Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

10 Perangkat Sedot Listrik Standby, Musuh Utama Tagihan Listrik Anda

1 Januari 2026 | 10:00

7 Fakta Ilmiah Kenapa Benua Afrika Terbelah Dua dan Samudra Baru Muncul

1 Januari 2026 | 08:00

Fakta 1 Penemuan Botol Palung Mariana: Sampah Terdalam Dunia 10,7 KM

1 Januari 2026 | 06:00
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • 10 Perangkat Sedot Listrik Standby, Musuh Utama Tagihan Listrik Anda
  • 7 Fakta Ilmiah Kenapa Benua Afrika Terbelah Dua dan Samudra Baru Muncul
  • Fakta 1 Penemuan Botol Palung Mariana: Sampah Terdalam Dunia 10,7 KM
  • Bukan Polusi! Ini 5 Alasan Bumi Panas Mendidih Menurut Ilmuwan
  • 5 Strategi Kunci Peningkatan Kompetensi ASN Lewat ASN DIGITAL
  • 5 Fakta Gila Baterai 20.000 mAh Samsung, Standar Baru HP 2026?
  • 4 Fitur WhatsApp Tahun Baru 2026: Cara Rayakan dengan Pembaruan Terbaru
  • 5 Fakta Pemulihan Jaringan Telkomsel Aceh dan Paket Gratis Diteruskan
Kamis, Januari 1
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Terungkap! Ukuran Karang Terbesar Dunia 2 Kali Lapangan Basket
Berita Tekno

Terungkap! Ukuran Karang Terbesar Dunia 2 Kali Lapangan Basket

Olin SianturiOlin Sianturi17 November 2025 | 03:38
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Karang Raksasa Kepulauan Solomon, Ukuran Karang Terbesar Dunia
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Bukan paus atau cumi-cumi! Peneliti merekam penemuan luar biasa: Karang Raksasa Kepulauan Solomon yang ukurannya 2 kali Ukuran Karang Terbesar Dunia lainnya.

TechnonesiaID - Kisah tentang makhluk laut raksasa selalu memicu imajinasi dan rasa penasaran. Saat kita membayangkan organisme terbesar di lautan, pikiran kita sering tertuju pada paus biru, hiu purba, atau mungkin cumi-cumi raksasa yang legendaris.

Namun, penemuan terbaru di perairan Pasifik Selatan, tepatnya di Kepulauan Solomon, membuktikan bahwa laut masih menyimpan misteri yang jauh lebih menakjubkan—dan jauh lebih besar dari yang kita duga.

Baca Juga

  • 7 Fakta Ilmiah Kenapa Benua Afrika Terbelah Dua dan Samudra Baru Muncul
  • Fakta 1 Penemuan Botol Palung Mariana: Sampah Terdalam Dunia 10,7 KM

Advertisement

Para peneliti dan pembuat film dokumenter berhasil merekam dan mengonfirmasi keberadaan sebuah organisme tunggal yang ukurannya sangat masif, sebanding dengan dua lapangan basket yang digabungkan. Dan yang paling mengejutkan: makhluk raksasa ini adalah karang.

Menyingkap Rahasia Ukuran Karang Terbesar Dunia

Penemuan luar biasa ini datang dari ekspedisi ilmiah yang mendalami ekosistem terumbu karang di Kepulauan Solomon. Area perairan yang hangat dan kaya nutrisi ini memang dikenal sebagai salah satu ‘surga’ keanekaragaman hayati laut.

Ketika tim peneliti, yang dilaporkan oleh beberapa media internasional termasuk Vox dan Detik, mengumumkan temuan mereka, klaim tersebut sangat berani: mereka menemukan koloni karang individu terbesar di dunia.

Baca Juga

  • 5 Fakta Pemulihan Jaringan Telkomsel Aceh dan Paket Gratis Diteruskan
  • 4 Cara Ampuh Lindungi Anak dari Bahaya Radikalisme Media Sosial

Advertisement

Ukuran Karang Terbesar Dunia yang ditemukan ini memang sulit dibayangkan. Untuk memberikan perspektif, satu lapangan basket standar memiliki dimensi sekitar 28×15 meter. Karang ini diperkirakan memiliki luas permukaan yang dua kali lipat dari angka tersebut, menjadikannya salah satu organisme hidup tunggal tertua dan terbesar yang pernah dicatat.

Bayangkan organisme yang telah tumbuh selama ribuan tahun, tersusun dari jutaan polip kecil, membentuk struktur masif yang berfungsi sebagai rumah bagi seluruh ekosistem laut yang kompleks. Ini benar-benar merupakan bukti keajaiban alam.

Karang Bukan Batu: Struktur Organisme Komunal

Agar kita memahami mengapa ukuran karang ini begitu fenomenal, penting untuk mengingat kembali definisi karang. Karang sering kali disalahpahami sebagai batu atau struktur mati di dasar laut. Padahal, karang adalah organisme hidup.

Baca Juga

  • 7 Alasan Samsung Pilih Pameran Mandiri di CES 2024
  • 5 Seri Ponsel Xiaomi Global Ini Hilang dari Toko pada 2026!

Advertisement

Karang merupakan organisme komunal yang terdiri dari jutaan polip, yaitu hewan kecil yang memiliki tentakel dan hidup berkoloni. Polip ini mengeluarkan kalsium karbonat, yang menjadi kerangka keras yang kita kenal sebagai terumbu karang.

  • Organisme Tunggal: Meskipun tersusun dari jutaan polip, koloni karang yang ditemukan di Kepulauan Solomon ini dianggap sebagai satu organisme tunggal (genetika yang sama) yang terus tumbuh bersama.
  • Pertumbuhan Lambat: Karang tumbuh sangat lambat, seringkali hanya beberapa sentimeter per tahun. Ukuran yang masif ini mengindikasikan bahwa koloni ini pasti telah bertahan hidup selama ribuan tahun.
  • Arsitek Ekosistem: Karang adalah fondasi dari terumbu karang, menyediakan habitat, perlindungan, dan tempat mencari makan bagi lebih dari 25% kehidupan laut dunia.

Penemuan koloni yang begitu besar dan utuh menunjukkan bahwa lingkungan di Kepulauan Solomon sangat stabil dan minim gangguan manusia selama periode waktu yang sangat panjang, memungkinkan pertumbuhan monumental ini.

Mengapa Karang Raksasa Kepulauan Solomon Begitu Penting?

Penemuan Karang Raksasa Kepulauan Solomon tidak hanya menarik dari sisi ukuran, tetapi juga dari perspektif ilmu pengetahuan dan konservasi. Struktur karang yang sangat besar dan kuno ini menyimpan rekam jejak sejarah iklim dan laut yang tak ternilai harganya.

Baca Juga

  • Bocoran 6 Spesifikasi OnePlus Turbo 6 & Turbo 6V: Debut 8 Januari!
  • 5 Alasan Integrasi Google Photos Samsung TV Mengubah Cara Anda Menonton

Advertisement

Melalui analisis inti karang, para ilmuwan dapat mempelajari perubahan suhu air laut, pola curah hujan, dan komposisi kimia lautan selama ribuan tahun terakhir. Ini memberikan data krusial untuk memprediksi bagaimana ekosistem laut akan bereaksi terhadap perubahan iklim di masa depan.

Selain itu, karang raksasa ini adalah ‘benteng’ keanekaragaman hayati. Ukuran dan usianya telah menciptakan mikrolingkungan yang unik, tempat di mana spesies endemik—spesies yang hanya ditemukan di lokasi tersebut—berkembang biak.

Ukuran Karang Terbesar Dunia ini juga menegaskan pentingnya daerah Kepulauan Solomon sebagai salah satu pusat ‘Segitiga Terumbu Karang’ yang harus diprioritaskan perlindungannya secara global.

Baca Juga

  • Bocoran 4 Fitur Utama OnePlus Turbo 6 Terbaru: Siap Rilis 8 Januari!
  • 5 Tanda Harga Komputer Laptop Naik, Dampak Kekurangan Memori Global

Advertisement

Tantangan Melindungi Koloni Kuno Ini

Meskipun koloni karang ini telah bertahan selama ribuan tahun, ancaman modern terhadap kelangsungan hidupnya sangat nyata. Salah satu tantangan terbesar adalah kenaikan suhu global.

Peningkatan suhu air laut menyebabkan pemutihan karang (coral bleaching), di mana karang mengeluarkan alga simbion (zooxanthellae) yang memberinya nutrisi dan warna. Jika pemutihan terjadi dalam jangka waktu lama, karang dapat mati.

Tantangan lain mencakup peningkatan keasaman laut akibat penyerapan CO2 atmosfer, serta ancaman lokal seperti polusi dari daratan dan praktik penangkapan ikan yang merusak.

Baca Juga

  • 3 Temuan Terbaru Gletser Thwaites Mencair: 50 Juta Jiwa Terancam
  • 6 Poin Penting Evaluasi Kinerja Oppo 2025: Find X9 Pro Terbaik?

Advertisement

Peneliti berharap bahwa penemuan karang raksasa ini dapat meningkatkan kesadaran global. Fokus harus dialihkan untuk melindungi habitat unik ini sebelum terlambat. Upaya konservasi lokal, didukung oleh pendanaan internasional, sangat dibutuhkan untuk memastikan kelangsungan hidup “makhluk” laut raksasa ini.

Eksplorasi Laut dalam Era Digital

Penemuan koloni raksasa ini juga menyoroti peran penting teknologi modern. Perekaman dan pemetaan karang yang kompleks ini dimungkinkan berkat penggunaan teknologi bawah air canggih, termasuk kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh (ROV) dan teknik pemetaan 3D.

Di masa ketika kita telah memetakan hampir setiap sudut daratan, lautan masih menyimpan area yang belum dijelajahi. Penemuan ini mengingatkan kita bahwa eksplorasi laut, didukung oleh inovasi teknologi, adalah kunci untuk memahami dan melindungi planet kita.

Baca Juga

  • 5 Penemuan Bawah Laut Sulut di 4.500 M: Hasil Riset BRIN Tak Terduga
  • 5 Fakta: 16.600 Jejak Kaki Dinosaurus Bolivia, Situs Terbesar Dunia

Advertisement

Karang Raksasa Kepulauan Solomon adalah monumen hidup yang membuktikan bahwa organisme paling sederhana pun dapat mencapai kehebatan yang luar biasa jika diberi waktu dan lingkungan yang tepat. Ini adalah kisah yang jauh lebih menarik daripada fiksi monster laut, sebuah fakta ilmiah yang menuntut kita untuk bertindak.

Keberadaan karang ini harus menjadi pengingat tegas: lautan kita adalah perpustakaan hidup yang perlu kita jaga dengan sungguh-sungguh.

Baca Juga

  • Bocoran 1,8 Juta Skor AnTuTu OnePlus Turbo: Siap Gempur Kelas Gaming?
  • Terekam: 5 Fakta Tumbukan Objek Kecepatan Tinggi di Bulan 2025

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia_id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Coral reef ekosistem laut Karang terbesar Kepulauan Solomon Penemuan Ilmiah
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleBocoran Honor 500 Pro Hadir dengan Kamera 200MP dan Periskop 50MP
Next Article Deretan 7 Merek HP yang Tidak Dijual di Indonesia Secara Resmi
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

7 Fakta Ilmiah Kenapa Benua Afrika Terbelah Dua dan Samudra Baru Muncul

Olin Sianturi1 Januari 2026 | 08:00

Fakta 1 Penemuan Botol Palung Mariana: Sampah Terdalam Dunia 10,7 KM

Olin Sianturi1 Januari 2026 | 06:00

5 Fakta Pemulihan Jaringan Telkomsel Aceh dan Paket Gratis Diteruskan

Olin Sianturi31 Desember 2025 | 18:00

4 Cara Ampuh Lindungi Anak dari Bahaya Radikalisme Media Sosial

Olin Sianturi31 Desember 2025 | 10:00

7 Alasan Samsung Pilih Pameran Mandiri di CES 2024

Olin Sianturi31 Desember 2025 | 06:00

5 Seri Ponsel Xiaomi Global Ini Hilang dari Toko pada 2026!

Olin Sianturi31 Desember 2025 | 02:00
Pilihan Redaksi

Samsung Galaxy Tab A11 Resmi Meluncur: 5 Keunggulan Tablet 8 Inci Murah

Olin Sianturi23 Desember 2025 | 10:43

Cari tablet 8 inci terjangkau? Simak ulasan lengkap Harga Samsung Galaxy Tab A11 dan Spesifikasi…

Mager ke Luar Saat Liburan? Samsung TV Bikin Rumah Serasa Bioskop! Cek 7 Alasannya!

26 Desember 2025 | 13:05

Moto Pad 60 Pro vs iPad Gen 11: 7 Perbedaan Kunci Tablet Menggambar Presisi

24 Desember 2025 | 22:43

5 Upgrade Spesifikasi Huawei MatePad 11.5 (2026) & Harga Resmi

24 Desember 2025 | 08:43

5 Fitur Terbaik HyperOS 3 untuk Redmi Note 13 Pro & POCO M6 Pro

29 Desember 2025 | 16:00
Terbaru

7 Fakta Ilmiah Kenapa Benua Afrika Terbelah Dua dan Samudra Baru Muncul

Olin Sianturi1 Januari 2026 | 08:00

Fakta 1 Penemuan Botol Palung Mariana: Sampah Terdalam Dunia 10,7 KM

Olin Sianturi1 Januari 2026 | 06:00

5 Fakta Pemulihan Jaringan Telkomsel Aceh dan Paket Gratis Diteruskan

Olin Sianturi31 Desember 2025 | 18:00

4 Cara Ampuh Lindungi Anak dari Bahaya Radikalisme Media Sosial

Olin Sianturi31 Desember 2025 | 10:00

7 Alasan Samsung Pilih Pameran Mandiri di CES 2024

Olin Sianturi31 Desember 2025 | 06:00
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.