Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Cara Mengembalikan Video yang Terhapus di Android dan iPhone

7 April 2026 | 12:14

Larangan Mobil Listrik China: Senator AS Sebut Mirip Kanker

7 April 2026 | 11:30

Rating IGRS di Steam Dihapus Usai Picu Polemik Gamer Tanah Air

7 April 2026 | 10:44
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Cara Mengembalikan Video yang Terhapus di Android dan iPhone
  • Larangan Mobil Listrik China: Senator AS Sebut Mirip Kanker
  • Rating IGRS di Steam Dihapus Usai Picu Polemik Gamer Tanah Air
  • Fitur Ulasan Google Play Store Berubah, Pengguna Protes?
  • HP Tecno Camon 50 2026: Jago Foto Malam Tanpa Skill Pro
  • Nasib Pilot AS di Iran Jadi Bahan Taruhan, Amerika Serikat Murka
  • Toyota Land Cruiser 250 Terbaru Kini Lebih Aman dari Pencurian
  • Spesifikasi Samsung Galaxy S27 Pro: Flagship Gahar Tanpa S Pen
Selasa, April 7
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Game » Rating IGRS di Steam Dihapus Usai Picu Polemik Gamer Tanah Air
Game

Rating IGRS di Steam Dihapus Usai Picu Polemik Gamer Tanah Air

Olin SianturiOlin Sianturi7 April 2026 | 10:44
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Rating IGRS di Steam Dihapus
Rating IGRS di Steam Dihapus (Foto: inet.detik.com)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Rating IGRS di Steam dihapus secara resmi mulai Senin (6/4/2026) setelah sempat memicu kegaduhan masif di berbagai platform media sosial. Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa label Indonesia Gaming Rating System (IGRS) yang sebelumnya tersemat di halaman toko Steam kini telah menghilang. Saat ini, para pengguna hanya dapat melihat rating internasional seperti PEGI yang kembali mendominasi informasi klasifikasi usia pada setiap judul game.

Langkah mengejutkan di mana rating IGRS di Steam dihapus ini terjadi sesaat setelah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan pernyataan tegas. Pemerintah mengklarifikasi bahwa label rating yang sempat muncul tersebut bukanlah hasil verifikasi resmi dari lembaga berwenang di Indonesia. Hal ini meluruskan simpang siur yang berkembang di kalangan komunitas gamer mengenai keabsahan sistem penilaian tersebut.

“Rating yang beredar berasal dari mekanisme internal berbasis self-declare oleh platform Steam. Rating tersebut belum melalui proses verifikasi resmi sesuai ketentuan Indonesia,” ungkap pihak Komdigi melalui pernyataan resmi di media sosial. Ketidaksinkronan antara deklarasi mandiri pihak platform dengan standar pemerintah menjadi pemicu utama mengapa label tersebut ditarik dari peredaran untuk sementara waktu.

Baca Juga

  • Klasemen MPL ID S17 Week 2: RRQ Hoshi Jadi Juru Kunci
  • Hasil MPL ID S17 Week 2: RRQ dan Evos Terpuruk di Papan Bawah

Advertisement

Alasan di Balik Keputusan Rating IGRS di Steam Dihapus

Penerapan sistem klasifikasi ini sebelumnya menuai gelombang protes keras dari warganet, terutama para pemain game di tanah air. Komunitas menemukan banyak kejanggalan yang dianggap tidak masuk akal dalam implementasi rating tersebut. Sebagai contoh, beberapa judul game yang mengandung konten dewasa justru mendapatkan label rating 3+ (Semua Usia). Sebaliknya, game dengan tema yang jauh lebih ringan justru terjerat label 18+.

Keresahan ini menjalar cepat karena sistem yang tidak akurat berpotensi menyesatkan masyarakat. Para orang tua yang mengandalkan label usia untuk memfilter konten bagi anak-anak mereka merasa terancam dengan informasi yang keliru tersebut. Oleh karena itu, fakta bahwa rating IGRS di Steam dihapus disambut dengan beragam reaksi, mulai dari kelegaan hingga desakan agar pemerintah segera membenahi sistem verifikasi.

Komdigi berencana untuk segera meminta klarifikasi resmi dari pihak Steam terkait mekanisme pengisian data tersebut. Hingga saat ini, para gamer di Indonesia masih harus menunggu hasil diskusi mendalam antara pemerintah dan Valve selaku pemilik platform Steam. Langkah ini krusial untuk memastikan bahwa ke depannya, sistem klasifikasi yang muncul benar-benar mencerminkan konten game yang ada.

Baca Juga

  • Rating IGRS di Steam Belum Resmi: Komdigi Beri Penjelasan
  • Jadwal MPL ID S17 Hari Ini: RRQ dan EVOS Wajib Bangkit

Advertisement

Mengenal IGRS dan Regulasi Game Nasional

IGRS atau Indonesia Gaming Rating System merupakan instrumen klasifikasi usia untuk produk permainan interaktif elektronik di Indonesia. Tujuan utamanya adalah memberikan perlindungan kepada konsumen, khususnya anak-anak, agar mengonsumsi konten yang sesuai dengan tahap perkembangan usia mereka. Penilaian dalam sistem ini mencakup berbagai aspek sensitif seperti unsur kekerasan, penggunaan bahasa, konten seksual, horor, hingga simulasi perjudian.

Secara teknis, IGRS membagi kategori usia menjadi beberapa tingkatan, yakni Semua Usia, 3+, 7+, 13+, dan 18+. Namun, insiden yang menyebabkan rating IGRS di Steam dihapus menunjukkan adanya celah dalam proses sinkronisasi data antara pengembang global dan regulasi lokal. Pemerintah berharap klasifikasi ini dapat memperkuat literasi digital keluarga di tengah gempuran industri game yang kian pesat.

Menilik sejarahnya, sistem ini sebenarnya sudah diperkenalkan sejak tahun 2016 melalui Peraturan Menteri Kominfo Nomor 11 Tahun 2016. Namun, pemerintah baru-baru ini memperkuat implementasinya melalui Peraturan Pemerintah (PP) TUNAS Nomor 17 Tahun 2025. Regulasi terbaru ini menekankan pada tata kelola berbasis risiko yang mewajibkan penyelenggara sistem elektronik untuk lebih bertanggung jawab terhadap aspek privasi dan keamanan data pengguna.

Baca Juga

  • Jadwal MPL ID S17 Hari Ini: Upaya RRQ Hoshi Bangkit dari Dasar
  • Capcom Spring Sale 2026: Diskon Game Steam Hingga 90 Persen

Advertisement

Urgensi Verifikasi Resmi dan Masa Depan IGRS

Kejadian di mana rating IGRS di Steam dihapus menjadi pelajaran penting bagi ekosistem digital Indonesia. Pengamat industri menilai bahwa mekanisme self-declare tanpa pengawasan ketat dari kurator lokal hanya akan menciptakan kebingungan publik. Verifikasi resmi harus melibatkan pihak ketiga yang kompeten atau tim internal kementerian yang memahami nuansa budaya dan norma di Indonesia.

Selain itu, integrasi sistem antara platform distribusi internasional seperti Steam, Epic Games Store, atau PlayStation Store dengan database IGRS memerlukan infrastruktur API yang solid. Jika integrasi ini gagal, maka label rating hanya akan menjadi ornamen visual tanpa fungsi edukatif yang nyata. Komdigi kini memikul beban untuk membuktikan bahwa IGRS bukan sekadar regulasi di atas kertas, melainkan alat proteksi yang efektif.

Pemerintah menegaskan bahwa penguatan IGRS merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan digital yang sehat. Melalui ajang Indonesia Game Developer (IGDX) 2025 di Bali lalu, Komdigi sudah memberikan sinyal bahwa pengawasan terhadap game asing akan semakin diperketat. Hal ini bertujuan agar industri game lokal dapat tumbuh berdampingan dengan game global dalam koridor hukum yang jelas.

Baca Juga

  • Jadwal MPL ID S17 Hari Ini: Duel Panas Alter Ego vs Evos
  • RRQ EWC Club Partner Program 2026: Tim Indonesia Siap Mendunia

Advertisement

Sebagai penutup, hilangnya label tersebut menandai babak baru dalam negosiasi antara pemerintah Indonesia dan platform distribusi game global. Masyarakat berharap agar ke depannya tidak ada lagi misinformasi terkait batas usia pemain. Dengan demikian, meskipun saat ini rating IGRS di Steam dihapus, publik menantikan sistem yang lebih kredibel, terverifikasi, dan benar-benar mampu melindungi generasi muda dari konten yang tidak pantas.


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Game Indonesia IGRS Industri Game Komdigi Steam
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleFitur Ulasan Google Play Store Berubah, Pengguna Protes?
Next Article Larangan Mobil Listrik China: Senator AS Sebut Mirip Kanker
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Pemblokiran Nomor Telepon Penipuan: OJK Amankan Rp 585 Miliar

Ana Octarin6 April 2026 | 17:30

Klasemen MPL ID S17 Week 2: RRQ Hoshi Jadi Juru Kunci

Olin Sianturi6 April 2026 | 15:59

Hasil MPL ID S17 Week 2: RRQ dan Evos Terpuruk di Papan Bawah

Olin Sianturi6 April 2026 | 12:14

Rating IGRS di Steam Belum Resmi: Komdigi Beri Penjelasan

Olin Sianturi6 April 2026 | 09:14

Jadwal MPL ID S17 Hari Ini: RRQ dan EVOS Wajib Bangkit

Olin Sianturi5 April 2026 | 14:22

Jadwal MPL ID S17 Hari Ini: Upaya RRQ Hoshi Bangkit dari Dasar

Olin Sianturi5 April 2026 | 12:53
Pilihan Redaksi
Gadget

Tablet 5 Jutaan Terbaik 2026: 6 Pilihan untuk Kerja & Kuliah

Olin Sianturi5 April 2026 | 15:53

Tablet 5 Jutaan Terbaik menjadi buruan utama masyarakat saat memasuki kuartal kedua tahun 2026, terutama…

Tablet 2 jutaan rasa laptop Terbaik 2026, Performa Kencang!

6 April 2026 | 05:30

Produk Terbaik Apple Sepanjang Masa: Kilas Balik 50 Tahun

6 April 2026 | 08:30

Rekomendasi Tablet Baterai Awet Terbaik 2026 untuk Kerja

4 April 2026 | 03:53

Harga AC Split 1 PK Polytron Diskon Gede di Transmart

5 April 2026 | 10:54
Terbaru

Pemblokiran Nomor Telepon Penipuan: OJK Amankan Rp 585 Miliar

Ana Octarin6 April 2026 | 17:30

Klasemen MPL ID S17 Week 2: RRQ Hoshi Jadi Juru Kunci

Olin Sianturi6 April 2026 | 15:59

Hasil MPL ID S17 Week 2: RRQ dan Evos Terpuruk di Papan Bawah

Olin Sianturi6 April 2026 | 12:14

Rating IGRS di Steam Belum Resmi: Komdigi Beri Penjelasan

Olin Sianturi6 April 2026 | 09:14

Jadwal MPL ID S17 Hari Ini: RRQ dan EVOS Wajib Bangkit

Olin Sianturi5 April 2026 | 14:22
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.