Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Cara Menghentikan Telepon WhatsApp Tanpa Perlu Blokir Kontak

25 April 2026 | 21:55

Kupon Servis Gratis Yamaha Kini Digital Lewat Fitur E-KSG

25 April 2026 | 20:55

Pelatih Timnas Esports Indonesia di ENC 2026 Resmi Diumumkan

25 April 2026 | 19:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Cara Menghentikan Telepon WhatsApp Tanpa Perlu Blokir Kontak
  • Kupon Servis Gratis Yamaha Kini Digital Lewat Fitur E-KSG
  • Pelatih Timnas Esports Indonesia di ENC 2026 Resmi Diumumkan
  • Fitur Multiview YouTube TV Kini Bisa Dikustomisasi Pengguna
  • Rice Cooker Stainless Sanken SJ-203BK: Solusi Masak Sehat 6-in-1
  • Keadilan Akses Internet Nasional: Menakar Skema Kuota Data
  • Jadwal MPL ID S17 Hari Ini: RRQ Hoshi vs Dewa United Esports
  • Penjualan Anno 117: Pax Romana Tembus 1,17 Juta Pemain, Rekor!
Sabtu, April 25
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » 4 Fakta Rotasi Bumi Berubah Drastis: NASA Buka Suara Soal Bendungan China
Berita Tekno

4 Fakta Rotasi Bumi Berubah Drastis: NASA Buka Suara Soal Bendungan China

Olin SianturiOlin Sianturi24 Oktober 2025 | 17:38
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Perubahan Rotasi Bumi, Dampak Bendungan China
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Terungkap! Simak 4 fakta mengejutkan soal Perubahan Rotasi Bumi. NASA konfirmasi Dampak Bendungan China yang super masif. Apakah ini berbahaya? Cari tahu jawabannya!

Kabar mengejutkan datang dari Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Lembaga sains global ini buka-bukaan mengenai fakta di balik perubahan kecil pada rotasi planet kita.

Siapa sangka, salah satu penyebab utamanya adalah mega proyek manusia, yaitu bendungan raksasa yang terletak di China. Bendungan ini dikenal sebagai Three Gorges Dam (Bendungan Tiga Ngarai).

Baca Juga

  • Cara Menghentikan Telepon WhatsApp Tanpa Perlu Blokir Kontak
  • Keadilan Akses Internet Nasional: Menakar Skema Kuota Data

Advertisement

NASA secara resmi menyatakan bahwa distribusi massa air dalam jumlah luar biasa besar akibat bendungan ini telah menyebabkan pergeseran yang sangat kecil, namun terukur, pada gerakan rotasi Bumi.

Tentu saja, kabar ini memicu spekulasi dan pertanyaan, terutama mengenai seberapa signifikan dan berbahaya dampak dari proyek infrastruktur terbesar di dunia ini terhadap planet kita.

Mengapa Distribusi Massa Memengaruhi Perubahan Rotasi Bumi?

Untuk memahami bagaimana sebuah bangunan di permukaan Bumi dapat memengaruhi putaran seluruh planet, kita perlu kembali ke hukum fisika dasar, khususnya mengenai momen inersia.

Baca Juga

  • Dampak krisis tenaga kerja AI: 92.000 Karyawan Teknologi Kena PHK
  • Polemik Kuota Internet Hangus: BPKN Tekankan Keadilan Digital

Advertisement

Momen inersia adalah konsep fisika yang menjelaskan kecenderungan suatu benda untuk mempertahankan keadaan geraknya. Dalam konteks planet, ini berarti Bumi akan berusaha mempertahankan kecepatan putar dan posisi porosnya.

Jika massa Bumi didistribusikan ulang, bahkan dalam jumlah yang sangat kecil dibandingkan dengan total massa planet, hal itu dapat memengaruhi pusat gravitasi dan momen inersianya.

Bendungan Tiga Ngarai (Three Gorges Dam) memiliki kapasitas air yang fantastis. Ketika bendungan tersebut penuh, ia menahan lebih dari 39,3 kilometer kubik air.

Baca Juga

  • Cara Tahu Chat WhatsApp Dibaca Meski Centang Biru Dimatikan
  • Proyek Tambang Uranium AS Tuai Protes Akibat Ancaman Krisis Air

Advertisement

Memindahkan massa air sebesar itu dari satu lokasi ke lokasi lain, dan menumpuknya pada ketinggian tertentu, sama saja dengan mendistribusikan ulang massa planet kita.

Memahami Konsep Inersia Planet

Bayangkan seorang atlet seluncur es. Ketika ia merentangkan tangannya, ia berputar lebih lambat. Sebaliknya, ketika ia menarik tangannya ke dalam, ia berputar lebih cepat.

Ini adalah prinsip yang sama: ketika massa (dalam hal ini air bendungan) dipindahkan menjauh dari poros rotasi atau pusat gravitasi, putaran akan melambat sedikit.

Baca Juga

  • Aturan Kuota Internet Hangus dalam Sorotan Sidang MK Terbaru
  • Iklan YouTube Anak Remaja Resmi Dibatasi demi Aturan PP Tunas

Advertisement

Para ilmuwan NASA mencatat bahwa penumpukan air yang masif di lokasi bendungan yang terletak di garis lintang tertentu telah mengubah sedikit komposisi distribusi massa di planet ini.

Perubahan ini tidak hanya memengaruhi kecepatan rotasi, tetapi juga menyebabkan pergeseran kutub rotasi (polar wandering) Bumi.

Analisis Dampak Bendungan China: Angka dan Fakta NASA

Laporan dari tim ilmuwan NASA menegaskan bahwa Dampak Bendungan China yang masif ini memang memberikan efek, meskipun skalanya sangat kecil dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga

  • CEO Baru Apple John Ternus Hadapi Tantangan Besar Era AI
  • Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Online Lewat HP Praktis

Advertisement

Fakta yang paling menarik adalah bahwa bendungan tersebut mengubah bentuk Bumi sedikit demi sedikit, dan efeknya dapat diukur dengan teknologi sangat presisi.

Berikut adalah 4 fakta utama mengenai dampak yang terukur dari Three Gorges Dam terhadap rotasi planet:

  • Bendungan menampung massa air seberat lebih dari 39 triliun kilogram.
  • Penumpukan massa air ini menyebabkan pergeseran sumbu kutub sebesar sekitar 2 sentimeter (0,8 inci).
  • Perubahan Rotasi Bumi melambat hingga 0,06 mikrosekon per hari. (Satu mikrosekon adalah sepersejuta detik.)
  • Efek rotasi ini paling signifikan ketika bendungan mencapai kapasitas penuh saat musim hujan.

Bagaimana Dampak Bendungan China Memicu Pergeseran Kutub?

Perlu dicatat bahwa pergeseran sumbu rotasi Bumi adalah fenomena alami. Namun, aktivitas manusia, seperti pembangunan infrastruktur raksasa dan terutama perubahan iklim, semakin memengaruhi pergeseran tersebut.

Baca Juga

  • Dampak AI Bagi Karyawan Kantor: Jadi Bos yang Micromanaging?
  • Aturan Usia Minimum YouTube Indonesia: Nasib Akun Remaja RI

Advertisement

Bendungan Tiga Ngarai terletak di garis lintang sekitar 30 derajat utara dari Khatulistiwa. Ketika air ditumpuk di lokasi ini, ia meningkatkan massa di wilayah tersebut.

Menurut NASA, pergeseran massa yang terjadi karena bendungan ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan perubahan distribusi massa yang disebabkan oleh fenomena alam seperti mencairnya gletser atau fluktuasi air laut.

Namun, karena bendungan ini merupakan struktur buatan manusia terbesar yang memindahkan massa air secara konsisten, ia menjadi contoh ekstrem bagaimana rekayasa sipil skala besar dapat memiliki efek kosmik.

Baca Juga

  • Penyelundupan Perangkat Starlink Iran: Dua Warga Asing Ditangkap
  • CEO Apple John Ternus: Sosok Pengganti Tim Cook di Tahun 2026

Advertisement

Seberapa Signifikan Perubahan Rotasi Bumi Ini?

Meskipun angka-angka yang disebutkan di atas terdengar dramatis—perubahan kutub 2 sentimeter dan perlambatan 0,06 mikrosekon—para ahli sepakat bahwa Dampak Bendungan China ini tidak menimbulkan ancaman serius bagi kehidupan di Bumi.

Dampaknya sangat minimal jika dibandingkan dengan faktor alami lain yang terus-menerus memengaruhi rotasi Bumi. Faktor alamiah tersebut meliputi:

  • Perubahan Musiman: Pergerakan udara di atmosfer dan perubahan massa air akibat pasang surut jauh lebih signifikan dalam memengaruhi rotasi harian.
  • Pergerakan Mantel Bumi: Pergerakan material cair di bawah kerak Bumi adalah faktor terbesar yang menyebabkan fluktuasi momen inersia dalam jangka waktu geologis.
  • Gaya Tarik Bulan dan Matahari: Gaya pasang surut dari benda langit ini adalah penyebab utama perlambatan rotasi Bumi secara bertahap dalam jutaan tahun.

Dengan kata lain, meskipun bendungan China ini berkontribusi terhadap Perubahan Rotasi Bumi, efeknya tertelan oleh fluktuasi alamiah yang terjadi setiap hari.

Baca Juga

  • Profil CEO Baru Apple John Ternus: Perjalanan Sang Insinyur
  • Infrastruktur Data Center Tier IV DRB Siap Dukung Revolusi AI

Advertisement

Para ilmuwan NASA menggunakan temuan ini lebih sebagai alat untuk memvalidasi model geofisika mereka, menunjukkan seberapa sensitif dan akurat pengukuran yang mereka miliki terhadap planet ini.

Kesimpulan: Rekayasa Manusia dan Kosmos

Pengakuan NASA mengenai korelasi antara Three Gorges Dam dan pergeseran kecil rotasi Bumi menunjukkan betapa kuatnya kemampuan manusia untuk memengaruhi lingkungan fisik, bahkan pada skala planet.

Meskipun Dampak Bendungan China tidak akan menyebabkan hari-hari kita menjadi lebih pendek atau lebih panjang secara drastis, ini memberikan kita perspektif baru mengenai hubungan antara rekayasa sipil raksasa dan hukum alam.

Baca Juga

  • Perlindungan Anak di Ruang Digital: YouTube Resmi Patuhi RI
  • Pembatasan Usia YouTube Indonesia Berlaku, Nasib YouTube Kids?

Advertisement

Kisah ini menjadi pengingat penting bahwa distribusi massa di planet ini adalah variabel dinamis. Setiap kali kita memindahkan massa air atau tanah dalam skala besar, kita secara teknis mengubah momen inersia planet.

Saat ini, tidak ada alasan untuk panik mengenai Perubahan Rotasi Bumi yang dipicu bendungan tersebut. Namun, temuan ini membuka pintu bagi penelitian lebih lanjut mengenai bagaimana proyek-proyek infrastruktur di masa depan mungkin memerlukan perhitungan geofisika yang lebih komprehensif.

Intinya, Bumi adalah sistem yang terhubung erat. Sementara bendungan China membantu menghasilkan listrik dan mengendalikan banjir, dampak kecilnya pada putaran Bumi akan terus menjadi topik penelitian menarik bagi para ilmuwan NASA dan geofisikawan global.

Baca Juga

  • Ancaman AI Mythos Anthropic Incar Sektor Perbankan Global
  • Praktik Monopoli TikTok Shop Dilaporkan ke KPPU Terkait Logistik

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Bendungan China NASA Rotasi Bumi Teknologi Three Gorges Dam
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous Article3 Bocoran Kunci Peluncuran Samsung Galaxy S26, Siap Rilis Maret 2026
Next Article 5 Fakta Ngeri Terungkap dari Penelitian Kotoran Purba Berusia 1.300 Tahun
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Cara Menghentikan Telepon WhatsApp Tanpa Perlu Blokir Kontak

Iphan S25 April 2026 | 21:55

Fitur Multiview YouTube TV Kini Bisa Dikustomisasi Pengguna

Olin Sianturi25 April 2026 | 18:55

Keadilan Akses Internet Nasional: Menakar Skema Kuota Data

Iphan S25 April 2026 | 16:55

Dampak krisis tenaga kerja AI: 92.000 Karyawan Teknologi Kena PHK

Ana Octarin25 April 2026 | 12:55

Polemik Kuota Internet Hangus: BPKN Tekankan Keadilan Digital

Ana Octarin25 April 2026 | 07:55

Cara Tahu Chat WhatsApp Dibaca Meski Centang Biru Dimatikan

Ana Octarin25 April 2026 | 02:55
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Stop Jengkel! 7 Cara Ampuh Hapus Iklan di Android yang Muncul Tiba-tiba

16 Oktober 2025 | 02:08

Tablet Samsung 2 jutaan terbaik Galaxy Tab A11 Update 7 Tahun

22 April 2026 | 15:55

Blokir Wikipedia di Indonesia Segera Berlaku Jika Tak Daftar PSE

21 April 2026 | 18:55

Cara Hemat BBM Mobil Hybrid Saat Harga Minyak Dunia Naik

24 April 2026 | 01:55
Terbaru

Cara Menghentikan Telepon WhatsApp Tanpa Perlu Blokir Kontak

Iphan S25 April 2026 | 21:55

Fitur Multiview YouTube TV Kini Bisa Dikustomisasi Pengguna

Olin Sianturi25 April 2026 | 18:55

Keadilan Akses Internet Nasional: Menakar Skema Kuota Data

Iphan S25 April 2026 | 16:55

Dampak krisis tenaga kerja AI: 92.000 Karyawan Teknologi Kena PHK

Ana Octarin25 April 2026 | 12:55

Polemik Kuota Internet Hangus: BPKN Tekankan Keadilan Digital

Ana Octarin25 April 2026 | 07:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.