Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Oppo Pad 5 Pro 2026: Tablet Flagship Pengganti Laptop Terbaik

7 Mei 2026 | 23:55

Kontrak Militer AI Anthropic Terancam Usai Gandeng SpaceX

7 Mei 2026 | 22:55

Insentif Pajak Kendaraan Listrik Jakarta Dongkrak Minat Beli

7 Mei 2026 | 21:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Oppo Pad 5 Pro 2026: Tablet Flagship Pengganti Laptop Terbaik
  • Kontrak Militer AI Anthropic Terancam Usai Gandeng SpaceX
  • Insentif Pajak Kendaraan Listrik Jakarta Dongkrak Minat Beli
  • Laporan Pendapatan Krafton Q1 2026: Meroket Berkat PUBG Mobile
  • Jadwal Rilis iPhone 17e Indonesia Bocor, Cek Harga dan Spek
  • Spesifikasi Xiaomi Pad 7 Terbaru: Tablet AI Performa Monster!
  • Paket Roaming Haji Telkomsel: Solusi Koneksi Andal Jemaah
  • Biaya Servis AC Mobil Terbaru 2024: Panduan Harga Lengkap
Jumat, Mei 8
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » 5 Titik Rawan Peringatan Dini Tanah Longsor Jakarta Wajib Diwaspadai
Berita Tekno

5 Titik Rawan Peringatan Dini Tanah Longsor Jakarta Wajib Diwaspadai

Olin SianturiOlin Sianturi21 Desember 2025 | 12:27
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Peringatan Dini Tanah Longsor Jakarta, Titik Rawan Gerakan Tanah Jakarta
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - BPBD dan BMKG merilis Peringatan Dini Tanah Longsor Jakarta! Ketahui 5 Titik Rawan Gerakan Tanah Jakarta di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur agar Anda siaga bencana.

Kondisi cuaca ekstrem belakangan ini, terutama peningkatan curah hujan yang signifikan, selalu menjadi pemicu utama potensi bencana hidrometeorologi. Di Ibu Kota, ancaman tidak hanya datang dari banjir bandang. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baru-baru ini mengeluarkan peringatan penting.

Peringatan tersebut menyoroti potensi pergerakan tanah atau tanah longsor di berbagai wilayah di Jakarta. Informasi ini tentu harus direspons dengan cepat oleh warga, khususnya yang tinggal di area perbukitan atau dekat tebing.

Baca Juga

  • Kontrak Militer AI Anthropic Terancam Usai Gandeng SpaceX
  • Paket Roaming Haji Telkomsel: Solusi Koneksi Andal Jemaah

Advertisement

Lantas, mengapa Jakarta, yang dikenal sebagai dataran rendah, memiliki potensi tanah longsor yang signifikan? Dan di mana saja Peringatan Dini Tanah Longsor Jakarta ini berlaku?

Data Akurat: Dasar Peringatan Dini Tanah Longsor Jakarta

Peringatan yang dikeluarkan oleh BPBD DKI Jakarta bukanlah imbauan tanpa dasar. Informasi ini disusun berdasarkan kolaborasi dan analisis data geologi dan meteorologi yang sangat ketat.

Kolaborasi ini melibatkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Baca Juga

  • Solusi Jaringan Enterprise UKM Cybrey Resmi Hadir di Indonesia
  • Desain layar iPhone masa depan bocor, Apple gandeng Samsung

Advertisement

Metodologi yang digunakan untuk menghasilkan peta risiko ini cukup canggih. Data yang digunakan merupakan hasil tumpang susun (overlay) antara dua peta penting.

  • Peta pertama adalah Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah, yang dikeluarkan oleh PVMBG. Peta ini mengidentifikasi karakteristik geologi suatu wilayah, seperti kemiringan lereng, jenis batuan, dan stabilitas tanahnya.
  • Peta kedua adalah Peta Prakiraan Curah Hujan Bulanan, yang merupakan data dari BMKG. Peta ini memproyeksikan seberapa tinggi intensitas hujan yang akan turun di wilayah tersebut.

Dengan menggabungkan kedua data tersebut, pemerintah dapat memproyeksikan potensi risiko. Jika zona tanah yang secara geologis sudah rentan bertemu dengan curah hujan tinggi, maka potensi terjadinya gerakan tanah atau longsor akan meningkat drastis. Ini adalah kunci utama dari penetapan Peringatan Dini Tanah Longsor Jakarta.

Zona Kerentanan Tinggi dan Sedang

PVMBG mengklasifikasikan wilayah berdasarkan tingkat kerentanannya. Wilayah yang masuk dalam zona kerentanan tinggi berarti area tersebut memiliki potensi gerakan tanah yang tinggi, bahkan bisa terjadi pada curah hujan yang rendah sekalipun.

Baca Juga

  • Wabah Hantavirus Mematikan Serang Kapal Pesiar, Ini Faktanya
  • Paket Roaming Haji Indosat 2026: Daftar Harga IM3 dan Tri

Advertisement

Sedangkan zona kerentanan menengah menunjukkan potensi gerakan tanah bisa terjadi, asalkan didukung oleh curah hujan di atas normal. Sayangnya, data BMKG menunjukkan bahwa curah hujan di Jakarta memang sedang meningkat.

Titik Rawan Gerakan Tanah Jakarta: Lokasi Wajib Siaga Bencana

Berdasarkan hasil analisis overlay, PVMBG dan BPBD secara spesifik menyebutkan bahwa sebagian besar potensi risiko gerakan tanah terpusat di dua wilayah administrasi: Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Mengapa kedua wilayah ini lebih rentan dibandingkan Jakarta Pusat atau Utara? Jawabannya terletak pada karakteristik geografi. Jakarta Selatan dan Jakarta Timur masih memiliki topografi yang lebih bergelombang dan berdekatan dengan kawasan perbukitan di selatan (seperti Depok dan Bogor), yang menjadikan struktur tanahnya lebih dinamis.

Baca Juga

  • Modus Penipuan Telegram Mini Apps Incar Rekening HP Android
  • Pertumbuhan Pasar Smartphone Global: HONOR Melesat di Tengah Krisis

Advertisement

Masyarakat yang tinggal di area-area ini diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama setelah hujan deras turun berturut-turut dalam durasi yang lama.

5 Wilayah Paling Diwaspadai untuk Peringatan Dini Tanah Longsor Jakarta

Meskipun potensi gerakan tanah bisa meluas, ada beberapa kelurahan dan kecamatan yang secara spesifik harus menjadi fokus utama kewaspadaan publik dan pemerintah daerah. Berikut adalah 5 Titik Rawan Gerakan Tanah Jakarta yang mendapat perhatian khusus:

1. Jakarta Selatan: Kecamatan Cilandak

Baca Juga

  • Larangan Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Jadi Tren Global
  • GPU Lisuan 7G100 China Rilis 20 Mei, Saingan RTX 4060 Murah

Advertisement

  • Kelurahan Cilandak Barat dan Pangkalan Jati. Area ini berbatasan langsung dengan dataran tinggi dan sering mengalami masalah drainase lereng.

2. Jakarta Selatan: Kecamatan Jagakarsa

  • Kelurahan Lenteng Agung, Srengseng Sawah, dan Ciganjur. Wilayah ini terkenal memiliki kontur tanah yang curam di beberapa titik permukiman padat.

3. Jakarta Selatan: Kecamatan Pasar Minggu

  • Kelurahan Pejaten Barat dan Ragunan. Kerentanan di sini sering dikaitkan dengan aktivitas perubahan tata ruang yang mempengaruhi stabilitas lereng buatan.

4. Jakarta Timur: Kecamatan Kramat Jati

Baca Juga

  • Perkawinan silang manusia purba Terungkap Lewat Fosil Anak Israel
  • Tanda WhatsApp Disadap Jarak Jauh dan Cara Menghentikannya

Advertisement

  • Kelurahan Dukuh dan sekitarnya. Meskipun tidak seberbukit Jakarta Selatan, area ini memiliki struktur tanah lempung yang mudah jenuh dan longsor jika terpapar air berlebihan.

5. Jakarta Timur: Kecamatan Ciracas

  • Kelurahan Kelapa Dua Wetan. Fokus pada area yang berdekatan dengan sungai dan memiliki kemiringan mikro yang rentan terhadap erosi akibat luapan air hujan.

Langkah Kesiapsiagaan: Apa yang Harus Dilakukan Warga?

Peringatan Dini Tanah Longsor Jakarta ini adalah alarm, bukan kepastian bencana. Artinya, warga masih punya waktu untuk mengambil langkah mitigasi. Kesiapsiagaan adalah kunci utama untuk meminimalisir risiko kerugian jiwa maupun materi.

BPBD telah mengeluarkan sejumlah imbauan praktis yang harus segera diterapkan, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan lereng, tebing buatan, atau dekat aliran sungai.

Baca Juga

  • Gerakan Perlawanan Anti-AI Global: Teror dan Protes Meluas
  • Spesies Manusia Purba Baru Homo Juluensis Ditemukan di China

Advertisement

Tindakan Pencegahan di Area Rawan Longsor

Berikut adalah beberapa langkah nyata yang dapat Anda lakukan saat ini juga:

1. Periksa Drainase Rumah dan Lingkungan

Pastikan saluran air dan talang air di sekitar rumah Anda berfungsi normal dan tidak tersumbat. Air yang tidak terdistribusi dengan baik akan meresap ke dalam tanah dan mempercepat kejenuhan, yang memicu gerakan tanah.

Baca Juga

  • Gunung Berapi Erebus Antartika Muntahkan Debu Emas Tiap Hari
  • Ancaman Kenaikan Permukaan Air Laut Menurut NASA, RI Masuk Daftar

Advertisement

2. Kenali Tanda-tanda Awal Longsor

Warga harus tanggap terhadap gejala alam. Tanda-tanda awal gerakan tanah meliputi retakan pada lereng, munculnya rembesan air baru secara tiba-tiba, atau pohon/tiang listrik yang tiba-tiba miring. Jika mendengar suara gemuruh aneh saat hujan, segera evakuasi.

3. Hindari Aktivitas Pemicu

Baca Juga

  • Teknologi Baterai Mobil Listrik Korea Bisa Tempuh 1.000 Km
  • Sejarah pengobatan herbal Indonesia: Kisah Dokter Jerman Berguru pada Dukun

Advertisement

Jangan melakukan penggalian tanah atau pemotongan lereng di musim hujan. Aktivitas konstruksi yang tidak terkontrol di lereng dapat menghilangkan penahan alami tanah.

4. Siapkan Rencana Evakuasi

Bagi yang tinggal di Titik Rawan Gerakan Tanah Jakarta, siapkan tas siaga bencana yang berisi dokumen penting, obat-obatan, dan lampu senter. Ketahui rute evakuasi terdekat menuju tempat yang lebih aman.

Baca Juga

  • Penjelasan Ilmiah Laut Merah Terbelah Berdasarkan Hasil Studi
  • PHK Massal Meta Terbaru: Zuckerberg Pangkas Karyawan Demi AI

Advertisement

Ingat, keselamatan adalah prioritas utama. Data dari BPBD, BMKG, dan PVMBG disediakan untuk memastikan masyarakat dapat bertindak sebelum terlambat.

Kesimpulan: Tingkatkan Kewaspadaan di Musim Hujan

Ancaman Peringatan Dini Tanah Longsor Jakarta di wilayah Selatan dan Timur adalah hal yang serius dan perlu disikapi dengan bijak. Kenaikan curah hujan yang diprakirakan oleh BMKG menjadi katalisator bagi zona-zona kerentanan yang sudah dipetakan oleh PVMBG.

Dengan mengenali 5 Titik Rawan Gerakan Tanah Jakarta, masyarakat diharapkan dapat bekerja sama dengan RT/RW dan BPBD setempat untuk melakukan mitigasi komunal. Dengan informasi yang akurat dan kesiapsiagaan yang tinggi, kita bisa menghadapi potensi bencana alam dengan lebih tenang dan mengurangi dampak kerugian.

Baca Juga

  • Fitur Deteksi Penipuan Google Hadir di Pixel, Ini Cara Kerjanya
  • Cara Memulihkan Daya Ingat: Ilmuwan Temukan Rahasia Pikun

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
BMKG BPBD Jakarta Kesiapsiagaan Bencana Tanah longsor
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous Article1.046 Data Mahasiswa Bocor: 5 Cara Amankan Google Form Anda Sekarang!
Next Article 11 Aplikasi Populer Buatan Militer Israel, Wajib Tahu Faktanya
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Kontrak Militer AI Anthropic Terancam Usai Gandeng SpaceX

Iphan S7 Mei 2026 | 22:55

Insentif Pajak Kendaraan Listrik Jakarta Dongkrak Minat Beli

Ana Octarin7 Mei 2026 | 21:55

Paket Roaming Haji Telkomsel: Solusi Koneksi Andal Jemaah

Ana Octarin7 Mei 2026 | 17:59

Solusi Jaringan Enterprise UKM Cybrey Resmi Hadir di Indonesia

Ana Octarin7 Mei 2026 | 12:55

Desain layar iPhone masa depan bocor, Apple gandeng Samsung

Iphan S7 Mei 2026 | 07:55

Wabah Hantavirus Mematikan Serang Kapal Pesiar, Ini Faktanya

Iphan S6 Mei 2026 | 17:55
Pilihan Redaksi
Otomotif

Harga BBM Diesel Primus Plus Tembus Rp30.890 di SPBU Vivo

Ana Octarin4 Mei 2026 | 00:55

Harga BBM Diesel Primus Plus resmi mengalami lonjakan drastis di seluruh jaringan Stasiun Pengisian Bahan…

Desain layar iPhone masa depan bocor, Apple gandeng Samsung

7 Mei 2026 | 07:55

Sejarah pengobatan herbal Indonesia: Kisah Dokter Jerman Berguru pada Dukun

2 Mei 2026 | 23:55

Paket Roaming Haji Indosat 2026: Daftar Harga IM3 dan Tri

6 Mei 2026 | 07:55

Philips Fuzzy Logic Rice Cooker: Desain Mewah dan Hemat Listrik

3 Mei 2026 | 04:55
Terbaru

Kontrak Militer AI Anthropic Terancam Usai Gandeng SpaceX

Iphan S7 Mei 2026 | 22:55

Insentif Pajak Kendaraan Listrik Jakarta Dongkrak Minat Beli

Ana Octarin7 Mei 2026 | 21:55

Paket Roaming Haji Telkomsel: Solusi Koneksi Andal Jemaah

Ana Octarin7 Mei 2026 | 17:59

Solusi Jaringan Enterprise UKM Cybrey Resmi Hadir di Indonesia

Ana Octarin7 Mei 2026 | 12:55

Desain layar iPhone masa depan bocor, Apple gandeng Samsung

Iphan S7 Mei 2026 | 07:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.