Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Audio Jadi Gaya Hidup Modern 2026, Samsung Tancap Gas Lewat Galaxy Buds

10 Februari 2026 | 16:34

Spesifikasi Lenovo Legion Y700 2026: Tablet Gaming Layar 3K

10 Februari 2026 | 15:25

Jam Tangan Casio Baby-G BGD-10KH: Unik, Bisa Jadi Gantungan!

10 Februari 2026 | 15:18
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Audio Jadi Gaya Hidup Modern 2026, Samsung Tancap Gas Lewat Galaxy Buds
  • Spesifikasi Lenovo Legion Y700 2026: Tablet Gaming Layar 3K
  • Jam Tangan Casio Baby-G BGD-10KH: Unik, Bisa Jadi Gantungan!
  • Jam Tangan G-Shock Origami Resmi Meluncur, Ini Harga dan Speknya
  • Wireless Charging Galaxy S26 Meningkat Pesat Berkat Qi 2.2.1
  • Diskon Game PS4 dan PS5 Hingga 90%: Cek Harga PS5 Terbaru!
  • Harga PS5 Turun Signifikan di Indonesia, Cek Daftar Diskon 2026
  • 2 Cara Dapat Skin PUBG KOF: Iori Yagami, Mai Shiranui, dan Nakoruru
Kamis, Februari 12
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » 5 Penemuan Bawah Laut Sulut di 4.500 M: Hasil Riset BRIN Tak Terduga
Berita Tekno

5 Penemuan Bawah Laut Sulut di 4.500 M: Hasil Riset BRIN Tak Terduga

Olin SianturiOlin Sianturi29 Desember 2025 | 12:00
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Penemuan Bawah Laut Sulut, Riset Laut Dalam BRIN
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Penemuan Bawah Laut Sulut di kedalaman 4.500 meter oleh tim OceanX-BRIN menghasilkan temuan tak terduga. Simak detail Riset Laut Dalam BRIN ini!

Kawasan perairan Sulawesi Utara (Sulut) telah lama dikenal sebagai salah satu titik pusat keanekaragaman hayati laut global. Namun, bagian terdalamnya masih menyimpan banyak misteri yang belum terpecahkan. Untuk menguak misteri tersebut, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali bekerja sama dengan OceanX, sebuah organisasi penelitian laut global, dalam sebuah misi ambisius.

Misi penelitian laut dalam ini bertajuk “OCEANX-BRIN: Collaborative Deep-sea Research and Capacity Building Program 2025 – Mission Leg 1”. Fokus utamanya adalah karakterisasi gunung-gunung bawah laut (seamounts) yang terletak di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

Baca Juga

  • Adopsi AI Pusat Operasi Keamanan Jadi Prioritas Utama Perusahaan RI di 2026
  • Krisis Cip Global Mendorong Kenaikan Harga Server dan Memori di Awal 2026

Advertisement

Riset ini merupakan upaya strategis untuk memahami ekosistem laut dalam yang sangat rentan, khususnya di kedalaman ekstrem. Laporan langsung dari kapal canggih OceanXplorer menunjukkan bahwa tim peneliti telah menemukan sejumlah temuan awal yang signifikan, jauh melebihi perkiraan.

Menjelajah Kedalaman 4.500 Meter: Mengapa Sulut Begitu Penting?

Sulawesi Utara bukan dipilih secara acak. Kawasan ini merupakan persimpangan lempeng tektonik yang menghasilkan palung laut sangat dalam, mencapai ribuan meter. Kedalaman ekstrem ini menciptakan habitat unik dengan tekanan air yang luar biasa dan minimnya cahaya matahari.

Misi ini secara spesifik menargetkan seamounts atau gunung bawah laut. Meskipun lokasinya berada di dasar laut yang gelap, seamounts berfungsi sebagai ‘oasis’ di laut dalam. Struktur geologis ini menciptakan arus air kaya nutrisi yang menarik berbagai macam kehidupan laut, seringkali menghasilkan endemisme tinggi.

Baca Juga

  • Bocoran 4 Sensor Kamera Spesifikasi Kamera Oppo Find X9 Ultra
  • 5 Perbaikan Kritis HyperOS Terbaru: Bug Kamera & Layar Xiaomi/Redmi Tuntas

Advertisement

Riset Laut Dalam BRIN bersama OceanX bertujuan untuk memetakan gunung-gunung ini, mempelajari formasi geologisnya, dan yang terpenting, mendokumentasikan keanekaragaman hayati yang menjadikannya rumah.

Teknologi Tinggi di Balik Penemuan Bawah Laut Sulut

Pencapaian kedalaman 4.500 meter bukanlah hal yang mudah. Untuk menjangkau zona yang disebut sebagai zona abisal ini, BRIN memanfaatkan kecanggihan kapal riset OceanXplorer.

Kapal ini dilengkapi dengan teknologi penelitian kelautan tercanggih di dunia. Beberapa teknologi kunci yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah:

Baca Juga

  • 5 Strategi Kunci Pembangunan Pemerintahan Digital RI
  • 3 Penemuan Ilmiah Terbaru Ungkap Cara Nabi Musa Membelah Laut Merah

Advertisement

  • ROV (Remotely Operated Vehicles) Bertekanan Tinggi: Robot bawah laut yang mampu menahan tekanan air di kedalaman ribuan meter. ROV ini berfungsi merekam video berkualitas 4K, mengambil sampel geologi, dan mengumpulkan spesimen biologis secara hati-hati.
  • Multibeam Echosounder: Sistem sonar canggih untuk pemetaan dasar laut dengan resolusi sangat tinggi, memungkinkan tim membuat model 3D topografi seamounts secara akurat.
  • Laboratorium Ilmiah Terpadu: Kapal OceanXplorer berfungsi sebagai laboratorium bergerak, memungkinkan analisis sampel biologi dan geologi dilakukan segera setelah diambil, mempercepat proses penemuan.

Integrasi teknologi ini sangat krusial. Tanpa alat bantu robotik dan pemetaan akustik, mustahil untuk mendapatkan gambaran jelas tentang ekosistem yang berada jauh di bawah permukaan air.

5 Penemuan Bawah Laut Sulut Paling Signifikan

Setelah pengamatan dan pengumpulan data awal, tim peneliti BRIN dan OceanX mengumumkan beberapa temuan yang secara ilmiah sangat bernilai, bahkan dikategorikan sebagai “tak terduga”. Temuan ini memberikan wawasan baru mengenai dinamika geologis dan biologis Penemuan Bawah Laut Sulut.

Berikut adalah lima temuan awal yang paling menonjol dari misi di kedalaman 4.500 meter:

Baca Juga

  • 3 Negara Larang Akses Media Sosial Remaja: Intip Aturan Baru Prancis 2026
  • 5 Pemandangan Miris Saat Astronaut Lihat Bumi, Efek Pemanasan Global Terlihat Jelas

Advertisement

  1. Spesies Bioluminesensi Baru: Tim berhasil mengidentifikasi dan merekam beberapa spesies fauna yang menunjukkan bioluminesensi (kemampuan menghasilkan cahaya) yang sangat unik, yang belum pernah tercatat sebelumnya. Kehidupan ini beradaptasi sepenuhnya pada kegelapan total.
  2. Indikasi Aktivitas Hidrotermal: Ditemukan adanya seeps (rembesan) metana dan ventilasi hidrotermal pada beberapa lereng seamount. Area ini, meskipun kecil, menjadi pusat ekosistem kemosintetik—kehidupan yang tidak bergantung pada sinar matahari, melainkan pada energi kimia.
  3. Habitat Karang Dingin (Cold-water Corals) yang Luas: Meskipun diyakini karang hanya hidup di perairan dangkal, riset ini mengkonfirmasi adanya koloni besar karang air dingin yang tumbuh subur di lereng seamounts. Karang ini berfungsi sebagai tempat berlindung dan berkembang biak bagi banyak spesies laut dalam.
  4. Tingkat Plastik Mikro yang Mengkhawatirkan: Salah satu temuan yang paling mengejutkan sekaligus menyedihkan adalah deteksi konsentrasi mikroplastik yang cukup tinggi bahkan di kedalaman 4.500 meter. Hal ini menunjukkan bahwa polusi manusia telah mencapai zona terdalam di ZEE Indonesia.
  5. Formasi Geologi Vulkanik Aktif: Pemetaan resolusi tinggi mengungkap adanya struktur geologi yang mengindikasikan bahwa beberapa seamounts di wilayah tersebut mungkin masih memiliki aktivitas vulkanik minor, yang dapat menjelaskan tingginya kandungan mineral dan nutrisi di sekitarnya.

Temuan ini tidak hanya menambah katalog keanekaragaman hayati Indonesia, tetapi juga memberikan peringatan keras mengenai jangkauan dampak lingkungan akibat aktivitas manusia.

Mengapa Riset Ini Penting bagi Masa Depan Indonesia?

Keberhasilan misi ini memiliki implikasi jangka panjang yang signifikan. Riset Laut Dalam BRIN ini adalah fondasi penting untuk pengelolaan ZEE Indonesia yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Pengetahuan tentang formasi gunung bawah laut sangat penting dalam konteks kebijakan kelautan. Jika seamounts ini diidentifikasi sebagai habitat penting dan ekosistem yang rentan, pemerintah dapat mengambil langkah-langkah konservasi yang lebih ketat.

Baca Juga

  • 3 Fakta Mengerikan: NASA Peringatkan Ancaman Kiamat Iklim Jakarta
  • 5 Fakta Ngeri Peta Bahaya Gempa Indonesia 2024: 14 Zona Megathrust Baru

Advertisement

Dr. [Nama Fiktif Kepala Tim BRIN, jika ada di data asli, atau sebut saja Kepala Tim Riset] menyatakan bahwa kolaborasi dengan OceanX juga sangat bermanfaat untuk transfer pengetahuan dan peningkatan kapasitas peneliti Indonesia.

“Kami tidak hanya membawa pulang data, tetapi juga keahlian operasional laut dalam yang sangat dibutuhkan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kedaulatan riset maritim kita,” ujar beliau.

Langkah Selanjutnya Pasca Penemuan

Temuan awal ini hanyalah permulaan. Data yang dikumpulkan dari misi di kedalaman 4.500 meter akan dianalisis lebih lanjut di laboratorium BRIN. Identifikasi spesies baru memerlukan proses verifikasi yang panjang dan mendalam.

Baca Juga

  • 7 Bahaya Besar! Ancaman PHK Massal 2026 Diprediksi Bapak AI
  • 3 Fakta Mengejutkan Soal Data Pribadi Warga RI Ditukar Tarif Impor AS 19%

Advertisement

Data geologi dan oseanografi akan membantu ilmuwan memahami bagaimana arus laut dan kondisi iklim mempengaruhi Penemuan Bawah Laut Sulut. Hasil akhir riset ini diharapkan menjadi dasar ilmiah yang kuat untuk merumuskan kebijakan konservasi laut dalam Indonesia di forum internasional.

Misi OCEANX-BRIN ini sekali lagi membuktikan bahwa Indonesia adalah ‘laboratorium raksasa’ kelautan yang menyimpan harta karun biodiversitas tak ternilai. Tantangan kini adalah bagaimana melindungi kekayaan ini sebelum terlalu banyak dipengaruhi oleh aktivitas di permukaan.

Baca Juga

  • 5 Bocoran Heboh Spesifikasi Realme Neo8 Infinite: Layar Realme Neo8 165Hz!
  • 7 Fakta Ilmiah Kenapa Benua Afrika Terbelah Dua dan Samudra Baru Muncul

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia_id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
BRIN Laut Dalam OceanX Riset Kelautan Sulawesi Utara
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous Article5 Fakta: 16.600 Jejak Kaki Dinosaurus Bolivia, Situs Terbesar Dunia
Next Article 5 Fitur Keren POCO Launcher HyperOS 3: Update Terbaru Wajib Coba!
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Adopsi AI Pusat Operasi Keamanan Jadi Prioritas Utama Perusahaan RI di 2026

Olin Sianturi6 Februari 2026 | 19:09

Krisis Cip Global Mendorong Kenaikan Harga Server dan Memori di Awal 2026

Olin Sianturi6 Februari 2026 | 19:03

Bocoran 4 Sensor Kamera Spesifikasi Kamera Oppo Find X9 Ultra

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 10:00

5 Perbaikan Kritis HyperOS Terbaru: Bug Kamera & Layar Xiaomi/Redmi Tuntas

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 08:00

5 Strategi Kunci Pembangunan Pemerintahan Digital RI

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 02:00

3 Penemuan Ilmiah Terbaru Ungkap Cara Nabi Musa Membelah Laut Merah

Olin Sianturi4 Januari 2026 | 20:00
Pilihan Redaksi
Gadget

Update Harga HP OPPO Februari 2026: Diskon Gila-gilaan Tembus 36%, Cek Daftar Lengkap Semua Seri!

Olin Sianturi6 Februari 2026 | 05:23

Memasuki awal bulan kedua tahun 2026, pasar smartphone di Indonesia kembali diramaikan dengan penawaran menarik.…

Harga Huawei Mate Pura Nova: Diskon Fantastis Februari 2026

6 Februari 2026 | 02:46

BYD Atto 3 Advanced Plus Resmi Meluncur di IIMS 2026: Intip Harga dan Spesifikasinya

5 Februari 2026 | 21:26

Audio Jadi Gaya Hidup Modern 2026, Samsung Tancap Gas Lewat Galaxy Buds

10 Februari 2026 | 16:34

Wireless Charging Galaxy S26 Meningkat Pesat Berkat Qi 2.2.1

10 Februari 2026 | 06:07
Terbaru

Adopsi AI Pusat Operasi Keamanan Jadi Prioritas Utama Perusahaan RI di 2026

Olin Sianturi6 Februari 2026 | 19:09

Krisis Cip Global Mendorong Kenaikan Harga Server dan Memori di Awal 2026

Olin Sianturi6 Februari 2026 | 19:03

Bocoran 4 Sensor Kamera Spesifikasi Kamera Oppo Find X9 Ultra

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 10:00

5 Perbaikan Kritis HyperOS Terbaru: Bug Kamera & Layar Xiaomi/Redmi Tuntas

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 08:00

5 Strategi Kunci Pembangunan Pemerintahan Digital RI

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 02:00
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.