Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Beralih ke Mobil Listrik Jadi Solusi Saat Harga BBM Melambung

21 Maret 2026 | 23:49

Facebook Tawarkan Insentif Rp50 Juta untuk Bajak Kreator TikTok

21 Maret 2026 | 22:30

Jaga Stok BBM, Bahlil Pastikan RI Siap Impor Minyak dari Rusia

21 Maret 2026 | 22:16
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Beralih ke Mobil Listrik Jadi Solusi Saat Harga BBM Melambung
  • Facebook Tawarkan Insentif Rp50 Juta untuk Bajak Kreator TikTok
  • Jaga Stok BBM, Bahlil Pastikan RI Siap Impor Minyak dari Rusia
  • HP Kamera Mid-range Terbaik untuk Foto Lebaran Ciamik
  • Promo PC Game Pass Ramadan Cuma Rp 14.999, Cek Cara Belinya!
  • Penyebab Motor Keluar Asap Putih: Kenali Gejala dan Solusinya
  • Kartu Lebaran Galaxy S26: Cara Praktis Bikin Ucapan Unik
  • Prompt AI Kartu Lebaran Unik untuk Ucapan Idulfitri Estetik
Minggu, Maret 22
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » 5 Titik Rawan Peringatan Dini Tanah Longsor Jakarta Wajib Diwaspadai
Berita Tekno

5 Titik Rawan Peringatan Dini Tanah Longsor Jakarta Wajib Diwaspadai

Olin SianturiOlin Sianturi21 Desember 2025 | 12:27
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Peringatan Dini Tanah Longsor Jakarta, Titik Rawan Gerakan Tanah Jakarta
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - BPBD dan BMKG merilis Peringatan Dini Tanah Longsor Jakarta! Ketahui 5 Titik Rawan Gerakan Tanah Jakarta di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur agar Anda siaga bencana.

Kondisi cuaca ekstrem belakangan ini, terutama peningkatan curah hujan yang signifikan, selalu menjadi pemicu utama potensi bencana hidrometeorologi. Di Ibu Kota, ancaman tidak hanya datang dari banjir bandang. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baru-baru ini mengeluarkan peringatan penting.

Peringatan tersebut menyoroti potensi pergerakan tanah atau tanah longsor di berbagai wilayah di Jakarta. Informasi ini tentu harus direspons dengan cepat oleh warga, khususnya yang tinggal di area perbukitan atau dekat tebing.

Baca Juga

  • Facebook Tawarkan Insentif Rp50 Juta untuk Bajak Kreator TikTok
  • Era AI Phone 2026 Samsung: Revolusi Galaxy S26 Tanpa Sentuh

Advertisement

Lantas, mengapa Jakarta, yang dikenal sebagai dataran rendah, memiliki potensi tanah longsor yang signifikan? Dan di mana saja Peringatan Dini Tanah Longsor Jakarta ini berlaku?

Data Akurat: Dasar Peringatan Dini Tanah Longsor Jakarta

Peringatan yang dikeluarkan oleh BPBD DKI Jakarta bukanlah imbauan tanpa dasar. Informasi ini disusun berdasarkan kolaborasi dan analisis data geologi dan meteorologi yang sangat ketat.

Kolaborasi ini melibatkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Baca Juga

  • Gugatan Hukum Chatbot Grok: Skandal 20 Ribu Foto Pelecehan
  • Agen AI Otonom Nvidia: Masa Depan Kerja atau Ancaman Massal?

Advertisement

Metodologi yang digunakan untuk menghasilkan peta risiko ini cukup canggih. Data yang digunakan merupakan hasil tumpang susun (overlay) antara dua peta penting.

  • Peta pertama adalah Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah, yang dikeluarkan oleh PVMBG. Peta ini mengidentifikasi karakteristik geologi suatu wilayah, seperti kemiringan lereng, jenis batuan, dan stabilitas tanahnya.
  • Peta kedua adalah Peta Prakiraan Curah Hujan Bulanan, yang merupakan data dari BMKG. Peta ini memproyeksikan seberapa tinggi intensitas hujan yang akan turun di wilayah tersebut.

Dengan menggabungkan kedua data tersebut, pemerintah dapat memproyeksikan potensi risiko. Jika zona tanah yang secara geologis sudah rentan bertemu dengan curah hujan tinggi, maka potensi terjadinya gerakan tanah atau longsor akan meningkat drastis. Ini adalah kunci utama dari penetapan Peringatan Dini Tanah Longsor Jakarta.

Zona Kerentanan Tinggi dan Sedang

PVMBG mengklasifikasikan wilayah berdasarkan tingkat kerentanannya. Wilayah yang masuk dalam zona kerentanan tinggi berarti area tersebut memiliki potensi gerakan tanah yang tinggi, bahkan bisa terjadi pada curah hujan yang rendah sekalipun.

Baca Juga

  • Harga RAM HP Xiaomi Naik Tajam, Seri Flagship Terancam Mahal
  • Apple Rilis Pembaruan Keamanan Safari iPhone untuk Atasi Bug

Advertisement

Sedangkan zona kerentanan menengah menunjukkan potensi gerakan tanah bisa terjadi, asalkan didukung oleh curah hujan di atas normal. Sayangnya, data BMKG menunjukkan bahwa curah hujan di Jakarta memang sedang meningkat.

Titik Rawan Gerakan Tanah Jakarta: Lokasi Wajib Siaga Bencana

Berdasarkan hasil analisis overlay, PVMBG dan BPBD secara spesifik menyebutkan bahwa sebagian besar potensi risiko gerakan tanah terpusat di dua wilayah administrasi: Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Mengapa kedua wilayah ini lebih rentan dibandingkan Jakarta Pusat atau Utara? Jawabannya terletak pada karakteristik geografi. Jakarta Selatan dan Jakarta Timur masih memiliki topografi yang lebih bergelombang dan berdekatan dengan kawasan perbukitan di selatan (seperti Depok dan Bogor), yang menjadikan struktur tanahnya lebih dinamis.

Baca Juga

  • Jaringan AI Grid Global Akamai-NVIDIA: Revolusi Komputasi Edge
  • Kesiapan Jaringan Telkom Lebaran 2026: 20.936 Teknisi Siaga

Advertisement

Masyarakat yang tinggal di area-area ini diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama setelah hujan deras turun berturut-turut dalam durasi yang lama.

5 Wilayah Paling Diwaspadai untuk Peringatan Dini Tanah Longsor Jakarta

Meskipun potensi gerakan tanah bisa meluas, ada beberapa kelurahan dan kecamatan yang secara spesifik harus menjadi fokus utama kewaspadaan publik dan pemerintah daerah. Berikut adalah 5 Titik Rawan Gerakan Tanah Jakarta yang mendapat perhatian khusus:

1. Jakarta Selatan: Kecamatan Cilandak

Baca Juga

  • Fitur Baru Anti Penipuan Meta Rilis, 10 Juta Akun Diblokir
  • Samsung Rajai Pasar Commercial Display 17 Tahun Berturut-turut Tak Tergoyahkan!

Advertisement

  • Kelurahan Cilandak Barat dan Pangkalan Jati. Area ini berbatasan langsung dengan dataran tinggi dan sering mengalami masalah drainase lereng.

2. Jakarta Selatan: Kecamatan Jagakarsa

  • Kelurahan Lenteng Agung, Srengseng Sawah, dan Ciganjur. Wilayah ini terkenal memiliki kontur tanah yang curam di beberapa titik permukiman padat.

3. Jakarta Selatan: Kecamatan Pasar Minggu

  • Kelurahan Pejaten Barat dan Ragunan. Kerentanan di sini sering dikaitkan dengan aktivitas perubahan tata ruang yang mempengaruhi stabilitas lereng buatan.

4. Jakarta Timur: Kecamatan Kramat Jati

Baca Juga

  • QRIS Cross Border Jepang Indonesia Resmi Berlaku bagi Turis
  • QRIS Antarnegara Indonesia Korea Selatan Rilis April 2026

Advertisement

  • Kelurahan Dukuh dan sekitarnya. Meskipun tidak seberbukit Jakarta Selatan, area ini memiliki struktur tanah lempung yang mudah jenuh dan longsor jika terpapar air berlebihan.

5. Jakarta Timur: Kecamatan Ciracas

  • Kelurahan Kelapa Dua Wetan. Fokus pada area yang berdekatan dengan sungai dan memiliki kemiringan mikro yang rentan terhadap erosi akibat luapan air hujan.

Langkah Kesiapsiagaan: Apa yang Harus Dilakukan Warga?

Peringatan Dini Tanah Longsor Jakarta ini adalah alarm, bukan kepastian bencana. Artinya, warga masih punya waktu untuk mengambil langkah mitigasi. Kesiapsiagaan adalah kunci utama untuk meminimalisir risiko kerugian jiwa maupun materi.

BPBD telah mengeluarkan sejumlah imbauan praktis yang harus segera diterapkan, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan lereng, tebing buatan, atau dekat aliran sungai.

Baca Juga

  • Batasan Usia Media Sosial Resmi Berlaku, 70 Juta Akun Diblokir
  • Mini PC Performa Tinggi Kini Jadi Solusi Kerja Multitasking

Advertisement

Tindakan Pencegahan di Area Rawan Longsor

Berikut adalah beberapa langkah nyata yang dapat Anda lakukan saat ini juga:

1. Periksa Drainase Rumah dan Lingkungan

Pastikan saluran air dan talang air di sekitar rumah Anda berfungsi normal dan tidak tersumbat. Air yang tidak terdistribusi dengan baik akan meresap ke dalam tanah dan mempercepat kejenuhan, yang memicu gerakan tanah.

Baca Juga

  • Teknik Malware Zombie ZIP: Cara Baru Peretas Kelabui Antivirus
  • Terobosan Berlian Heksagonal Murni China Guncang Industri Global 2026

Advertisement

2. Kenali Tanda-tanda Awal Longsor

Warga harus tanggap terhadap gejala alam. Tanda-tanda awal gerakan tanah meliputi retakan pada lereng, munculnya rembesan air baru secara tiba-tiba, atau pohon/tiang listrik yang tiba-tiba miring. Jika mendengar suara gemuruh aneh saat hujan, segera evakuasi.

3. Hindari Aktivitas Pemicu

Baca Juga

  • Modus Penipuan Digital Lebaran di WhatsApp dan Facebook Marak
  • Waspada Penipuan Digital Jelang Lebaran: Pakar Ingatkan Modus Makin Nekat

Advertisement

Jangan melakukan penggalian tanah atau pemotongan lereng di musim hujan. Aktivitas konstruksi yang tidak terkontrol di lereng dapat menghilangkan penahan alami tanah.

4. Siapkan Rencana Evakuasi

Bagi yang tinggal di Titik Rawan Gerakan Tanah Jakarta, siapkan tas siaga bencana yang berisi dokumen penting, obat-obatan, dan lampu senter. Ketahui rute evakuasi terdekat menuju tempat yang lebih aman.

Baca Juga

  • Chip AI Pusat Data Luar Angkasa Nvidia Vera Rubin Space-1 Resmi Dirilis
  • Kasasi Google Ditolak MA, Denda Rp 202,5 Miliar Resmi Berlaku

Advertisement

Ingat, keselamatan adalah prioritas utama. Data dari BPBD, BMKG, dan PVMBG disediakan untuk memastikan masyarakat dapat bertindak sebelum terlambat.

Kesimpulan: Tingkatkan Kewaspadaan di Musim Hujan

Ancaman Peringatan Dini Tanah Longsor Jakarta di wilayah Selatan dan Timur adalah hal yang serius dan perlu disikapi dengan bijak. Kenaikan curah hujan yang diprakirakan oleh BMKG menjadi katalisator bagi zona-zona kerentanan yang sudah dipetakan oleh PVMBG.

Dengan mengenali 5 Titik Rawan Gerakan Tanah Jakarta, masyarakat diharapkan dapat bekerja sama dengan RT/RW dan BPBD setempat untuk melakukan mitigasi komunal. Dengan informasi yang akurat dan kesiapsiagaan yang tinggi, kita bisa menghadapi potensi bencana alam dengan lebih tenang dan mengurangi dampak kerugian.

Baca Juga

  • Perbandingan Chipset Flagship 2026: Snapdragon vs Exynos vs Dimensity
  • Pasar Wearable Dunia 2025: Xiaomi Resmi Geser Apple dan Samsung

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
BMKG BPBD Jakarta Kesiapsiagaan Bencana Tanah longsor
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous Article1.046 Data Mahasiswa Bocor: 5 Cara Amankan Google Form Anda Sekarang!
Next Article 11 Aplikasi Populer Buatan Militer Israel, Wajib Tahu Faktanya
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Facebook Tawarkan Insentif Rp50 Juta untuk Bajak Kreator TikTok

Olin Sianturi21 Maret 2026 | 22:30

Era AI Phone 2026 Samsung: Revolusi Galaxy S26 Tanpa Sentuh

Olin Sianturi20 Maret 2026 | 16:08

Gugatan Hukum Chatbot Grok: Skandal 20 Ribu Foto Pelecehan

Olin Sianturi20 Maret 2026 | 10:09

Agen AI Otonom Nvidia: Masa Depan Kerja atau Ancaman Massal?

Olin Sianturi20 Maret 2026 | 05:10

Harga RAM HP Xiaomi Naik Tajam, Seri Flagship Terancam Mahal

Olin Sianturi20 Maret 2026 | 01:50

Apple Rilis Pembaruan Keamanan Safari iPhone untuk Atasi Bug

Olin Sianturi20 Maret 2026 | 01:39
Pilihan Redaksi
Berita Tekno

Jaringan AI Grid Global Akamai-NVIDIA: Revolusi Komputasi Edge

Olin Sianturi20 Maret 2026 | 01:19

Jaringan AI Grid Global kini resmi menjadi standar baru dalam infrastruktur teknologi dunia setelah Akamai…

HP Kamera Mid-range Terbaik untuk Foto Lebaran Ciamik

21 Maret 2026 | 03:46

Spesifikasi Oppo Find N6: HP Lipat Tipis Kamera 200MP

18 Maret 2026 | 18:14

Spesifikasi Redmi A7 Pro di Indonesia: HP Baterai 6.000 mAh Murah

18 Maret 2026 | 17:49

Fitur Fast Charging Galaxy S26 Ultra: Alasan Tak Kejar Watt

18 Maret 2026 | 04:07
Terbaru

Facebook Tawarkan Insentif Rp50 Juta untuk Bajak Kreator TikTok

Olin Sianturi21 Maret 2026 | 22:30

Era AI Phone 2026 Samsung: Revolusi Galaxy S26 Tanpa Sentuh

Olin Sianturi20 Maret 2026 | 16:08

Gugatan Hukum Chatbot Grok: Skandal 20 Ribu Foto Pelecehan

Olin Sianturi20 Maret 2026 | 10:09

Agen AI Otonom Nvidia: Masa Depan Kerja atau Ancaman Massal?

Olin Sianturi20 Maret 2026 | 05:10

Harga RAM HP Xiaomi Naik Tajam, Seri Flagship Terancam Mahal

Olin Sianturi20 Maret 2026 | 01:50
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.