Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kesepakatan Bonus Samsung Berhasil Batalkan Mogok Kerja Massal

28 Mei 2026 | 04:33

Insentif Kendaraan Listrik Nikel Perkuat Industri Baterai

28 Mei 2026 | 04:10

DLC Bhashiva Total War: Ubah Gaya Main Faksi Grand Cathay

28 Mei 2026 | 03:47
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kesepakatan Bonus Samsung Berhasil Batalkan Mogok Kerja Massal
  • Insentif Kendaraan Listrik Nikel Perkuat Industri Baterai
  • DLC Bhashiva Total War: Ubah Gaya Main Faksi Grand Cathay
  • Tablet Motorola Moto Pad 60 Neo Rilis, Harga 2 Jutaan!
  • Tanda WhatsApp Disadap Orang dan Cara Mengatasinya
  • Promo Sepeda ATR Cycling Hadirkan Diskon Gede-Gedean
  • kamera OPPO Find X9 Ultra & X9s Resmi Meluncur di Indonesia
  • Tablet Murah Xiaomi Redmi Pad 2 Rilis, Layar 2.5K Baterai Jumbo
Kamis, Mei 28
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Otomotif » Insentif Kendaraan Listrik Nikel Perkuat Industri Baterai
Otomotif

Insentif Kendaraan Listrik Nikel Perkuat Industri Baterai

Ana OctarinAna Octarin28 Mei 2026 | 04:10
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
insentif kendaraan listrik nikel
insentif kendaraan listrik nikel (Foto: www.medcom.id)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Insentif kendaraan listrik nikel yang sedang dirancang oleh pemerintah menjadi momentum krusial untuk mempercepat hilirisasi mineral di Indonesia. Kebijakan ini tidak hanya sekadar memberikan stimulus pasar, tetapi juga mengarahkan industri otomotif nasional agar lebih mandiri dengan memanfaatkan kekuatan sumber daya alam domestik secara optimal.

Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmi Radhi, menilai langkah strategis ini sangat tepat untuk memperdalam struktur manufaktur dari hulu hingga hilir. Menurutnya, pemerintah kini menunjukkan sikap yang lebih selektif dalam menyalurkan bantuan finansial guna menstimulus pasar otomotif ramah lingkungan.

Langkah selektif tersebut terlihat jelas dari mulai dikuranginya dukungan bagi kendaraan ramah lingkungan impor utuh atau completely built up (CBU). Pemerintah kini memfokuskan seluruh instrumen kebijakan pada perakitan lokal yang secara nyata mengintegrasikan rantai pasok dalam negeri, khususnya logam nikel.

Baca Juga

  • Promo Sepeda ATR Cycling Hadirkan Diskon Gede-Gedean
  • Insentif Pajak Kendaraan Listrik Ditunda, Ini Penjelasannya

Advertisement

Mengapa Insentif Kendaraan Listrik Nikel Sangat Krusial?

Hingga saat ini, pasar otomotif tanah air masih didominasi oleh kendaraan listrik berteknologi baterai Lithium Iron Phosphate (LFP). Padahal, Indonesia tidak memiliki cadangan lithium yang signifikan, sehingga sebagian besar bahan baku untuk jenis baterai tersebut terpaksa diimpor dari luar negeri.

Berdasarkan data wholesales dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), dominasi teknologi LFP sangat terlihat pada tahun 2024. Penjualan mobil listrik berbasis LFP kala itu menembus angka 46.814 unit atau menguasai sekitar 83,3 persen pangsa pasar nasional.

Sebaliknya, kendaraan listrik berbasis baterai Nickel Manganese Cobalt (NMC) hanya mencatatkan penjualan sebanyak 9.390 unit atau setara 16,7 persen. Kesenjangan yang cukup lebar ini menunjukkan bahwa pemanfaatan nikel dalam negeri untuk kebutuhan transportasi hijau masih belum maksimal.

Baca Juga

  • Pameran Otomotif GIIAS 2026 Hadirkan 6 Merek Baru
  • Mobil Listrik Honda Super-One Rilis, Segini Spek dan Harganya

Advertisement

Namun, peta persaingan pasar mulai bergeser secara perlahan sepanjang tahun 2025. Penjualan mobil listrik berbasis NMC melonjak sangat tajam hingga 177,6 persen menjadi 26.069 unit, sementara tipe LFP tumbuh lebih lambat di angka 88,7 persen dengan total penjualan 88.344 unit.

Fahmi menegaskan bahwa tren positif pertumbuhan tipe NMC ini harus direspons cepat melalui kebijakan insentif kendaraan listrik nikel yang tepat sasaran. Dengan begitu, Indonesia tidak hanya menjadi pasar penonton, melainkan mampu mengamankan posisi sebagai produsen utama rantai pasok global.

Mendorong Peran BUMN dan Transfer Teknologi Global

Dalam membangun ekosistem ini, Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, memegang peranan yang sangat vital. BUMN ini dituntut aktif menjalin kemitraan strategis dengan investor global yang menguasai teknologi manufaktur sel baterai canggih berbasis nikel.

Baca Juga

  • Kapan Ganti Oli Mobil? Ini Tanda dan Panduan Lengkapnya!
  • Peluncuran Denza B5 di Indonesia: Jadwal & Harga

Advertisement

Kolaborasi tersebut sangat penting karena pembuatan baterai NMC membutuhkan presisi tinggi dan teknologi mutakhir yang saat ini masih didominasi negara maju. Melalui kemitraan yang kuat, transfer teknologi dapat berjalan lebih cepat sehingga tenaga kerja lokal mampu menguasai keahlian baru.

Namun, Fahmi mengingatkan bahwa kucuran subsidi saja tidak akan pernah cukup tanpa adanya komitmen investasi nyata di dalam negeri. Pemerintah wajib memperketat aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) agar pabrikan otomotif tidak sekadar melakukan perakitan akhir saja.

Tanpa adanya pabrikasi lokal yang terintegrasi, efektivitas dari insentif kendaraan listrik nikel tidak akan maksimal dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Konsistensi peta jalan (roadmap) hilirisasi mineral harus tetap terjaga demi memberikan dampak ekonomi jangka panjang yang lebih merata.

Baca Juga

  • Layanan Purna Jual Kia Tawarkan Garansi Hingga 7 Tahun
  • Merawat Kondensor AC Mobil Sebelum Musim Kemarau Tiba

Advertisement

Skema Subsidi dan Target Pasar Kendaraan Listrik

Kementerian Keuangan saat ini tengah mematangkan regulasi pemberian insentif untuk masing-masing 100 ribu unit mobil listrik dan sepeda motor listrik. Skema bantuan ini dirancang khusus untuk kendaraan listrik murni berbasis baterai (BEV) dan tidak berlaku bagi varian hibrida

Pemerintah memproyeksikan subsidi sebesar Rp5 juta per unit untuk sepeda motor listrik yang memenuhi syarat TKDN. Sementara itu, untuk mobil listrik, insentif yang disiapkan berupa pelonggaran Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) dengan besaran bervariasi mulai dari 40 hingga 100 persen.

Perbedaan besaran subsidi nantinya akan sangat bergantung pada jenis baterai yang digunakan oleh pabrikan bersangkutan. Kendaraan yang menggunakan komponen lokal berbasis nikel dipastikan akan mendapatkan porsi insentif yang jauh lebih besar dan menguntungkan.

Baca Juga

  • Pajak Rolls-Royce Raffi Ahmad Setara Harga Mobil Baru
  • SUV premium Denza B8 Meluncur di Malaysia, Ini Harganya

Advertisement

Kebijakan strategis ini rencananya akan mulai diimplementasikan secara penuh pada Juni 2026 mendatang. Kehadiran insentif kendaraan listrik nikel ini diharapkan mampu mengakselerasi transisi energi bersih sekaligus mengukuhkan posisi Indonesia sebagai raksasa baru dalam industri baterai global.


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
baterai NMC GAIKINDO hilirisasi nikel insentif EV Kendaraan Listrik
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleDLC Bhashiva Total War: Ubah Gaya Main Faksi Grand Cathay
Next Article Kesepakatan Bonus Samsung Berhasil Batalkan Mogok Kerja Massal
Ana Octarin
  • Website

Ana Octarin adalah seorang Penulis Berita yang fokus pada teknologi, otomotif, serta tips dan trik seputar kehidupan digital. Dengan gaya bahasa yang lugas, informatif, dan mudah dipahami, Ana mampu menghadirkan konten yang tidak hanya relevan tetapi juga bermanfaat bagi pembaca. Berbekal pengalaman dalam menulis artikel SEO-friendly, Ana konsisten menyajikan berita terkini, ulasan mendalam, hingga panduan praktis yang membantu audiens tetap update dan melek teknologi.

Artikel Terkait

Promo Sepeda ATR Cycling Hadirkan Diskon Gede-Gedean

Ana Octarin28 Mei 2026 | 02:38

Insentif Pajak Kendaraan Listrik Ditunda, Ini Penjelasannya

Ana Octarin28 Mei 2026 | 01:06

Pameran Otomotif GIIAS 2026 Hadirkan 6 Merek Baru

Ana Octarin27 Mei 2026 | 23:34

Mobil Listrik Honda Super-One Rilis, Segini Spek dan Harganya

Ana Octarin27 Mei 2026 | 22:04

Kapan Ganti Oli Mobil? Ini Tanda dan Panduan Lengkapnya!

Ana Octarin27 Mei 2026 | 17:55

Peluncuran Denza B5 di Indonesia: Jadwal & Harga

Ana Octarin27 Mei 2026 | 12:55
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Spesifikasi POCO X7 5G: HP 3 Jutaan Terbaik Layar AMOLED

21 Mei 2026 | 23:55

HP Samsung 1 jutaan Terbaik 2026, Baterai Jumbo Kamera 50MP

26 Mei 2026 | 19:55

Tablet Murah untuk Mahasiswa, Xiaomi Redmi Pad SE Juara!

27 Mei 2026 | 10:55

Aplikasi Penyebab Memori HP Penuh yang Wajib Dihapus

23 Mei 2026 | 12:55
Terbaru

Promo Sepeda ATR Cycling Hadirkan Diskon Gede-Gedean

Ana Octarin28 Mei 2026 | 02:38

Insentif Pajak Kendaraan Listrik Ditunda, Ini Penjelasannya

Ana Octarin28 Mei 2026 | 01:06

Pameran Otomotif GIIAS 2026 Hadirkan 6 Merek Baru

Ana Octarin27 Mei 2026 | 23:34

Mobil Listrik Honda Super-One Rilis, Segini Spek dan Harganya

Ana Octarin27 Mei 2026 | 22:04

Kapan Ganti Oli Mobil? Ini Tanda dan Panduan Lengkapnya!

Ana Octarin27 Mei 2026 | 17:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.