebih inklusif. Dengan persiapan matang dan dukungan penuh, tim reli wanita Indonesia ini optimistis mampu menginspirasi generasi baru untuk berani mengejar mimpi di dunia motorsport.
- Instagram : @technonesia.id
- Facebook : Technonesia ID
- X (Twitter) : @technonesia_id
- Whatsapp Channel : Technonesia.ID
- Google News : TECHNONESIA