Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Lini Produk OPPO April 2026: Find X9 Ultra & Tablet Baru Rilis

13 April 2026 | 07:55

Fosil Gajah Purba Bumiayu Berusia 1,8 Juta Tahun Ditemukan

13 April 2026 | 06:55

Promo TV LED 43 Inch Transmart Full Day Sale April 2026

13 April 2026 | 05:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Lini Produk OPPO April 2026: Find X9 Ultra & Tablet Baru Rilis
  • Fosil Gajah Purba Bumiayu Berusia 1,8 Juta Tahun Ditemukan
  • Promo TV LED 43 Inch Transmart Full Day Sale April 2026
  • Pompa Galon Elektrik Terbaik 2026: Solusi Hemat untuk Anak Kos
  • Penemuan Spesies Langka di Papua yang Dikira Punah 6.000 Tahun
  • Mobil Listrik Jarak Tempuh Terjauh: 4 Model Tembus 800 KM
  • Film Metal Gear Solid Terbaru Disutradarai Duo Final Destination
  • Pangsa Pasar Ponsel Pintar Dunia 2026: Apple Resmi Memimpin
Senin, April 13
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Fosil Gajah Purba Bumiayu Berusia 1,8 Juta Tahun Ditemukan
Berita Tekno

Fosil Gajah Purba Bumiayu Berusia 1,8 Juta Tahun Ditemukan

Ana OctarinAna Octarin13 April 2026 | 06:55
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Fosil gajah purba Bumiayu
Fosil gajah purba Bumiayu (Foto: www.cnbcindonesia.com)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Fosil gajah purba Bumiayu yang diperkirakan telah berusia 1,8 juta tahun baru-baru ini ditemukan oleh tim peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Temuan fenomenal ini berlokasi di kawasan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang memang tersohor sebagai salah satu situs paleontologi tertua di Pulau Jawa. Penemuan ini memberikan titik terang baru mengenai kronologi migrasi fauna dan manusia purba di Nusantara.

Kepala Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra (OR Arbastra) BRIN, Herry Yogaswara, menegaskan bahwa wilayah Bumiayu menyimpan kekayaan ilmiah yang luar biasa. Menurutnya, kawasan ini memiliki nilai strategis yang mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari geologi, paleontologi, hingga arkeologi. Herry menyebutkan bahwa situs ini merupakan laboratorium alam yang menyimpan jejak evolusi lingkungan selama jutaan tahun.

Pentingnya penemuan fosil gajah purba Bumiayu ini tidak lepas dari posisi geografisnya dalam sejarah geologi Jawa. Pada masa Pleistosen awal, wilayah ini merupakan zona transisi yang sangat dinamis. Melalui hasil ekskavasi terbaru, tim peneliti berhasil mengidentifikasi berbagai macam sisa kehidupan masa lampau yang terkubur di lapisan tanah dalam.

Baca Juga

  • Penemuan Spesies Langka di Papua yang Dikira Punah 6.000 Tahun
  • Cahaya Misterius di Langit Bali Ternyata Roket China Jielong-3

Advertisement

Kekayaan Arkeologi di Balik Fosil Gajah Purba Bumiayu

Ekskavasi yang dilakukan tim BRIN tidak hanya mengamankan sisa-sisa dari gajah purba. Para peneliti juga menemukan beragam fosil hewan lain seperti kuda nil, buaya, kura-kura, ikan, hingga moluska. Keberadaan spesies-spesies ini menjadi bukti otentik bahwa lingkungan Bumiayu di masa lalu merupakan daerah perairan dangkal yang subur sebelum akhirnya bertransformasi menjadi daratan seperti sekarang.

Koleksi fosil gajah purba Bumiayu yang ditemukan menunjukkan kemiripan dengan fauna dari Formasi Kali Glagah. Fauna ini mencakup spesies gajah purba jenis Sinomastodon atau Stegodon yang hidup jauh sebelum manusia modern mendominasi daratan. Keanekaragaman fosil vertebrata dan invertebrata di lokasi ini memungkinkan para ilmuwan untuk merekonstruksi ekosistem masa lalu secara lebih mendetail.

Selain sisa-sisa fauna, tim peneliti juga menemukan benda-benda yang sangat berharga bagi ilmu paleoantropologi. Artefak berupa alat batu dan fragmen tulang yang diduga kuat sebagai alat kerja manusia purba ditemukan di lapisan yang sama. Temuan alat-alat ini memperkuat indikasi bahwa aktivitas awal manusia di Pulau Jawa sudah dimulai sejak masa yang sangat tua di kawasan Bumiayu.

Baca Juga

  • Pendaftaran Chip Otak Neuralink Resmi Dibuka untuk Umum
  • Orangutan Tapanuli Terancam Punah Akibat Habitat yang Menyusut

Advertisement

Jejak Aktivitas Manusia Purba di Brebes

Penemuan artefak di sekitar lokasi fosil gajah purba Bumiayu mengisyaratkan bahwa manusia purba pada masa itu telah mampu memanfaatkan sumber daya alam untuk bertahan hidup. Alat batu yang ditemukan menunjukkan teknik pengerjaan yang sederhana namun fungsional, khas dari periode Paleolitikum awal. Hal ini memberikan petunjuk penting mengenai pola adaptasi manusia terhadap lingkungan perairan purba.

Para ahli berpendapat bahwa manusia purba kemungkinan besar menetap atau setidaknya berburu di sekitar pinggiran danau atau sungai purba yang ada di Bumiayu. Kelimpahan sumber makanan dari hewan-hewan air dan darat menjadikan kawasan ini sebagai habitat yang ideal. Seiring dengan perubahan iklim dan pergeseran tektonik, lingkungan ini perlahan mengering dan meninggalkan lapisan sedimen yang kaya akan jejak sejarah.

Herry Yogaswara menambahkan bahwa penguatan riset di masa mendatang akan melibatkan kolaborasi lintas sektor. Ia optimis bahwa Situs Bumiayu memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan unggulan di bidang arkeologi. Selain menjadi pusat penelitian dunia, situs ini juga diproyeksikan sebagai destinasi wisata edukasi yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian warisan prasejarah.

Baca Juga

  • Isolasi Internet Rusia Global Semakin Ketat Mengancam Warga
  • Larangan Media Sosial Anak Sasar 70 Juta Warga Indonesia

Advertisement

Pengembangan infrastruktur penelitian di lokasi temuan fosil gajah purba Bumiayu diharapkan dapat mempercepat proses identifikasi dan konservasi artefak yang masih tertanam. BRIN berkomitmen untuk terus menggali potensi ilmiah di wilayah Brebes guna melengkapi kepingan teka-teki sejarah evolusi manusia di Asia Tenggara.

Masyarakat setempat juga diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga area temuan dari aktivitas penggalian liar. Kesadaran kolektif untuk melindungi benda cagar budaya sangat diperlukan agar data sejarah yang terkandung di dalamnya tidak hilang begitu saja. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan pusat, masa depan Situs Bumiayu sebagai pusat peradaban purba akan semakin diakui secara internasional.

Secara keseluruhan, temuan ini membuktikan bahwa Indonesia tetap menjadi pusat perhatian para peneliti dunia dalam mempelajari asal-usul kehidupan. Keberadaan fosil gajah purba Bumiayu bukan sekadar tumpukan tulang tua, melainkan sebuah narasi panjang tentang bagaimana alam dan makhluk hidup berinteraksi selama jutaan tahun di tanah Jawa.

Baca Juga

  • Material Chip AI Ajinomoto Jadi Kunci Industri Masa Depan
  • Insiden Pengeboman Rumah Sam Altman: Bos OpenAI Akui Banyak Salah

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Arkeologi Brebes BRIN Fosil Bumiayu Paleontologi Indonesia Sejarah Purba
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticlePromo TV LED 43 Inch Transmart Full Day Sale April 2026
Next Article Lini Produk OPPO April 2026: Find X9 Ultra & Tablet Baru Rilis
Ana Octarin
  • Website

Ana Octarin adalah seorang Penulis Berita yang fokus pada teknologi, otomotif, serta tips dan trik seputar kehidupan digital. Dengan gaya bahasa yang lugas, informatif, dan mudah dipahami, Ana mampu menghadirkan konten yang tidak hanya relevan tetapi juga bermanfaat bagi pembaca. Berbekal pengalaman dalam menulis artikel SEO-friendly, Ana konsisten menyajikan berita terkini, ulasan mendalam, hingga panduan praktis yang membantu audiens tetap update dan melek teknologi.

Artikel Terkait

Penemuan Spesies Langka di Papua yang Dikira Punah 6.000 Tahun

Iphan S13 April 2026 | 03:55

Cahaya Misterius di Langit Bali Ternyata Roket China Jielong-3

Iphan S12 April 2026 | 22:55

Pendaftaran Chip Otak Neuralink Resmi Dibuka untuk Umum

Iphan S12 April 2026 | 17:55

Orangutan Tapanuli Terancam Punah Akibat Habitat yang Menyusut

Iphan S12 April 2026 | 12:55

Isolasi Internet Rusia Global Semakin Ketat Mengancam Warga

Iphan S12 April 2026 | 08:55

Larangan Media Sosial Anak Sasar 70 Juta Warga Indonesia

Ana Octarin12 April 2026 | 04:55
Pilihan Redaksi
Berita Tekno

Ekspansi Anthropic ke Inggris: Langkah Berani Usai Didepak Trump

Iphan S7 April 2026 | 02:30

Ekspansi Anthropic ke Inggris kini menjadi babak baru dalam dinamika industri kecerdasan buatan global setelah…

Mobil Irit BBM Gen-Z: 12 Pilihan Terbaik yang Stylish dan Hemat

7 April 2026 | 14:30

Rekomendasi TV 4K Terbaik untuk Pengalaman Bioskop di Rumah

7 April 2026 | 12:59

Fitur Ulasan Google Play Store Berubah, Pengguna Protes?

7 April 2026 | 09:59

Dell Pro 5 Micro Panther Lake: Mini PC Workstation Terbaru

11 April 2026 | 04:55
Terbaru

Penemuan Spesies Langka di Papua yang Dikira Punah 6.000 Tahun

Iphan S13 April 2026 | 03:55

Cahaya Misterius di Langit Bali Ternyata Roket China Jielong-3

Iphan S12 April 2026 | 22:55

Pendaftaran Chip Otak Neuralink Resmi Dibuka untuk Umum

Iphan S12 April 2026 | 17:55

Orangutan Tapanuli Terancam Punah Akibat Habitat yang Menyusut

Iphan S12 April 2026 | 12:55

Isolasi Internet Rusia Global Semakin Ketat Mengancam Warga

Iphan S12 April 2026 | 08:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.