Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pengurangan Pajak Mobil Baru Bisa Pacu Pertumbuhan Ekonomi

16 April 2026 | 07:55

Harga Langganan Xbox Game Pass Terlalu Mahal, CEO Siapkan Opsi Iklan

16 April 2026 | 06:55

Aplikasi Google untuk Windows Rilis, Bawa Fitur Mirip MacOS

16 April 2026 | 05:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Pengurangan Pajak Mobil Baru Bisa Pacu Pertumbuhan Ekonomi
  • Harga Langganan Xbox Game Pass Terlalu Mahal, CEO Siapkan Opsi Iklan
  • Aplikasi Google untuk Windows Rilis, Bawa Fitur Mirip MacOS
  • Fitur AI Google Pixel 10: Revolusi Edit Foto Tanpa Laptop
  • Strategi Satelit Internet Amazon: Akuisisi Globalstar Rp181 T
  • Perawatan Truk Isuzu: Pilih Bengkel Resmi atau Umum?
  • Intel Core Ultra Series 3 Indonesia Resmi Rilis, Ini Speknya
  • Huawei MatePad 12 2026: Tablet Hybrid Pengganti Laptop 8 Jutaan
Kamis, April 16
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Game » Harga Langganan Xbox Game Pass Terlalu Mahal, CEO Siapkan Opsi Iklan
Game

Harga Langganan Xbox Game Pass Terlalu Mahal, CEO Siapkan Opsi Iklan

Olin SianturiOlin Sianturi16 April 2026 | 06:55
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Harga langganan Xbox Game Pass
Harga langganan Xbox Game Pass (Foto: inet.detik.com)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Harga langganan Xbox Game Pass kini menjadi sorotan tajam setelah CEO Xbox yang baru, Asha Sharma, memberikan pernyataan mengejutkan. Dalam sebuah memo internal yang bocor ke publik, Sharma secara terbuka mengakui bahwa biaya yang harus dibayar pemain saat ini sudah menyentuh titik yang terlalu tinggi. Pengakuan ini muncul di tengah kegelisahan komunitas gamer global yang merasa beban finansial untuk menikmati layanan tersebut semakin berat setiap tahunnya.

Asha Sharma menekankan bahwa posisi Game Pass sangat krusial bagi masa depan ekosistem Microsoft Gaming. Namun, ia juga menegaskan bahwa struktur tarif yang ada saat ini bukanlah format akhir yang akan mereka pertahankan selamanya. Perusahaan sedang mengevaluasi ulang bagaimana cara memberikan nilai lebih kepada jutaan pelanggan mereka tanpa harus menguras kantong terlalu dalam.

“Dalam jangka pendek, harga langganan Xbox Game Pass memang telah menjadi terlalu mahal bagi banyak pemain. Oleh karena itu, kami membutuhkan sebuah persamaan nilai yang jauh lebih baik bagi konsumen kami di seluruh dunia,” ungkap Sharma sebagaimana dikutip dari laporan internal yang beredar pada Kamis (16/4/2026). Ia menambahkan bahwa visi jangka panjang perusahaan adalah menciptakan sistem yang lebih fleksibel, meski transisi ini memerlukan waktu untuk tahap pengujian dan pembelajaran mendalam.

Baca Juga

  • Strategi Game Gratis Epic Games Belum Mampu Tumbangkan Steam?
  • Aturan Baru Akun Roblox Berlaku, Lindungi Anak dari Predator

Advertisement

Keresahan mengenai mahalnya biaya ini sebenarnya bukan tanpa alasan. Para pemain masih mengingat jelas gelombang kenaikan harga signifikan yang terjadi pada Oktober 2025 lalu. Saat itu, Microsoft menaikkan tarif Xbox Game Pass Ultimate hingga 50 persen, yang melonjak menjadi USD 29,99 atau sekitar Rp470 ribu per bulan. Lonjakan drastis ini memicu protes luas di media sosial dan forum-forum komunitas gaming.

Untuk kategori lainnya, Microsoft mematok harga versi Premium sebesar USD 15 dan versi Essential di angka USD 10. Sementara itu, para pemain di platform PC juga harus merogoh kocek lebih dalam dengan tarif PC Game Pass yang bertengger di angka USD 16,50. Tingginya harga langganan Xbox Game Pass ini dianggap mulai menjauh dari misi awal Microsoft untuk mendemokratisasi akses game berkualitas bagi semua kalangan.

Strategi Baru Harga Langganan Xbox Game Pass Berbasis Iklan

Menanggapi situasi tersebut, Asha Sharma dikabarkan tengah merancang model penetapan harga baru yang lebih inklusif. Salah satu opsi yang paling kuat dipertimbangkan adalah peluncuran paket berlangganan dengan dukungan iklan. Model ini memungkinkan pemain untuk mengakses katalog game yang luas dengan biaya bulanan yang jauh lebih rendah, atau bahkan gratis, dengan kompensasi menyaksikan tayangan iklan tertentu saat bermain atau di dalam menu layanan.

Baca Juga

  • Kebocoran Data Game IGRS Ungkap Plot 007: First Light
  • Doki Doki Literature Club Dihapus dari Play Store, Gamer Geram

Advertisement

Pendekatan ini sebenarnya bukan hal baru di industri digital, namun tergolong revolusioner untuk layanan langganan game konsol. Microsoft tampaknya ingin meniru kesuksesan platform streaming film seperti Netflix dan Disney+ yang telah lebih dulu menerapkan paket murah berbasis iklan. Strategi ini terbukti efektif dalam menjaring segmen pasar yang lebih sensitif terhadap harga namun tetap ingin menikmati konten premium secara legal.

Implementasi iklan dalam harga langganan Xbox Game Pass diharapkan mampu menjadi solusi jalan tengah. Di satu sisi, Microsoft tetap mendapatkan pendapatan dari pihak pengiklan untuk menutupi biaya operasional server dan lisensi game. Di sisi lain, pemain yang memiliki anggaran terbatas tetap bisa memainkan judul-judul AAA terbaru tanpa harus merasa terbebani oleh tagihan bulanan yang membengkak.

Selain opsi iklan, Microsoft juga dilaporkan sedang menjajaki kolaborasi strategis dengan raksasa streaming lainnya. Laporan dari The Information menyebutkan adanya diskusi serius mengenai kemungkinan penggabungan layanan Game Pass dengan langganan Netflix. Jika rencana ini terwujud, konsumen mungkin hanya perlu membayar satu tagihan tunggal untuk mendapatkan akses ke ribuan film sekaligus ratusan judul game populer.

Baca Juga

  • Misi Sampingan GTA 6 Rapper Terkenal Bocor, Fans Makin Heboh!
  • Geek Fam vs RRQ MPL ID S17: Geek Libas Sang Raja 2-1

Advertisement

Direktur Utama Netflix, Greg Peters, telah mengonfirmasi bahwa pembicaraan mengenai kolaborasi ini memang sedang berlangsung. Meski begitu, ia menyatakan bahwa proses negosiasi masih berada di tahap awal dan belum ada kesepakatan final yang ditandatangani. Peters menekankan pentingnya menciptakan model bisnis yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak dan, yang terpenting, memberikan keuntungan nyata bagi konsumen akhir.

“Kami terus mengeksplorasi berbagai ide kreatif bersama Microsoft. Namun, tantangan terbesarnya adalah bagaimana memastikan bahwa integrasi harga langganan Xbox Game Pass ke dalam paket Netflix tetap memberikan profitabilitas yang sehat bagi kedua perusahaan,” ujar Peters. Microsoft sendiri masih terus menghitung formula yang tepat agar paket gabungan ini tidak justru merugikan margin keuntungan mereka di masa depan.

Konteks di balik perubahan strategi ini juga tidak lepas dari tekanan besar setelah Microsoft merampungkan akuisisi raksasa Activision Blizzard. Dengan masuknya waralaba besar seperti Call of Duty ke dalam Game Pass, biaya operasional dan potensi kerugian dari penjualan retail langsung menjadi pertimbangan serius. Microsoft harus memutar otak agar layanan langganan mereka tetap berkelanjutan secara finansial namun tidak ditinggalkan oleh para penggemar setianya.

Baca Juga

  • Klasemen MPL ID S17 Pekan 3: RRQ Hoshi Terpuruk di Dasar
  • Kode Redeem ML 13 April 2026 Terbaru, Klaim Hadiah MLBB x Naruto

Advertisement

Industri game saat ini memang sedang mengalami pergeseran paradigma dari kepemilikan fisik ke model layanan langganan. Namun, ketika biaya hidup secara global meningkat, pengeluaran untuk hiburan digital seringkali menjadi hal pertama yang dipangkas oleh konsumen. Microsoft menyadari bahwa mempertahankan harga langganan Xbox Game Pass di level yang terlalu tinggi berisiko membuat mereka kehilangan momentum di tengah persaingan ketat dengan PlayStation Plus dari Sony.

Dengan adanya kepemimpinan baru di bawah Asha Sharma, para analis memprediksi akan ada perubahan kebijakan yang lebih agresif dalam satu tahun ke depan. Fokus utama Xbox kini bukan lagi sekadar menambah jumlah judul game, melainkan bagaimana mempertahankan loyalitas pelanggan melalui harga yang masuk akal. Fleksibilitas yang dijanjikan Sharma diharapkan mampu mengembalikan citra Game Pass sebagai layanan dengan penawaran nilai terbaik di industri gaming.

Pada akhirnya, masa depan layanan ini akan sangat bergantung pada seberapa efektif model iklan tersebut diterima oleh pasar. Jika Microsoft berhasil mengeksekusi rencana ini dengan mulus, maka masalah mengenai harga langganan Xbox Game Pass yang mahal mungkin akan segera teratasi, sekaligus membuka pintu bagi jutaan pemain baru untuk bergabung ke dalam ekosistem hijau milik Microsoft tersebut.

Baca Juga

  • Film Metal Gear Solid Terbaru Disutradarai Duo Final Destination
  • Biaya pengembangan GTA 6 Tembus Rp51 Triliun, Saingi Misi NASA

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Asha Sharma Industri Game Microsoft Netflix Xbox Game Pass
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleAplikasi Google untuk Windows Rilis, Bawa Fitur Mirip MacOS
Next Article Pengurangan Pajak Mobil Baru Bisa Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Strategi Game Gratis Epic Games Belum Mampu Tumbangkan Steam?

Olin Sianturi15 April 2026 | 21:55

Aturan Baru Akun Roblox Berlaku, Lindungi Anak dari Predator

Ana Octarin14 April 2026 | 10:55

Kebocoran Data Game IGRS Ungkap Plot 007: First Light

Olin Sianturi14 April 2026 | 08:55

Doki Doki Literature Club Dihapus dari Play Store, Gamer Geram

Olin Sianturi13 April 2026 | 23:55

Misi Sampingan GTA 6 Rapper Terkenal Bocor, Fans Makin Heboh!

Olin Sianturi13 April 2026 | 18:55

Geek Fam vs RRQ MPL ID S17: Geek Libas Sang Raja 2-1

Olin Sianturi13 April 2026 | 17:55
Pilihan Redaksi
Otomotif

Harga Mobil Sedan Toyota April 2026: Cek Daftar Lengkapnya

Ana Octarin13 April 2026 | 09:55

Harga Mobil Sedan Toyota pada bulan April 2026 menunjukkan tren yang stabil meskipun pasar otomotif…

Ekosistem Jaringan Asus ProArt Hadirkan Router WiFi 7 dan Switch

15 April 2026 | 00:55

Dell Pro 5 Micro Panther Lake: Mini PC Workstation Terbaru

11 April 2026 | 04:55

Flashdisk ChromeOS Flex Google: Solusi Murah Laptop Lawas

10 April 2026 | 23:55

Krisis Biji Plastik Otomotif Mengintai, Honda Siaga Penuh

14 April 2026 | 09:55
Terbaru

Strategi Game Gratis Epic Games Belum Mampu Tumbangkan Steam?

Olin Sianturi15 April 2026 | 21:55

Aturan Baru Akun Roblox Berlaku, Lindungi Anak dari Predator

Ana Octarin14 April 2026 | 10:55

Kebocoran Data Game IGRS Ungkap Plot 007: First Light

Olin Sianturi14 April 2026 | 08:55

Doki Doki Literature Club Dihapus dari Play Store, Gamer Geram

Olin Sianturi13 April 2026 | 23:55

Misi Sampingan GTA 6 Rapper Terkenal Bocor, Fans Makin Heboh!

Olin Sianturi13 April 2026 | 18:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.