Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kesalahan Transfer Bitcoin Bithumb Senilai Rp 672T Guncang Pasar Kripto Global

10 Februari 2026 | 01:33

Honor X80 Baterai Jumbo 10000mAh: Bocoran Spek Resmi

10 Februari 2026 | 00:46

Xpeng The Next P7 IIMS 2026: Mengintip Evolusi AI Otomotif

8 Februari 2026 | 02:37
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kesalahan Transfer Bitcoin Bithumb Senilai Rp 672T Guncang Pasar Kripto Global
  • Honor X80 Baterai Jumbo 10000mAh: Bocoran Spek Resmi
  • Xpeng The Next P7 IIMS 2026: Mengintip Evolusi AI Otomotif
  • Pelumas Mesin Kendaraan Elektrifikasi Motul Tahan Lama di IIMS 2026
  • Changan Lumin Deepal IIMS 2026: Debut Menggebrak Pasar EV
  • New Toyota GR Corolla Meluncur di IIMS 2026: DNA Balap Makin Ganas
  • Pilihan Warna Yamaha Aerox 2026 Tampil Lebih Agresif di IIMS
  • Harga Chery C5 CSH Hybrid Resmi Diumumkan di IIMS 2026
Selasa, Februari 10
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Crypto » Kesalahan Transfer Bitcoin Bithumb Senilai Rp 672T Guncang Pasar Kripto Global
Crypto

Kesalahan Transfer Bitcoin Bithumb Senilai Rp 672T Guncang Pasar Kripto Global

Iphan SIphan S10 Februari 2026 | 01:33
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Kesalahan Transfer Bitcoin Bithumb Senilai Rp 672T
Kesalahan Transfer Bitcoin Bithumb Senilai Rp 672T (foto: Bithumb)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Dunia aset kripto dikejutkan oleh insiden besar yang melibatkan salah satu bursa terkemuka Korea Selatan. Insiden kesalahan transfer Bitcoin Bithumb baru-baru ini mengakibatkan pergerakan dana fantastis, mencapai sekitar Rp 672 triliun, yang tiba-tiba berpindah tangan ke sejumlah nasabah tanpa disengaja.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat (6/2) pekan lalu ini memaksa Bithumb, platform bursa kripto yang berbasis di Seoul, untuk segera mengambil tindakan darurat. Meskipun sebagian besar dana berhasil dipulihkan dengan cepat, insiden ini kembali menyoroti kerentanan operasional dan sistem kontrol internal yang dimiliki oleh bursa-bursa aset virtual global.

Manajemen Bithumb kemudian secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada publik dan seluruh nasabah yang terdampak. Mereka mengklaim telah berhasil memulihkan 99,7% dari total Bitcoin yang secara keliru didistribusikan, yang jumlahnya mencapai 620.000 BTC. Angka ini merupakan jumlah Bitcoin yang sangat masif, setara dengan sekitar 3% dari total pasokan Bitcoin yang beredar di seluruh dunia saat ini.

Baca Juga

  • 5 Langkah Belajar Trading Crypto Pemula dari Nol (Anti Bingung!)
  • 5 Langkah Esensial Belajar Investasi Crypto untuk Pemula 2025

Advertisement

Skala Kesalahan Transfer Bitcoin Bithumb dan Dampaknya

Insiden ini bermula dari niat promosi yang sederhana. Bithumb awalnya berencana untuk mengadakan sebuah acara promosi dengan membagikan hadiah uang tunai kecil, sekitar 2.000 won (setara Rp22.000) atau lebih, kepada setiap pengguna yang berpartisipasi. Namun, terjadi kesalahan fatal dalam sistem distribusi.

Para pemenang promosi tersebut, bukannya menerima hadiah tunai yang kecil, malah menerima setidaknya 2.000 Bitcoin untuk masing-masing akun. Nilai fantastis ini setara dengan puluhan miliar rupiah per nasabah, tergantung dari harga pasar Bitcoin pada saat itu. Sebanyak 695 nasabah dilaporkan terkena dampak langsung dari kesalahan sistem ini.

Untuk meminimalisir kerugian dan mencegah aset berpindah tangan lebih jauh, bursa tersebut langsung memberlakukan pembatasan ketat. Bithumb membatasi seluruh transaksi dan penarikan dana bagi nasabah yang terdampak selama 35 menit pada hari insiden tersebut terjadi. Tindakan cepat ini menjadi kunci keberhasilan pemulihan sebagian besar dana.

Baca Juga

  • Hamster Kombat Daily Chiper September 21 2024: Win Million Coins!
  • Hamster Kombat Daily Combo September 21 2024: Get 5 Million Coins!

Advertisement

Pihak Bithumb bersikeras bahwa insiden ini merupakan murni kesalahan operasional internal dan bukan disebabkan oleh faktor eksternal. Mereka menegaskan bahwa tidak ada indikasi peretasan eksternal atau pelanggaran keamanan sistem. Pernyataan ini bertujuan untuk meyakinkan pengguna bahwa keamanan sistem dan manajemen aset pelanggan tetap terjaga, meskipun terjadi kesalahan fatal pada proses distribusi hadiah.

Analisis Cepat Volatilitas Harga Bitcoin Pasca-Insiden

Meskipun Bithumb mengklaim insiden ini tidak terkait dengan masalah keamanan, pasar tetap bereaksi tajam. Seluruh pasar aset kripto Korea Selatan, yang dikenal sangat sensitif terhadap berita lokal, menunjukkan volatilitas mendadak. Harga Bitcoin di platform Bithumb mendadak anjlok sebesar 17% pada Jumat (6/2) sore.

Harga BTC sempat menyentuh angka 81,1 juta won di platform tersebut sebelum akhirnya mengalami pemulihan cepat. Dalam waktu singkat, harga kembali pulih dan stabil di sekitar 104,5 juta won. Volatilitas ekstrem dalam waktu singkat ini mencerminkan kepanikan pasar yang terjadi ketika rumor mengenai ‘transfer Bitcoin cuma-cuma’ beredar.

Baca Juga

  • Sandi Harian Hamster Kombat 21 September 2024, Dapatkan Jutaan Koin Gratis!
  • Combo Harian Hamster Kombat 21 September 2024, Dapatkan 5 Juta Koin Gratis

Advertisement

Insiden ini juga memunculkan perbandingan mengenai posisi Bithumb di pasar domestik. Bithumb, meskipun merupakan salah satu bursa besar, masih dianggap belum semasif Upbit. Upbit saat ini mendominasi industri aset kripto Korea Selatan dan seringkali menjadi tolok ukur utama harga BTC di regional Asia.

Reaksi Regulator Korsel: Menyoroti Kerentanan Sistem

Insiden kesalahan transfer Bitcoin dengan skala sebesar ini tentu saja menarik perhatian serius dari otoritas keuangan Korea Selatan. Regulator keuangan Korsel, termasuk Komisi Layanan Keuangan (FSC), segera mengeluarkan pernyataan keras. Mereka menekankan bahwa insiden ini membuktikan adanya kerentanan signifikan dan risiko operasional yang melekat pada pengoperasian bursa aset virtual.

Regulator memandang bahwa meskipun dana berhasil dipulihkan, risiko yang ditimbulkan terhadap integritas pasar dan kepercayaan investor sangat tinggi. Kesalahan distribusi yang seharusnya hanya melibatkan ribuan won, namun berubah menjadi transfer triliunan rupiah, menunjukkan adanya cacat serius dalam sistem kontrol internal (Internal Control System) bursa tersebut.

Baca Juga

  • Hamster Kombat Daily Chiper September 20 2024: Win Million Coins!
  • Sandi Harian Hamster Kombat 20 September 2024, Dapatkan Jutaan Koin Gratis!

Advertisement

Setelah mengadakan pertemuan darurat untuk membahas krisis ini, para regulator mengumumkan rencana untuk meluncurkan inspeksi mendalam. Mereka berencana melakukan pemeriksaan langsung ke kantor Bithumb. Selain Bithumb, beberapa bursa kripto lainnya juga masuk dalam radar investigasi.

Tujuan utama inspeksi ini adalah untuk mengidentifikasi potensi pelanggaran hukum dan memastikan bahwa semua bursa mematuhi standar keamanan dan kontrol internal yang ditetapkan pemerintah. Apabila penyelidikan menemukan adanya kelalaian serius atau pelanggaran terhadap pedoman regulasi bursa kripto yang berlaku, sanksi berat dapat dijatuhkan, mulai dari denda besar hingga pembatasan operasional.

Pentingnya Pengawasan dan Kontrol Internal yang Ketat

Kasus Bithumb ini menjadi pengingat penting bagi seluruh ekosistem kripto global mengenai perlunya protokol keamanan dan pengujian sistem yang berlapis. Dalam industri di mana setiap transaksi bernilai tinggi dan bergerak dalam kecepatan tinggi, margin kesalahan harus ditekan hingga nol. Kesalahan kecil dalam kode atau konfigurasi dapat memicu kerugian finansial yang masif dan guncangan pasar.

Baca Juga

  • Hamster Kombat Daily Combo September 20 2024: Get 5 Million Coins!
  • Combo Harian Hamster Kombat 20 September 2024, Dapatkan 5 Juta Koin Gratis

Advertisement

Regulasi yang lebih ketat, terutama di pasar aset kripto Korea Selatan yang sangat aktif, diharapkan dapat mendorong bursa untuk berinvestasi lebih banyak pada audit sistem independen dan pengujian penetrasi (penetration testing). Hal ini bertujuan untuk mencegah insiden serupa terulang, melindungi investor, dan menjaga stabilitas finansial di sektor aset digital yang masih berkembang pesat.

Kejadian ini juga memicu diskusi lebih lanjut mengenai bagaimana bursa menangani dana pengguna. Meskipun Bithumb berhasil mengklaim kembali sebagian besar BTC, keberhasilan pemulihan ini tidak meniadakan fakta bahwa sistem mereka sempat gagal dalam membedakan antara hadiah kecil promosi dan distribusi aset bernilai triliunan rupiah.

Langkah FSC Korea Selatan untuk menginspeksi bursa menunjukkan komitmen pemerintah dalam menanggapi risiko inheren dari aset virtual. Pasar kini menantikan hasil investigasi tersebut, yang kemungkinan besar akan menghasilkan pedoman operasional baru yang lebih ketat untuk semua penyedia layanan aset kripto di negara tersebut.

Baca Juga

  • Hamster Kombat Daily Chiper September 19 2024: Win Million Coins!
  • Hamster Kombat Daily Combo September 19 2024: Get 5 Million Coins!

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia_id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
bitcoin Bithumb Bursa Kripto korea selatan Regulasi Keuangan
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleHonor X80 Baterai Jumbo 10000mAh: Bocoran Spek Resmi
Iphan S
  • Website

Artikel Terkait

7 Poin Utama Belanja Infrastruktur Data Center AI Rp 46.000 T

Olin Sianturi3 Desember 2025 | 15:18

33 Juta Data Konsumen Bocor, Ini 5 Fakta Berat Kebocoran Data Coupang

Olin Sianturi3 Desember 2025 | 09:18

Kekayaan Satoshi Nakamoto Raib Rp 712 T: 5 Fakta Harga Bitcoin Terjun Bebas

Olin Sianturi28 November 2025 | 07:38

2 Minggu Lumpuh! Ini 5 Dampak Kebakaran Data Center Pemerintah Korsel

Olin Sianturi30 September 2025 | 19:04

5 Langkah Belajar Trading Crypto Pemula dari Nol (Anti Bingung!)

Olin Sianturi30 September 2025 | 18:10

5 Langkah Esensial Belajar Investasi Crypto untuk Pemula 2025

Olin Sianturi30 September 2025 | 16:49
Pilihan Redaksi
Otomotif

BYD Atto 3 Advanced Plus Resmi Meluncur di IIMS 2026: Intip Harga dan Spesifikasinya

Ana Octarin5 Februari 2026 | 21:26

JAKARTA – Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran varian terbaru dari salah…

Harga Huawei Mate Pura Nova: Diskon Fantastis Februari 2026

6 Februari 2026 | 02:46

Update Harga HP OPPO Februari 2026: Diskon Gila-gilaan Tembus 36%, Cek Daftar Lengkap Semua Seri!

6 Februari 2026 | 05:23

Samsung Galaxy A16 5G Jadi Ponsel Android Terlaris 2025

5 Februari 2026 | 03:34

New Mazda CX-60 Sport Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp718 Juta

5 Februari 2026 | 21:53
Terbaru

7 Poin Utama Belanja Infrastruktur Data Center AI Rp 46.000 T

Olin Sianturi3 Desember 2025 | 15:18

33 Juta Data Konsumen Bocor, Ini 5 Fakta Berat Kebocoran Data Coupang

Olin Sianturi3 Desember 2025 | 09:18

Kekayaan Satoshi Nakamoto Raib Rp 712 T: 5 Fakta Harga Bitcoin Terjun Bebas

Olin Sianturi28 November 2025 | 07:38

2 Minggu Lumpuh! Ini 5 Dampak Kebakaran Data Center Pemerintah Korsel

Olin Sianturi30 September 2025 | 19:04

5 Langkah Belajar Trading Crypto Pemula dari Nol (Anti Bingung!)

Olin Sianturi30 September 2025 | 18:10
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.